Direktur Bayan Resources Jual 28.900 Saham, Segini Nilainya

Direktur Bayan Resources (BYAN) Oliver Khaw Kar Heng menjual 28.900 saham BYAN.

Diterbitkan 19 Februari 2026, 11:19 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Direktur Bayan Resources Tbk (BYAN), Oliver Khaw Kar Heng, melaporkan perubahan kepemilikan saham kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 19 Februari 2026.

Melansir keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (19/2/2026), Oliver yang menjabat sebagai anggota Direksi melakukan transaksi penjualan tidak langsung sebanyak 28.900 saham biasa pada 12 Februari 2026. Harga transaksi tercatat sebesar Rp 14.194 per saham dengan tujuan divestasi. Dengan harga tersebut, total nilai penjualan saham mencapai Rp 410.206.600.

Sebelum transaksi, Oliver tercatat memiliki 559.800 saham BYAN. Setelah transaksi tersebut, jumlah kepemilikannya berkurang menjadi 530.900 saham. Meski terjadi perubahan jumlah saham, porsi hak suara yang dimiliki tetap tercatat sebesar 0,00%.

Dalam laporan tersebut juga disebutkan transaksi dilakukan dalam skema repurchase agreement. Oliver menyatakan bertanggung jawab penuh atas seluruh data dan informasi yang disampaikan dalam laporan tersebut.

Sebagai informasi, Oliver Khaw Kar Heng merupakan warga negara asing dan bukan pengendali perseroan. Tidak terdapat pihak yang memberikan kuasa dalam pelaporan ini, serta laporan tidak diajukan oleh kelompok terorganisasi.

Sebelumnya, Direktur Bayan Resources (BYAN) Neil Russell John melepas 73.500 saham BYAN pada 3-5 Februari 2026. Penjualan saham BYAN itu dalam rangka divestasi.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Sabtu (7/2/2026), Direktur PT Bayan Resources Tbk (BYAN) Neil Russell John melepas saham BYAN dalam tiga tahap. Pertama, ia menjual 54.500 saham BYAN dengan harga Rp 15.024 per saham pada 3 Februari 2026. 

Kedua, penjualan saham BYAN sebesar 16.700 dengan harga Rp 15.018 pada 4 Februari 2026. Ketiga, Neil melepas 2.300 saham BYAN dengan harga Rp 15.000 per saham pada 5 Februari 2026. Dengan demikian, total penjualan saham BYAN sebesar 73.500 senilai Rp 1,10 miliar.

"Tujuan transaksi divestasi dengan status kepemilikan langsung,” seperti dikutip dari keterbukaan informasi BEI.

Setelah transaksi penjualan saham BYAN, ia mengenggam 5.926.500 atau setara 0,018% dari sebelumnya 6.000.000.

 

 

 

Pembukaan IHSG pada 19 Februari 2026

Sebelumnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan kenaikan pada perdagangan saham Kamis, (19/2/2026). Kenaikan IHSG hari ini di tengah mayoritas sektor saham yang menghijau dan nilau tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tertekan.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini dibuka naik 47,22 poin ke posisi 8.357,44 dari penutupan sebelumnya 8.310,22. Indeks saham LQ45 menguat 0,46% ke posisi 842,2. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau.

Pada awal sesi perdagangan, IHSG berada di level tertinggi 8.376,19 dan level terendah 8.321,32. Sebanyak 356 saham menguat sehingga angkat IHSG. 263 saham melemah dan 193 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan 1.054.500 kali dengan volume perdagangan saham 16,8 miliar saham. Nilai transaksi harians aham Rp 7,5 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.922.

Sebagian sektor saham menguat. Sementara itu, sektor saham keuangan turun 0,12%, sektor saham transportasi terpangkas 1,06%, dan catat koreksi terbesar. Sektor saham industri melemah 0,02%.

Sementara itu, sektor saham basic menguat 3,27%, dan catat kenaikan terbesar. Sektor saham energi bertambah 1,17%, sektor saham consumer nonsiklikal menanjak 0,34%, sektor saham consumer siklikal bertambah 0,54%.

Kemudian sektor saham kesehatan naik 0,17%, sektor saham properti melambung 0,23%, sektor saham teknologi menanjak 1,2% dan sketor saham infrasturktur mendaki 0,58%.

Gerak Saham

Pada perdagangan saham Kamis pekan ini, harga saham RATU melonjak 2,3% ke posisi Rp 7.775 per saham. Saham RATU dibuka naik 200 poin ke posisi Rp 7.800 per saham. Harga saham RATU berada di level tertinggi Rp 7.950 dan level terendah Rp 7.625 per saham. Total frekuensi perdagangan 7.009 kali dengan volume perdagangan saham 148.080 saham. Nilai transaksi harian Rp 115,6 miliar.

Saham MPPA stagnan di posisi Rp 58 per saham. Harga saham MPPA berada di level tertinggi dan terendah Rp 58. Total frekuensi perdagangan 681 kali dengan volume perdagangan 371.009 saham. Nilai transaksi harian Rp 2,2 miliar.

Harga saham MDKA melompat 10,03 % ke posisi Rp 3.620 per saham. Harga saham MDKA dibuka naik 10 poin ke posisi Rp 3.300 per saham. Saham MDKA berada di level tertinggi Rp 3.680 dan level terendah Rp 3.290 per saham. Total frekuensi perdagangan 13.569 kali dengan volume perdagangan 617.179 saham. Nilai transaksi Rp 216 miliar.

Saham ASII stagnan di posisi Rp 6.700 per saham. Harga saham ASII berada di level tertinggi Rp 6.775 dan level terendah Rp 6.650 per saham. Total frekuensi perdagangan 2.284 kali dengan volume perdagangan 50.055 saham. Nilai transaksi Rp 33,6 miliar.