Erajaya Tambah Modal ke Anak Usaha, Segini Nilainya

Berikut rincian transaksi PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) terhadap anak usaha perseroan.

Diterbitkan 27 Desember 2025, 14:32 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) menyetorkan modal kepada sejumlah anak usaha perseroan sekitar Rp 369,78 miliar. Suntikan modal perseroan kepada anak usaha akan dipakai sebagai modal kerja.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Sabtu (27/12/2025), pertama, PT Erajaya Swasembada Tbk mengambil alih 187.500 saham baru PT Era Sukses Abadi (ESA) yang merupakan anak usaha perseroan dengan nilai nominal Rp 1 juta. Nilai transaksi mencapai Rp 187,50 miliar.  Penyetoran tambahan modal ini dipakai sebagai modal kerja ESA.

Dengan demikian, peningkatan modal ditempatkan dan disetor ESA dari Rp 476 miliar menjadi Rp 663,50 miliar. Adapun peningkatan modal dasar ESA dari Rp 500 miliar menjadi Rp 663,50 miliar.

Kedua, perseroan menyerap 174.275 saham baru PT Era Boga Nusantara (EBN) dengan nilai nominal Rp 1 juta. Nilai transaksi tersebut mencapai Rp 174,27 miliar.Peningkatan modal ditempatkan dan disetor EBN dari Rp 335,90 miliar menjadi Rp 510,17 miliar. Adapun peningkatan modal dasar EBN dari Rp 500 miliar menjadi Rp 750 miliar.

Ketiga, anak usaha perseroan PT Era Boga Nusantara (EBN) menyerap 170.000 saham PT Era Boga Pretzel (EBPRETZ) dengan nilai nominal R p 8,5 miliar. Transaksi afiliasi antara EBN dan EBPRETZ ini untuk mempertahankan kepemilikan perseroan melalui EBN pada EBPRETZ.

Adapun penambahan dan pengambilalihan saham baru tersebut oleh Perseroan pada ESA. EBN dan EBPRETZ merupakan transaksi afiliasi yang wajib dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Pada penutupan perdagangan saham Rabu, 24 Desember 2025, harga saham ERAA turun 0,49% ke posisi Rp 405 per saham. Harga saham ERAA dibuka naik dua poin ke posisi Rp 410 per saham. Saham ERAA berada di level tertinggi Rp 414 dan terendah Rp 404 per saham. Total frekuensi perdagangan 3.834 kali dengan volume perdagangan 302.356 saham. Nilai transaksi Rp 12,3 miliar.

Erajaya Tambah Modal ke Anak Usaha F&B Rp 10,5 Miliar

Sebelumnya, PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) melalui entitas anaknya, PT Era Boga Nusantara (EBN), melakukan penyetoran tambahan modal sebesar Rp10,5 miliar ke PT Era Boga Patiserindo (EBP) sebagai bagian dari transaksi afiliasi. Langkah ini dilakukan untuk mempertahankan kepemilikan saham mayoritas di EBP.

EBP merupakan salah satu Perusahaan Terafiliasi Erajaya Swasembada dengan kepemilikan tidak langsung melalui EBN sebanyak 70% sahamnya dimiliki oleh Perseroan.

Transaksi ini melibatkan penyetoran 10.500 lembar saham baru kategori saham biasa, masing-masing dengan nilai nominal Rp1 juta, oleh EBN. Dana transaksi bersumber dari kas internal EBN.

“Transaksi ini merupakan penyertaan modal tambahan dalam rangka mempertahankan kepemilikan Perseroan melalui EBN pada EBP,” tulis manajemen Erajaya, dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI)

 

Tidak Berdampak Material

Setelah transaksi ini, modal ditempatkan dan disetor EBP meningkat dari Rp116 miliar menjadi Rp131 miliar. Komposisi kepemilikan saham EBP tetap sama, dengan EBN menguasai 70% dan Paris Baguette Singapore Pte. Ltd. sebesar 30%.

PT Era Boga Patiserindo merupakan perusahaan afiliasi Erajaya yang bergerak di bidang restoran dan kafe roti dengan merek Paris Baguette. Sementara itu, EBN adalah entitas anak Erajaya yang sahamnya dimiliki sebesar 99,9997% dan menjalankan bisnis di sektor kedai makanan, minuman, dan ritel produk makanan serta tembakau.

Manajemen menyatakan bahwa transaksi ini tidak berdampak material terhadap operasional, aspek hukum, maupun kondisi keuangan Perseroan. “Transaksi dilakukan semata-mata untuk mempertahankan kepemilikan Perseroan di EBP,” jelas manajemen.

Sesuai ketentuan POJK No.42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Benturan Kepentingan, serta peraturan Bursa Efek Indonesia, transaksi ini wajib dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).