IHSG Tersungkur 5,31% pada Sesi Pertama, Ini Kata Analis

715 saham tertekan sehingga bebani Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 5% pada sesi pertama perdagangan saham, Senin (2/2/2026).

Diterbitkan 02 Februari 2026, 12:33 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) makin tertekan hingga penutupan saham sesi pertama, Senin (2/2/2026). IHSG hari ini melemah di tengah seluruh sektor saham memerah. Analis menilai, sentimen MSCI masih membayangi IHSG.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini anjlok 5,31% ke posisi 7.887,16. Indeks saham LQ45 terpangkas 3,98% ke posisi 800,37. Seluruh indeks saham acuan merosot.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, pihaknya mencermati pergerakan IHSG sebetulnya masih rawan terkoreksi. Dari sisi sentimen, ia menilai, pasar masih cenderung wait and see akan pertemuan BEI dengan MSCI terkait ketentuan transparansi data free float.

“Di sisi lain juga dibebani oleh emiten-emiten konglomerasi dan juga emiten gold related di mana harga emas dunia yang terkoreksi,” ujar dia saat dihubungi Liputan6.com.

Pada sesi pertama, IHSG berada di level tertinggi 8.313,05 dan level terendah 7.858,39. Sebanyak 715 saham tertekan sehingga bebani IHSG. 33 saham diam di tempat dan 65 saham menguat.

Total frekuensi perdagangan saham 2.080.849 kali dengan volume perdagangan saham 35,4 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 18,9 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.796.

Secara sektoral, seluruh sektor saham tertekan. Sektor saham basic turun 11,19% dan catat koreksi terbesar. Disusul sektor saham energi terpangkas 7,87%, sektor saham industri melemah 5,81%, dan sektor saham consumer nonsiklikal turun 2,32% serta sektor saham siklikal merosot 7,92%.

Selain itu, sektor saham kesehatan terpangkas 2,05%, sektor saham properti turun 6,39%, sektor saham teknologi tergelincir 5,37%, sektor saham infrastruktur terpangkas 6,52% dan sektor saham transportasi turun 5,84%.

Gerak Saham

Harga saham GIAA melemah 10% ke posisi Rp 81 per saham. Saham GIAA dibuka turun lima poin ke posisi Rp 85. Saham GIAA berada di level tertinggi Rp 85 dan terendah Rp 81 per saham. Total frekuensi perdagangan 1.757 kali dengan volume perdagangan 623.860 saham. Nilai transaksi Rp 5,1 miliar.

Harga saham MEJA merosot 9,32% ke posisi Rp 107 per saham. Saham MEJA dibuka turun satu poin ke posisi Rp 117 per saham. Harga saham MEJA berada di level tertinggi Rp 125 dan level terendah Rp 107 per saham. Total frekuensi perdagangan 1.833 kali dengan volume perdagangan saham 276.210 saham. Nilai transaksi Rp 3 miliar.

Saham DAAZ susut 10,99% ke posisi Rp 3.320 per saham. Harga saham DAAZ dibuka naik 70 poin ke posisi Rp 4.000 per saham. Saham DAAZ berada di level tertinggi Rp 4.100 dan terendah Rp 3.300 per saham. Total frekuensi perdagangan 2.840 kali dengan volume perdagangan 48.453 saham. Nilai transaksi Rp 17,4 miliar.

Harga saham FUTR susut 14,63% ke posisi Rp 350 per saham. Harga saham FUTR dibuka stagnan di posisi Rp 410 per saham. Saham FUTR berada di level tertinggi Rp 414 dan terendah Rp 350 per saham. Total frekuensi perdagangan 3.557 kali dengan volume perdagangan saham 402.909 saham. Nilai transaksi Rp 14,4 miliar.

Top Gainers-Losers

Saham-saham yang masuk top gainers antara lain:

  • Saham SOHO melonjak 24,79%
  • Saham INTD melonjak 23,20%
  • Saham NZIA melonjak 16,95%
  • Saham NICK melonjak 16,41%
  • Saham SWID melonjak 13,69%

 

Saham-saham yang masuk top losers antara lain:

  • Saham NSSS merosot 15%
  • Saham VKTR merosot 15%
  • Saham GTSI merosot 15%
  • Saham ENRG merosot 15%
  • Saham FILM merosot 15%

 

Saham-saham teraktif berdasarkan nilai antara lain:

  • Saham BUMI senilai Rp 2,2 triliun
  • Saham BBCA senilai Rp 1,5 triliun
  • Saham ANTM senilai Rp 915,6 miliar
  • Saham BBRI senilai Rp 800,7 miliar
  • Saham BMRI senilai Rp 753,5 miliar

 

Saham-saham teraktif berdasarkan frekuensi antara lain:

  • Saham BUMI tercatat 171.471 kali
  • Saham ANTM tercatat 77.040 kali
  • Saham ZATA tercatat 72.314 kali
  • Saham BBCA tercatat 56.565 kali
  • Saham BBRI tercatat 44.890 kali

 

  • liputan6
    Analisis komprehensif ini membahas tren pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), dampak rebalancing MSCI, rekomendasi saham terkini, pengertian dan komponen IHSG, serta faktor-faktor penggeraknya.
    Ihsg
  • liputan6
    Saham adalah hak yang dimiliki orang (pemegang saham) terhadap perusahaan berkat penyerahan bagian modal sehingga dianggap berbagai dalam pe
    Saham
  • IHSG Hari Ini
  • Sektor Saham
  • MSCI