Liputan6.com, Jakarta - Investor dunia kembali menanti laporan portofolio para manajer investasi besar melalui dokumen form 13F yang dirilis setiap kuartal. Salah satu yang paling disorot tentu saja langkah sang legenda investasi, Warren Buffett, melalui perusahaan yang ia pimpin, Berkshire Hathaway.
Dalam laporan yang baru dirilis, Warren Buffett membuat kejutan. Miliarder yang dikenal sangat berhati-hati ini hanya membeli satu saham baru. Bukan saham industri konsumsi atau kesehatan seperti biasanya, melainkan saham teknologi dan itupun yang paling murah dari kelompok Magificent Seven.
Dikutip dari nasdaq, Selasa (18/11/2025), Magnificent Seven adalah sekelompok raksasa teknologi yang dalam beberapa tahun belakangan menjadi motor penggerak indeks S&P 500. Mereka terdiri dari Apple, Amazon, Microsoft, Meta Platforms, Nvidia, Tesla, dan Alphabet.
Advertisement
Selama ini Buffett dikenal bukan sebagai pemburu saham teknologi. Ia lebih menyukai perusahaan yang dinilai “murah” dibandingkan nilai intrinsiknya. Karena itu, langkahnya membeli saham Alphabet (GOOG/ GOOGL) cukup menarik perhatian.
Pada kuartal III, Buffett membeli 17,8 juta lembar saham Alphabet, setara 1,6% dari total portofolionya yang bernilai sekitar JUSD 267 miliar. Posisi ini kini menjadi kepemilikan ke 10 terbesar Berkshire Hathaway.
Mengapa Alphabet? Ini Alasannya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2785522/original/012513100_1555999370-iStock-502558343.jpg)
Alphabet adalah perusahaan induk dari Google, mesin pencari paling populer di dunia. Selain itu, Alphabet juga terus memperkuat posisi di bisnis cloud dan teknologi kecerdasan buatan (AI), keduanya merupakan pasar bernilai miliaran dolar.
Menurut laporan, saham Alphabet merupakan saham termurah di Magnificent Seven selama kuartal ketiga, dengan forward sekitar 23x. Saat ini pun sahamnya masih tergolong murah, diperdagangkan sekitar 26x forward earnings, hanya kalah murah dari Meta Platforms.
Bagi Buffett yang selalu menilai bisnis dari “moat” atau keunggulan kompetitif jangka panjang, Alphabet punya banyak alasan untuk dilirik dari dominasi pencarian internet, pertumbuhan cloud yang solid, dan potensi AI yang semakin besar.
Meski jarang menyentuh sektor teknologi, Buffett punya sejarah sukses. Ia pertama kali membeli Apple pada 2016, dan sejak itu saham Apple melonjak sekitar 900%. Buffett pernah menyebut CEO Apple, Tim Cook, sebagai “salah satu manajer terbaik di dunia”.
Jika pola yang sama terulang, investasi di Alphabet bisa menjadi langkah yang sangat menguntungkan untuk jangka panjang.
Advertisement
Apakah Saat ini Waktu yang Tepat Membeli Alphabet?
Melihat Valuasi yang masih relatif rendah dibanding raksasa teknologi, lainnya, serta kekuatan Alphabet di bisnis AI dan cloud, Saham Alphabet dinilai masih menarik bagi investor, baik yang konsevatif maupun agresif.
Namun, analis di luar Berkshire memiliki pandangan berbeda. Tim analisis Motley Fool misalnya, tidak memasukan Alphabet dalam daftar 10 saham pilihan utama mereka saat ini, meski mereka mengakui potensi jangka panjangnya tetap kuat.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5401749/original/084305000_1762228197-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-11-04T104806.640.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306299/original/013680100_1784873619-Screenshot_2026-07-24_113426.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5515491/original/005117600_1772177639-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-27T142917.860.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528276/original/060137100_1782459682-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T143742.924.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1542814/original/053555900_1490082341-2017021-Daftar-Orang-Terkaya-Dunia-Tahun-2017-Versi-Forbes-AP-2.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301596/original/087157300_1784500330-063_2286807575.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4786318/original/084826700_1711521270-GJmtYCIbgAAkw1f.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299963/original/007789300_1784281017-mainoo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3104854/original/092516000_1587109605-000_1Q35MK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535295/original/004219900_1773977617-gianni.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303609/original/094591200_1784672116-AP26200776667216.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303337/original/087011100_1784626958-063_2286813749.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3546286/original/004546200_1629449459-Warren_Buffet.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3546287/original/014896100_1629449459-Warren.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1806193/original/042633700_1513662133-c7c7abca-e2f1-11e7-af98-bc68401a7f65_1280x720_142006.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5443202/original/076234900_1765631402-warren.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4667412/original/082538600_1701239082-GettyImages-1140985423.jpg)