PYFA Tambah Kapasitas Produksi Baru, Diresmikan April 2026

PYFA melalui anak usahanya PT Ethica Industri Farmasi (PT EIF) menyelesaikan pembangunan dari perluasan kapasitas produksi.

Diterbitkan 04 Maret 2026, 10:33 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT Ethica Industri Farmasi (PT EIF), perusahaan farmasi yang memproduksi injeksi steril dan berada di bawah naungan PYFA, telah menyelesaikan pembangunan dari perluasan kapasitas produksinya yaitu Line 3 yang rencananya akan diresmikan pada April 2026. Saat ini, kapasitas dari Line 3 telah terpenuhi atau full capacity sehingga membuat Perseroan mempercepat proses pembangunan untuk fasilitas Line 4, 5, dan 6.

Direktur PYFA Bejo Stefanus menekankan bahwa pengembangan fasilitas produksi ini merupakan bagian dari strategi perusahaan.

"Penyelesaian Line 3 yang akan segera diresmikan menjadi langkah penting dalam meningkatkan produktivitas kami. Penerapan teknologi pada Line 4 dan Line 5 dilakukan untuk meningkatkan kualitas dan keamanan produk. Ke depan, pembangunan Line 6 menjadi bagian dari komitmen perseroan dalam memperkuat kapasitas manufaktur," tegasnya, Rabu (4/3/2026).

Penambahan dan pengembangan lini produksi ini diyakini akan memperkuat kapabilitas Ethica Industri Farmasi dan mendongkrak daya saing PYFA secara signifkan. Langkah ini mengukuhkan komitmen perseroan untuk terus berperan sebagai pemain utama dalam industri farmasi steril.

Diketahui bahwa pembangunan Line 3 dimulai pada September 2024 lalu dan rampung hanya dalam kurun waktu 1.5 tahun. Percepatan pembangunan ini merupakan bentuk respon atas permintaan pasar dan dari rumah sakit yang meningkat. Selain itu, kehadiran Line 3 ditargetkan mampu meningkatkan produktivitas produksi hingga tiga kali lipat, sekaligus memperkuat kapasitas produksi sediaan steril perseroan.

Sejalan dengan peningkatan kapasitas tersebut, PT EIF juga tengah melakukan pengerjaan Line 4 dan Line 5. Fasilitas Line 4 akan mengadopsi teknologi terbaru di dalam dunia obat steril. Teknologi serupa juga akan diterapkan pada Line 5 guna memastikan kualitas dan keamanan produk tetap terjaga. Perluasan fasilitas ini dilengkapi dan didesain dengan teknologi produksi yang canggih dan modern, memenuhi standar current Good

 

 

 

Penuhi Standar Kualitas

Manufacturing Practices (cGMP) Indonesia dan Internasional, PIC/S, termasuk persyaratan European Union Good Manufacturing Practices (EU GMP) dan Therapeutic Goods Administration (TGA) Australia. Hal ini menunjukkan kesiapan Ethica Industri Farmasi untuk menembus pasar global yang lebih luas.

Kehadiran Line 4 dan Line 5 diharapkan mampu meningkatkan efsiensi produksi sekaligus memastikan standar kualitas terpenuhi. Secara simultan, pembangunan fasilitas produksi tidak terhenti di Line 5. Setelah penyelesaian Line 4 dan Line 5, Ethica Industri Farmasi juga akan segera melakukan pembangunan Line 6 sebagai bagian dari pengembangan kapasitas manufaktur secara berkelanjutan.

Manuver ini diambil sebagai respons langsung atas meningkatnya kebutuhan obat-obatan steril di pasar global dan regional. Berdasarkan berbagai laporan industri, pasar sterile injectable global diproyeksikan terus tumbuh signifkan, dengan nilai pasar yang diperkirakan mencapai sekitar USD 4,9 miliar pada 2026 dan berpotensi meningkat hingga hampir USD 9,9 miliar pada 2035, didorong oleh pertumbuhan tahunan sekitar 8%.

Kawasan Asia Pasifk menjadi salah satu kontributor pertumbuhan terbesar, dengan tingkat pertumbuhan tercepat seiring meningkatnya belanja kesehatan, perluasan fasilitas layanan medis, serta kebutuhan yang terus meningkat terhadap produk injeksi dan sediaan steril. Kondisi ini menegaskan pentingnya ketersediaan fasilitas produksi obat steril yang andal, berkualitas, dan berstandar tinggi untuk menjaga keberlanjutan rantai pasok di tingkat regional.

Â