Pertahankan Laptop Berisi Skripsi, Omah Sampai Terseret Sepeda Motor Maling

Jahat betul apa yang dilakukan sepasang pemotor ini, mereka mencuri laptop mahasiswa yang berisi skripsi di parkiran tukang fotokopi.

Diterbitkan 17 Juli 2026, 10:49 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Lampung - Aksi pencurian yang dilakukan sepasang pria dan wanita di kawasan fotokopi sekitar Universitas Lampung (Unila), Jalan Prof. Sumantri Brojonegoro, Rajabasa, Kota Bandar Lampung, terekam kamera pengawas (CCTV) dan viral di media sosial.

Dalam aksi tersebut, seorang mahasiswi bahkan sempat terseret beberapa meter saat berusaha mempertahankan tas berisi laptop miliknya.

Korban diketahui bernama Nurul Karomah (Omah), mahasiswi Jurusan Sosiologi Universitas Lampung angkatan 2022. Peristiwa itu terjadi pada Selasa (14/7/2026), sekitar pukul 09.30 WIB, saat korban berhenti sejenak untuk mencetak dokumen skripsi di salah satu tempat fotokopi dekat kampus.

Berdasarkan rekaman CCTV, dua pelaku datang berboncengan menggunakan sepeda motor matik dengan mengenakan helm dan masker.

Pelaku perempuan turun lebih dulu dan berpura-pura menjadi pelanggan dengan membeli kertas folio serta pulpen, sementara pelaku pria tetap menunggu di atas sepeda motor.

Usai bertransaksi, pelaku perempuan berdiri di samping sepeda motor korban sehingga menutupi pandangan korban. Beberapa saat kemudian, saat korban lengah, tas berisi laptop yang berada di motor korban dipindahkan ke motor pelaku.

"Saya memang sengaja duduk menghadap motor sambil menunggu hasil print supaya bisa mengawasi kendaraan," kata Omah saat dikonfirmasi, Jumat (17/7/2026).

Korban baru menyadari tasnya telah berpindah ketika selesai mencetak dokumen. Ia langsung mengejar sambil berteriak, namun kedua pelaku segera memacu sepeda motornya.

Dalam upaya mempertahankan tasnya, korban sempat memegang pakaian pelaku perempuan yang dibonceng hingga tubuhnya terseret beberapa meter di atas aspal. Korban akhirnya terjatuh dan mengalami luka lecet pada lutut serta pergelangan kaki kanan.

"Saya langsung kejar sambil teriak, tapi mereka sudah keburu kabur. Enggak ada yang sempat menghentikan," tuturnya.

Laptop yang dibawa kabur merupakan Acer Aspire Lite 14 berisi file skripsi dan berbagai jurnal kuliah. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp5 juta.

Awalnya Omah mengaku tidak berniat melapor ke polisi karena seluruh dokumen penting telah tersimpan di telepon genggamnya. Namun sehari setelah kejadian, anggota kepolisian mendatanginya di kampus dan meminta korban membuat laporan.

Menurut Omah, polisi menduga kedua pelaku merupakan bagian dari sindikat pencurian yang telah beberapa kali beraksi di wilayah tersebut.

"Saya dipanggil pihak jurusan karena ada polisi yang mencari. Katanya pelaku memang sudah lama jadi incaran dan video kejadian ini sudah beredar luas. Sore harinya saya langsung membuat laporan," ungkapnya.

Kapolsek Labuhan Ratu, AKP Ono Karyono membenarkan pihaknya telah menerima laporan korban dan kini tengah memburu kedua pelaku.

"Kami sudah menerima laporan. Kemarin kami melakukan upaya jemput bola terhadap korban untuk membuat laporan karena pelaku diduga pernah beraksi di lokasi lain di wilayah hukum Polsek Labuhan Ratu," kata Ono.

Ia menambahkan, penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap identitas sekaligus menangkap kedua pelaku.

"Saat ini kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan menangkap kedua pelaku," pungkasnya.

Â