IHSG Hari Ini 26 Juni 2025 Ditutup Melambung 0,96%, Saham HEAL Melonjak

Sebanyak 357 saham menguat sehingga angkat laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), jelang libur panjang pada Kamis, (26/6/2025).

Diperbarui 26 Juni 2025, 17:53 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah ke zona hijau hingga penutupan perdagangan Kamis, (26/6/2025). IHSG menguat jelang libur panjang didukung mayoritas sektor saham yang menghijau.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini ditutup melonjak 0,96% ke posisi 6.897,40. Indeks LQ45 menguat 1,36% ke posisi 770,57. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau.

Pada perdagangan Kamis pekan ini, IHSG mampu sentuh posisi tertinggi di 6.897,40 dan level terendah 6.817,41. Sebanyak 357 saham menguat sehingga angkat IHSG. 246 saham melemah dan 200 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan 1.016.483 kali dengan volume perdagangan 21,3 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 15 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.200.

Mayoritas sektor saham menghijau kecuali sektor saham transportasi melemah 1,61%. Sementara itu, sektor saham basic susut 1,42%, dan catat penguatan terbesar. Sektor saham keuangan mendaki 1,27%, sektor saham infrastruktur menanjak 0,91%.

Selain itu, sektor saham energi melesat 0,30%, sektor saham industri mendaki 0,24%, sektor saham consumer nonsiklikal menguat 0,73%, sektor saham siklikal bertambah 0,18%.

Lalu sektor saham kesehatan menanjak 0,84%, sektor saham properti naik 0,70%, sektor saham teknologi mendaki 0,04%.

Jelang libur panjang, saham HEAL melonjak 3,27% ke posisi Rp 1.420 per saham. Harga saham HEAL dibuka naik 75 poin ke posisi Rp 1.450 per saham dari penutupan sebelumnya Rp 1.375 per saham. Saham HEAL berada di level tertinggi Rp 1.460 dan level terendah Rp 1.400 per saham. Total frekuensi perdagangan 6.014 kali dengan volume perdagangan 277.369 saham. Nilai transaksi Rp 39,6 miliar.

Saham PTMP meroket 12,22% ke posisi Rp 101 per saham. Harga saham PTMP dibuka naik enam poin ke posisi Rp 96 per saham. Harga saham PTMP berada di level tertinggi Rp 117 dan terendah Rp 101 per saham. Total frekuensi perdagangan 29.182 kali dengan volume perdagangan 5.754.323 saham. Nilai transaksi Rp 60,6 miliar.

Saham AMRT naik 1,75% ke posisi Rp 2.320 per saham. Harga saham AMRT dibuka naik 10 poin ke posisi Rp 2.290 per saham. Saham AMRT berada di level tertinggi Rp 2.320 dan level terendah Rp 2.230 per saham. Total frekuensi perdagangan 3.530 kali dengan volume perdagangan 198.346 saham. Nilai transaksi Rp 45,2 miliar.

Top Gainers-Losers

Saham-saham yang masuk top gainers antara lain:

  • Saham SAFE melonjak 34,44%
  • Saham DADA melonjak 16,67%
  • Saham TAXI melonjak 16,67%
  • Saham DATA melonjak 13,56%
  • Saham INPS melonjak 13,33%

 

Saham-saham yang  masuk top losers antara lain:

  • Saham MTFN merosot 25%
  • Saham RGAS merosot 14,93%
  • Saham BUVA merosot 13,95%
  • Saham IKAI merosot 12,50%
  • Saham MDRN merosot 12,50%

 

Saham-saham teraktif berdasarkan nilai antara lain:

  • Saham BBCA senilai Rp 1 triliun
  • Saham ANTM senilai Rp 667,4 miliar
  • Saham BBRI senilai Rp 649,3 miliar
  • Saham BMRI senilai Rp 470,4 miliar
  • Saham AMMN senilai Rp 446,9 miliar

 

Saham-saham teraktif berdasarkan frekuensi antara lain:

  • Saham PTMP tercatat 29.182 kali
  • Saham ANTM tercatat 29.168 kali
  • Saham BBCA tercatat 26.015 kali
  • Saham BBRI tercatat 21.919 kali
  • Saham ENRG tercatat 18.617 kali

Bursa Saham Asia Pasifik

Bursa saham Asia Pasifik diperdagangkan beragam pada perdagangan Kamis, 26 Juni 2025. Hal ini seiring investor terus mempertimbangkan gencatan senjata yang sedang berlangsung antara Iran dan Israel.

Mengutip CNBC, indeks Nikkei 225 di Jepang menguat 1,65% hingga ditutup ke posisi 39.584,58, level tertinggi dalam lima sejak akhir Januari, berdasarkan data dari LSEG. Indeks Topix bertambah 0,81% hingga ditutup ke posisi 2.804,69.

Indeks Kospi di Korea Selatan merosot 0,92% hingga ke posisi 3.079,56. Indeks Kosdaq merosot 0,92% ke posisi 3.079,56. Indeks Kosdaq susut 1,29% menjadi 787,95. Indeks ASX 200 di Australia turun 0,1% menjadi 8.550,8. Indeks Hang Seng di Hong Kong merosot 0,64% dan inedks CSI 300 turun 0,35% ke posisi 3.946,02. Indeks Nifty 50 di India naik 0,34%.

Sentimen IHSG

Tim riset Philip Sekuritas Indonesia menyebutkan, pasar keuangan memperkirakan peluang penurunan suku bunga pada pertemuan kebijakan Federal Reserve Juli 2025 sebesar 25 persen, dan melihat 67 persen probabilitas pemangkasan suku bunga pertama tahun ini terjadi pada September 2025.

Ketua bank sentral Amerika Serikat (AS) The Fed Jerome Powell memberikan keterangan di hadapan Komite Perbankan (Banking Committee) Senate (DPD) pada hari kedua rapat degan pendapatnya di Kongres (MPR) AS.

"Jerome Powell menegaskan kembali The Fed berada dalam posisi yang baik, untuk menunggu pemangkasan suku bunga acuan hingga dampak inflasi dari kebijakan tarif Presiden AS Donald Trump semakin jelas,” demikian seperti dikutip dari Antara.

Dengan kata lain, The Fed masih mempelajari dampak dari kebijakan tarif perdagangan Presiden Trump terhadap kebijakan moneter sebelum memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuan.