Saham DSSA Dianggap Tak Likuid, Ini Tanggapan Perseroan

PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) buka suara terkait anggapan bahwa saham perseroan kurang likuid di pasar.

Diterbitkan 02 April 2026, 19:11 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Manajemen PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) buka suara terkait anggapan bahwa saham perseroan kurang likuid di pasar. Perusahaan menilai, persepsi tersebut lebih dipengaruhi oleh tingginya harga saham, bukan karena rendahnya aktivitas transaksi.

Direktur DSSA, Daniel Cahya menjelaskan, dari sisi nilai transaksi harian, saham DSSA sebenarnya mencatat volume yang cukup besar. Namun, tingginya harga saham membuat jumlah transaksi terlihat terbatas, sehingga memunculkan kesan tidak likuid.

“Jadi sebenarnya karena value kita itu, volume kita itu tinggi untuk per hari, tapi kenapa kita bisa dianggap itu kita tidak liquid? Itu juga, kita secara manajemen, kita kan tidak melakukan trading dan semua manajemen DSS itu tidak memiliki saham DSSA. Jadi ya kita coba mengerti aja lah, kita coba tanggapkan pertanyaan Bursa. Dan saya kira summary yang kita sampaikan ke Bursa itu adalah, sebenarnya harga saham DSS itu terlalu tinggi,” ujar Daniel dalam bincang bersama media, Kamis (2/4/2026).

Manajemen menjelaskan, dengan harga saham yang sempat berada di kisaran Rp 100.000 per lembar, nilai minimum pembelian mencapai sekitar Rp 10 juta per lot, yang dinilai cukup berat bagi sebagian investor.

Untuk mengatasi hal tersebut, DSSA telah mendapatkan persetujuan untuk melakukan aksi korporasi stock split dengan rasio 1:25. Langkah ini diharapkan dapat menurunkan harga saham ke level yang lebih terjangkau serta meningkatkan frekuensi transaksi di pasar.

 

Harga Saham

Manajemen menyebut, setelah stock split, harga saham akan turun signifikan sehingga diharapkan dapat membuka partisipasi investor yang lebih luas dan memperbaiki persepsi likuiditas saham.

“Jadi dengan kita akan nanti diharga dibagi 25, kita akan stock split tanggal 9 nanti pasti akan terlihat, kita harapkan saham DSSA terlihat lebih liquid,” tuturnya. 

Perseroan optimistis, dengan langkah ini, saham DSSA tidak hanya lebih terjangkau, tetapi juga akan mencerminkan likuiditas yang lebih baik di pasar. 

 

  • liputan6
    Saham adalah hak yang dimiliki orang (pemegang saham) terhadap perusahaan berkat penyerahan bagian modal sehingga dianggap berbagai dalam pe
    Saham
  • liputan6
    Bursa Efek Indonesia atau BEI adalah salah satu tempat yang memperjualbelikan saham, obligasi, dan sebagainya di Indonesia.
    BEI
  • liputan6
    Pasar modal adalah seluruh kegiatan yang mempertemukan penawaran dan permintaan dana jangka panjang.
    pasar modal
  • DSSA
  • Dian Swastatika Sentosa