Samudera Indonesia Cetak Laba Rp 481,9 Miliar di Semester I 2025

Pada semester I 2025 ini, SMDR mencatatkan EBITDA sebesar USD 96,3 juta, naik 27 persen dari periode yang sama tahun lalu dengan USD 75,8 juta.

Diperbarui 30 Juli 2025, 21:01 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) mencatatkan laba bersih sebesar USD 29,3 juta atau setara Rp 481,9 miliar (asumsi kurs Rp 16.448). Capaian ini naik 30 persen dari periode yang sama pada 2024, sekitar USD 22,5 juta.

Direktur Utama SMDR, Bani Maulana Mulia menyampaikan laba bersih ini dikantongi usai mencatatkan pendapatan usaha USD 379,1 juta. Angka ini pun tumbuh 17 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu dengan USD 323,9 juta.

"Laba per saham Rp 29,2 per lembar saham dibandingkan sebelumnya Rp 21,9 per lembar saham," kata Bani dalam Laporan Kinerja Kuartal II 2025 secara daring, Rabu (30/7/2025).

Kemudian, pada semester I 2025 ini, SMDR juga mencatatkan EBITDA sebesar USD 96,3 juta, naik 27 persen dari periode yang sama tahun lalu dengan USD 75,8 juta. Emiten logistik dan pelayaran ini mencatatkan kondisi keuangan yang solid.

Hal itu dibuktikan pada posisi kas dan setara kas sebesar USD 368 juta atau meningkat 11 persen dibandingkan akhir 2024 sebesar USD 333,2 juta. Utang jangka panjang SMDR pun tercatat USD 194,1 juta.

“Jadi kita punya posisi kas yang sangat kuat, dan aset lancar yang dicatatkan perusahaan di akhir semester I 2025 mencapai 635,7 juta USD. Posisi utang jangka pendek 39,5 juta USD,” tegasnya.

 

Aset USD 1,32 Miliar

Bani menerangkan, kondisi aset Samudera Indonesia juga mengalami kenaikan 3 persen year to date. Posisi di akhir semester I 2025, aset perusahaan tercatat sebanyak USD 1,32 miliar dari sebelumnya USD 1,28 miliar.

Aset lancar perusahaan tercatat sebesar USD 635,7 juta. Angka ini naik 4 persen dari akhir 2024 sebesar USD 610,6 juta.

“Pencapaian kinerja selama enam bulan pertama di tahun 2025 ini membuat kami sangat bersyukur, membuat kami semakin optimis bahwa di tahun 2025 ini meskipun juga banyak tantangan namun kami percaya banyak peluang bagi perusahaan untuk bisa mencapai hasil yang baik,” beber Bani.

 

Untung USD 50,7 Juta di 2024

Diberitakan sebelumnya, PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR), salah satu perusahaan pelayaran dan logistik di Indonesia, melaporkan hasil kinerjanya untuk tahun buku 2024.

Meskipun menghadapi kondisi usaha yang menantang, perusahaan berhasil melampaui target keuangan yang telah ditetapkan dan membukukan pertumbuhan aset tertinggi sepanjang sejarahnya.

Melansir keterangan resmi, Jumat (28/3/2025), dalam laporan kinerja tahun buku 2024, Samudera mencatatkan pendapatan sebesar USD 737,4 juta, dengan EBITDA mencapai USD 169,2 juta. Laba usaha tercatat sebesar USD 96,5 juta, sementara laba bersih yang berhasil dikantongi perusahaan mencapai USD 50,7 juta.

 

Total Aset

Dari sisi neraca keuangan, Samudera memiliki total aset sebesar USD 1.288,6 juta dengan total ekuitas mencapai USD 727,2 juta.

Kas dan setara kas yang dimiliki perusahaan mencapai USD 333,2 juta, menunjukkan kondisi keuangan yang solid. Sementara itu, utang jangka pendek dan jangka panjang masing-masing tercatat sebesar USD 40,2 juta dan USD 204,6 juta.

Sebagai pionir di industri pelayaran, pelabuhan, dan logistik di Indonesia, Samudera terus memperkuat jaringan operasionalnya, baik di dalam negeri maupun di kancah internasional.

Perusahaan yang telah terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak 1999 ini mengoperasikan berbagai fasilitas logistik, mulai dari pusat distribusi, gudang, depo kontainer, hingga transportasi pendukung jasa logistik.