Liputan6.com, Jakarta - PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO), produsen air minum dalam kemasan Cleo mencatat kinerja keuangan bervariasi pada 2025. Perseroan mencatat kenaikan penjualan tetapi laba turun sepanjang 2025.
Mengutip laporan keuangan yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Rabu (1/4/2026), PT Sariguna Primatirta Tbk meraup penjualan Rp 2,82 triliun pada 2025. Penjualan perseroan naik 4,77% dari periode sama tahun sebelumnya Rp 2,69 triliun.
Kontribusi terbesar berasal dari segmen boto dengan penjualan menembus Rp 1,57 triliun, disusul segmen nonbotol dengan perolehan Rp 1,2 triliun. Kedua segmen bisnis juga mencatatkan pertumbuhan positif dibandingkan tahun sebelumnya, masing-masing sebesar 5% dan 3% Year on Year (YoY) yang mencerminkan permintaan pasar yang tetap terjaga.
Advertisement
Sementara itu, laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk terpangkas 17,9% dari Rp 465,15 miliar pada 2024 menjadi Rp 381,82 miliar pada 2025.
"Di tengah pasar AMDK yang semakin kompetitif, kami bersyukur CLEO masih menunjukkan ketangguhan dengan menorehkan capaian penjualan yang positif, didukung produk yang variative dan jaringan distribusi yang dekat dengan pasar untuk memenuhi kebutuhan air minum yang aman bagi pelanggan,” kata CEO CLEO, Melisa Patricia dalam keterangan resmi.
Adapun perseroan mencatat beban pokok penjualan naik 10,66% menjadi Rp 1,24 triliun pada 2025 dari 2024 sebesar Rp 1,12 triliun.
Sementara itu, laba bruto naik 0,55% menjadi Rp 1,58 triliun pada 2025 dari 2024 sebesar Rp 1,57 triliun.
Beban penjualan perseroan naik menjadi Rp 891,92 miliar pada 2025 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 780,55 miliar. Beban umum dan administrasi naik menjadi Rp 141,33 miliar pada 2025 dari 2024 sebesar Rp 131,08 miliar. Beban keuangan turun menjadi Rp 27,22 miliar pada 2025 dari 2024 sebesar Rp 30,74 miliar.
Aset CLEO
Laba sebelum beban pajak penghasilan turun 17,9% dari Rp 604,83 miliar pada 2024 dari Rp 496,08 miliar pada 2025. Seiring hal itu, laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik perusahaan turun 17,9% menjadi Rp 381,82 miliar pada 2025 dari 2024 sebesar Rp 465,15 miliar. Laba per saham dasar turun menjadi Rp 16 pada 2025 dari 2024 sebesar Rp 19.
Total ekuitas perseroan naik 19,8% menjadi Rp 2,31 triliun pada 2025 dari 2024 sebesar Rp 1,92 triliun. Liabilitas turun 3,67% menjadi Rp 706,66 miliar pada 2025 dari 2024 sebesar Rp 733,61 miliar. Aset perseroan 13,3% menjadi Rp 3,01 triliun pada 2025 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 2,66 triliun. Perseroan kantongi kas dan setara kas Rp 32,31 miliar pada 2025 dari 2024 sebesar Rp 48,04 miliar.
Pada penutupan perdagangan saham Rabu, 1 April 2025, saham CLEO naik 0,50% menjadi Rp 400 per saham. Harga saham CLEO dibuka naik menjadi Rp 402 per saham dari penutupan sebelumnya Rp 398 per saham. Saham CLEO berada di level tertinggi Rp 402 dan terendah Rp 398 per saham. Total frekuensi perdagangan 515 kali dengan volume perdagangan saham 13.806 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 551 juta.
Advertisement
Jaga Momentum
Keberhasilan CLEO dalam menjaga momentum positif didukung oleh operasional 32 pabrik yang saat ini beroperasional di hampir seluruh wilayah Indonesia. Selain itu, hingga Desember 2025, proses distribusi juga diperkuat oleh lebih dari 10.000 mitra, sehingga penyaluran produk tetap terjaga dan mampu memenuhi kebutuhan konsumen secara optimal.
Di sisi lain, inovasi produk menjadi salah satu pendorong pertumbuhan penjualan. CLEO terus menghadirkan variasi produk yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar. Pada2025, CLEO telah meluncurkan dua produk baru, yaitu Cleo 1 Liter Bottled On-the-go sebagai alternatif kemasan praktis untuk segmen tertentu, serta Cleo Lite 500 ml dengan struktur botol ultra tipis yang lebih ramah lingkungan, sebagai bagian dari komitmen Perseroan terhadap langkah keberlanjutan.
Sebagai bagian dari upaya memperkuat posisi di pasar AMDK nasional serta upaya menjaga pertumbuhan jangka panjang, CLEO akan segera mengoperasionalkan pabrik di Palu pada kuartal II 2026, sehingga total pabrik pada semester I akan mencapai 33 unit. CLEO juga menyiapkan penambahan dua pabrik baru di Pekanbaru dan Pontianak pada semester II yang sedang dalam tahap penyelesaian perizinan.
“Kami meyakini bahwa kedekatan fasilitas produksi dengan konsumen menjadi kunci efisiensi distribusi dalam menjaga ketersediaan produk, sekaligus mendorong pertumbuhan penjualan ke depan,” Melisa menambahkan.
Meski dihadapkan oleh tantangan dan persaingan industri yang kompetitif dan dinamis, manajemen optimistis penjualan kuartal I 2026 dapat tumbuh double digit. Optimisme ini didukung oleh momentum Ramadan dan Lebaran yang secara historis menjadi salah satu pendorong penjualan, seiring meningkatnya aktivitas dan mobilitas masyarakat yang mendorong konsumsi AMDK. Selain itu, ekspansi pabrik dan penguatan jaringan distribusi turut menjadi katalis positif bagi kinerja Perseroan pada awal tahun ini.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5488956/original/064020100_1769771942-pppk_bgn_-_klaim.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5550896/original/089873500_1775711382-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-09T120454.556.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5411187/original/066520500_1763004762-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-11-13T103028.882.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4866719/original/017032400_1718697583-Pajak1.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535733/original/082596800_1774102967-BTS.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260364/original/000638100_1781588460-spanyol_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293528/original/019700700_1783732096-spa11.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261548/original/054938700_1781743858-ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264044/original/048184800_1782061399-063_2282635876.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8338665/original/048602300_1782210505-Stale_Solbakken.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288624/original/094450800_1783327932-000_B9C996W.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293466/original/077963300_1783718956-063_2285564351.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262489/original/072589900_1781818934-Switzerland_s_Johan_Manzambi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9110984/original/061131000_1783049682-lamine.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293456/original/054507100_1783717417-000_B9W36UY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3267162/original/045706800_1602658744-20201014-IHSG-Dibuka-di-Zona-Merah-angga-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3267160/original/026445700_1602658743-20201014-IHSG-Dibuka-di-Zona-Merah-angga-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3893147/original/054077900_1641196874-20220103-Pembukaan_Awal_Tahun_2022_IHSG_Menguat-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4112072/original/006568500_1659528503-IHSG_Ditutup_Menguat-Angga-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5390136/original/019934000_1761231981-AP25286531544387.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4167829/original/035313400_1663848231-22_september_2022-4.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4216934/original/094233100_1667793288-Wall-Street-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4112074/original/097506200_1659528504-IHSG_Ditutup_Menguat-Angga-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4277616/original/049381900_1672400412-Penutupan_Perdagangan_Bursa_Efek_Indonesia_2022-Angga-5.jpg)