Investor Asing Lepas 10 Saham Ini saat IHSG Naik Terbatas

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 0,07% ke posisi 6.832,80 pada Jumat, 9 Mei 2025. Investor asing melakukan aksi jual saham cukup signifikan.

Diperbarui 14 Mei 2025, 07:16 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat tipis 0,07% ke posisi 6.832,80 pada perdagangan Jumat, 9 Mei 2025. Penguatan IHSG tersebut terjadi di tengah aksi jual saham oleh investor asing.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI). Rabu (15/5/2025), IHSG naik 0,07% ke posisi 6.832,80. Volume perdagangan saham tercatat 18,47 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 8,99 triliun. Sedangkan total frekuensi perdagangan 1,07 juta kali transaksi.

Pada perdagangan Jumat pekan lalu, IHSG berada di level tertinggi 6.882,31 dan level terendah 6.811,77. Sebanyak 341 saham melemah sehingga bebani IHSG. 247 saham menguat dan 217 saham diam di tempat.

Mayoritas sektor saham tertekan. Sektor saham consumer siklikal dan transportasi memimpin koreksi dengan turun 0,80%. Sektor saham basic susut 0,46%, sektor saham industri susut 0,53%, sektor saham consumer nonsiklikal melemah tipis 0,10%. Sektor saham infrastruktur turun 0,06%.

Di sisi lain, sektor saham kesehatan naik 1,63%, dan catat penguatan terbesar. Sektor saham properti mendaki 0,33%, sektor saham teknologi melesat 0,08%, sektor saham keuangan bertambah 0,07%, sektor saham energi menguat terbatas 0,01%.

Adapun investor asing melakukan aksi jual saham mencapai Rp 563,17 miliar. Dengan demikian, investor asing melepas saham Rp 53,84 triliun sepanjang 2025.

Di tengah aksi jual saham oleh investor asing itu, investor asing membeli 10 saham ini berdasarkan data stockbit antara lain:

1.PT Aneka Tambang Tbk (ANTM)

Investor asing beli saham ANTM senilai Rp 141,47 miliar

2.PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI)

Investor asing beli saham BBRI senilai Rp 59,51 miliar

3.PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS)

Investor asing beli saham BRIS senilai Rp 55,35 miliar

4.PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF)

Investor asing beli saham INDF senilai Rp 20,38 miliar

5.PT XL Axiata Tbk (EXCL)

Investor asing beli saham EXCL senilai Rp 15,06 miliar

6.PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA)

Investor asing beli saham DSSA senilai Rp 14,43 miliar

7.PT Darma Henwa Tbk (DEWA)

Investor asing beli saham DEWA senilai Rp 10,13 miliar

8.PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)

Investor asing beli saham BBCA senilai Rp 10,12 miliar

9. PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA)

Investor asing beli saham ERAA senilai Rp 8,16 miliar

10. PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC)

Investor asing beli saham MEDC senilai Rp 8,03 miliar

10 Saham yang Dilepas Investor Asing

Selain itu, investor asing lepas 10 saham ini:

1.PT Bank Mandiri Tbk (BMRI)

Investor asing lepas saham BMRI senilai Rp 264,33 miliar

2.PT Panin Financial Tbk (PNLF)

Investor asing lepas saham PNLF senilai Rp 118,5 miliar

3.PT Surya Internusa Semesta Tbk (SSIA)

Investor asing lepas saham SSIA senilai Rp 53,12 miliar

4.PT Astra International Tbk (ASII)

Investor asing lepas saham SSIA senilai Rp 39,09 miliar

5.PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO)

Investor asing lepas saham GOTO senilai Rp 25,86 miliar

6.PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM)

Investor asing lepas saham TLKM senilai Rp 24,16 miliar

7.PT Chandra Asia Pacific Tbk (TPIA)

Investor asing lepas saham TPIA senilai Rp 22,97 miliar

8.PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI)

Investor asing lepas saham AADI senilai Rp 22,76 miliar

9.PT United Tractors Tbk (UNTR)

Investor asing lepas saham UNTR senilai Rp 22,50 miliar

10.PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT)

Investor asing lepas saham AMRT senilai Rp 15,94 miliar

 

 

 

Sentimen IHSG

Sebelumnya,mengutip Antara, riset Philip Sekuritas Indonesia menyebutkan, Investor berspekulasi AS akan mencapai lebih banyak kesepakatan perdagangan dengan negara lain, sehingga bank sentral AS The Fed tidak perlu memangkas suku bunga secara tajam untuk menopang perekonomian.

Presiden AS Donald Trump mengumumkan kesepakatan dagang dengan Inggris, yang mana bea masuk (tarif) impor sebesar 10 persen tetap berlaku namun AS akan memangkas tarif atas impor mobil dan baja.

Trump mengatakan kesepakatan dagang dengan Inggris ini akan membuka akses pasar senilai miliaran dolar untuk ekspor AS.

“Trump mengindikasikan negara mitra dagang AS lain juga tidak sabar ingin membuat kesepakatan, terlihat dari Menteri Keuangan AS Scott Bessent yang akan segera melakukan perjalanan ke Swiss untuk berbicara dengan pejabat China,” demikian seperti dikutip dari Antara.

Sementara itu, bank sentral AS The Fed dalam Federal Open Market Committee (FOMC) telah memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 4,25 sampai 4,5 persen, atau sesuai dengan ekspektasi pasar.

Dari kawasan Asia, data ekonomi terkini Jepang memperlihatkan upah riil turun selama tiga bulan beruntun, atau tertekan oleh inflasi pada saat belanja konsumen naik melampaui ekspektasi.

Upah nominal di Jepang naik 2,1 persen year on year (yoy) pada Maret 2025, atau melambat 2,7 persen (yoy) pada bulan sebelumnya dan lebih rendah dari ekspektasi pasar sebesar 2,3 persen (yoy).

Sementara itu, upah riil, setelah disesuaikan dengan inflasi dan indikator utama daya beli konsumen, turun 2,1 persen (yoy) menandai penurunan selama tiga bulan beruntun.

 

  • liputan6
    Saham adalah hak yang dimiliki orang (pemegang saham) terhadap perusahaan berkat penyerahan bagian modal sehingga dianggap berbagai dalam pe
    Saham
  • liputan6
    Analisis komprehensif ini membahas tren pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), dampak rebalancing MSCI, rekomendasi saham terkini, pengertian dan komponen IHSG, serta faktor-faktor penggeraknya.
    Ihsg
  • Investor Asing