Emiten ASGR Tebar Dividen Final Rp 211 per Saham, Catat Tanggalnya

Berikut jadwal pembagian dividen untuk tahun buku 2025 PT Astra Graphia Tbk (ASGR). Total dividen 2025 dibagikan sentuh Rp 325,05 miliar.

Diterbitkan 18 April 2026, 06:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT Astra Graphia Tbk (ASGR) mengumumkan akan membagikan dividen final tahun buku 2025 sebesar Rp 284,59 miliar. Pemegang saham akan mendapatkan dividen setara Rp 211 per saham.

Dividen itu telah diputuskan dalam hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 15 April 2026. Demikian mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Sabtu (18/4/2026).

Sebelumnya perseroan telah membagikan dividen interim 2025 Rp 30 per saham. Nilai pembagian dividen Rp 40,46 miliar. Seiring hal itu, perseroan akan membagikan dividen final Rp 211 per saham, setara Rp 284,59 miliar.Total dividen 2025 sebesar Rp 241 per saham atau Rp 325,05 miliar.

Perseroan membagikan dividen tunai dengan mempertimbangkan data keuangan per 31 Desember 2025 antara lain laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp 270,61 miliar, saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar Rp 1,86 triliun, dan total ekuitas Rp 2,09 triliun.

Berikut jadwa pembagian dividen perseroan untuk tahun buku 2025:

  • Tanggal cum dividen di pasar regular dan pasar negosiasi pada 23 April 2026
  • Tanggal ex dividen di pasar regular dan pasar negosiasi pada 24 April 2026
  • Tanggal cum dividen di pasar tunai pada 27 April 2026
  • Tanggal ex dividen di pasar tunai pada 28 April 2026
  • Tanggal daftar pemegang saham (DPS) yang berhak atas dividen tunai pada 27 April 2026 pukul 16:00
  • Tanggal pembayaran dividen pada 13 Mei 2026

Pada penutupan perdagangan saham Jumat, 17 April 2026, harga saham ASGR melemah 2,19% menjadi Rp 1.790 per saham. Harga saham ASGR dibuka naik lima poin ke Rp 1.835 per saham. Saham ASGR berada di level tertinggi Rp 1.835 dan level terendah Rp 1.780 per saham. Total frekuensi perdagangan 2.121 kali dengan volume perdagangan saham 45.150 per saham. Nilai transaksi Rp 8,2 miliar.

Tebar Dividen Interim 2025

Sebelumnya, PT AstraGraphia Tbk (ASGR) akan membagikan dividen interim 2025 sebesar Rp 40,46 miliar. Dividen interim yang akan dibagikan itu sebesar Rp 30 per saham.

Keputusan pembagian dividen interim tersebut telah disetujui dewan komisaris pada 3 Oktober 2025. Pembagian dividen interim itu berdasarkan data keuangan per 30 Juni 2025 antara lain:

  • Laba bersih yang didapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp 106,19 miliar
  • Saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar Rp 1,73 triliun
  • Total ekuitas sebesar Rp 1,96 triliun.

Berikut jadwal pembagian dividen interim 2025 antara lain:

  • Tanggal cum dividen di pasar regular dan pasar negosiasi pada 15 Oktober 2025
  • Tanggal ex dividen di pasar regular dan pasar negosiasi pada 16 Oktober 2025
  • Tanggal cum dividen di pasar tunai pada 17 Oktober 2025
  • Tanggal ex dividen di pasar tunai pada 20 Oktober 2025
  • Tanggal daftar pemegang saham (DPS) yang berhak atas dividen tunai pada 17 Oktober 2025 waktu 16:00
  • Tanggal pembayaran dividen pada 24 Oktober 2025
  •  

Penutupan IHSG pada 17 April 2026

Sebelumnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah menghijau pada penutupan perdagangan saham Jumat, (17/4/2026). Namun, IHSG hari ini ditutup naik tipis di tengah transaksi harian saham di bawah Rp 20 triliun.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini menguat terbatas 0,17% menjadi 7.634. Indeks saham LQ45 menanjak 0,20% ke level 758,86. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau.

Jelang akhir pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 7.637,85 dan level terendah 7.607,96. Sebanyak 337 saham melemah sehingga menekan IHSG. 323 saham menguat dan 160 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham 2.330.657 kali dengan volume perdagangan saham 41 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 16 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 17.176.

Jelang akhir pekan ini, mayoritas sektor saham menghijau. Sektor saham properti bertambah 1,98% dan catat kenaikan terbesar. Sektor saham transportasi naik 1,6% dan sektor saham infrastruktur bertambah 0,79%.

Selain itu, sektor saham basic mendaki 0,24%, sektor saham industri naik 0,26%, sektor saham consumer nonsiklikal menanjak 0,57%, sektor saham teknologi bertambah 0,50%.

Sementara itu, sektor saham energi turun 0,04%, sektor saham consumer siklikal susut 0,46%, sektor saham kesehatan terpangkas 0,09% dan sektor saham keuangan turun 0,34%.