Direksi Samudera Indonesia Menambah Kepemilikan Saham SMDR, Segini Nilainya

Selain direktur, Direktur Utama PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) Bani Maulana Mulia menambah kepemilikan saham SMDR pada pertengahan Maret 2026.

Diterbitkan 16 Maret 2026, 17:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Direksi PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) menambah kepemilikan saham pada Maret 2026. Aksi beli saham tersebut untuk investasi.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin, (16/3/2026), Direktur Utama PT Samudera Indonesia Tbk, Bani Maulana Mulia membeli 576.000 saham SMDR dengan harga pembelian saham Rp 346 per saham pada 13 Maret 2026. Nilai pembelian saham SMDR itu sebesar Rp 199,29 juta.

Setelah pembelian saham, Bani Maulana memiliki 59.938.800 saham SMDR atau setara 0,37%. Sebelumnya, ia memiliki 59.362.800 saham SMDR atau setara 0,36%. Aksi pembelian saham itu untuk investasi dengan status kepemilikan saham langsung.

Selain itu, Direktur SMDR Farida Helianti, tercatat membeli saham emiten pelayaran PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) pada 13 Maret 2026. Aksi tersebut membuat jumlah kepemilikan sahamnya di perusahaan meningkat dari sebelumnya 1,3 juta saham menjadi 1,8 juta saham.

Transaksi tersebut dilaporkan sesuai dengan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 4 Tahun 2024 tentang Laporan Kepemilikan atau Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka dan Aktivitas Menjaminkan Saham Perusahaan Terbuka. Berdasarkan laporan kepemilikan saham yang disampaikan, dikutip dari Keterbukaan Informasi BEI, Senin pekan ini.

Farida Helianti membeli sebanyak 500.000 saham PT Samudera Indonesia Tbk pada harga Rp344 per saham. Transaksi tersebut dilakukan pada 13 Maret 2026 dengan tujuan investasi. Dengan pembelian tersebut, total kepemilikan saham Farida meningkat dari sebelumnya 1.300.000 saham menjadi 1.800.000 saham. Meski demikian, porsi kepemilikan atau hak suara Farida di perusahaan setelah transaksi masih relatif kecil, yakni sekitar 0,01%.

Dilaporkan Sesuai Ketentuan OJK

Pelaporan perubahan kepemilikan saham ini merupakan kewajiban bagi pemegang saham perusahaan terbuka sebagaimana diatur dalam Otoritas Jasa Keuangan melalui regulasi terbaru terkait transparansi kepemilikan saham.

Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa batas akhir periode pelaksanaan transaksi adalah 16 Maret 2026. Informasi mengenai perubahan kepemilikan ini disampaikan sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada publik dan investor di pasar modal.

Saham PT Samudera Indonesia Tbk merupakan salah satu emiten yang bergerak di sektor logistik dan pelayaran yang tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan kode saham SMDR.

 

 

Direktur Utama SMDR Beli 1,28 Juta Saham, Segini Nilainya

Sebelumnya, Direktur Utama PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) Bani Maulana Mulia membeli saham SMDR pada 7 Oktober 2025.

Mengutip keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Kamis (9/10/2025), Bani Maulana Mulia membeli 1.281.000 saham SMDR dengan harga Rp 304 per saham. Dengan demikian, nilai pembelian saham SMDR sebanyak Rp 389,42 juta.

"Tujuan dari transaksi investasi dengan status kepemilikan langsung,” demikian seperti dikutip dari keterbukaan informasi BEI.

Setelah transaksi pembelian, Bani Maulana menggenggam 55.078.800 saham SMDR atau setara 0,336% dari sebelumnya memiliki 53.797.800 saham atau setara 0,328%.

Pada penutupan perdagangan saham Kamis, 9 Oktober 2025, harga saham SMDR naik 2% ke posisi Rp 306 per saham. Harga saham SMDR dibuka stagnan di posisi Rp 300. Saham SMDR berada di level tertinggi Rp 306 dan terendah Rp 300 per saham. Total frekuensi perdagangan 1.664 kali dengan volume perdagangan 183.626 saham. Nilai transaksi Rp 5,6 miliar.