IHSG Ditutup Naik Hari Ini 29 April 2025, Mayoritas Sektor Saham Menghijau

Mayoritas sektor saham menghijau mengangkat laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Selasa, 29 April 2025.

Diperbarui 29 April 2025, 17:08 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mampu bertahan di zona hijau pada perdagangan Selasa (29/4/2025). Mayoritas sektor saham menghijau sehingga mengangkat IHSG.

Mengutip data RTI, IHSG ditutup naik 0,39% ke posisi 6.749,07. Indeks LQ45 bertambah 0,46% ke posisi 757,18. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau.

Pada perdagangan Selasa pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 6.763,88 dan level terendah 6.724,31. Sebanyak 383 saham menguat sehingga angkat IHSG. 230 saham melemah dan 192 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan 1.198.054 kali dengan volume perdagangan 21,2 miliar saham. Nilai transaksi harian Rp 10,1 triliun. Sementara itu, dolar Amerika Serikat melemah terhadap rupiah di kisaran 16.758.

Mayoritas sektor saham menghijau kecuali sektor saham industri susut 0,95%. Sektor saham kesehatan bertambah 1,65%, dan catat penguatan terbesar. Sektor saham infrastruktur menguat 1,46%, sektor saham basic mendaki 1,37% dan sektor saham transportasi menguat 1,27%.

Selain itu, sektor saham energi bertambah 0,26%, sektor saham consumer nonsiklikal naik 0,57%, sektor saham consumer siklikal menguat 0,89%, sektor saham keuangan bertambah 0,09%, sektor saham properti menanjak 0,18% dan sektor saham teknologi bertambah 0,91%.

Gerak Saham

Pada perdagangan Selasa pekan ini, saham DMAS ditutup melemah 1,12% ke posisi Rp 176 per saham. Harga saham DMAS dibuka naik dua poin ke posisi Rp 180 per saham. Harga saham DMAS berada di level tertinggi Rp 185 dan level terendah Rp 173 per saham. Total frekuensi perdagangan 26.821 kali dengan volume perdagangan 6.845.942 saham. Nilai transaksi Rp 122,7 miliar.

Saham BRIS ditutup stagnan di posisi Rp 2.850 per saham. Saham BRIS berada di level tertinggi Rp 2.860 dan level terendah Rp 2.830 per saham. Total frekuensi perdagangan 5.380 kali dengan volume perdagangan 198.684 saham. Nilai transaksi Rp 56,5 miliar.

Saham PIPA melonjak 9,52% ke posisi Rp 46 per saham. Harga saham PILA dibuka naik empat poin ke posisi Rp 46 per saham. Saham PIPA berada di level tertinggi dan terendah Rp 46 per saham. Total frekuensi perdagangan 78 kali dengan volume perdagangan 54.656 saham. Nilai transaksi Rp 276,6 juta.

Top Gainers-Losers

Saham-saham yang masuk top gainers antara lain:

Saham KRYA melonjak 26,98%

Saham MFIN melonjak 25%

Saham NICL melonjak 25%

Saham GPSO melonjak 23,56%

Saham BTEK melonjak 20%

 

Saham-saham yang masuk top losers antara lain:

Saham SMIL merosot 14,95%

Saham MDRN merosot 12,50%

Saham KOBX merosot 11,73%

Saham ASBI merosot 11,52%

Saham TARA merosot 11,11%

 

Saham-saham teraktif berdasarkan frekuensi antara lain:

Saham DATA tercatat 46.876 kali

Saham BBRI tercatat 40.869 kali

Saham PTRO tercatat 29.673 kali

Saham DMAS tercatat 26.821 kali

Saham BRMS tercatat 21.852 kali

 

Saham-saham teraktif berdasarkan nilai antara lain:

Saham BBRI senilai Rp 617 miliar

Saham BMRI senilai Rp 535,3 miliar

Saham BBCA senilai Rp 526,9 miliar

Saham GOTO senilai Rp 364,4 miliar

Saham ANTM senilai Rp 351,1 miliar

Bursa Saham Asia Pasifik

Bursa saham Asia Pasifik beragam pada perdagangan Selasa, 29 April 2025. Pergerakan bursa saham Asia Pasifik itu mengikuti wall street. Hal ini setelah pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan akan bergerak untuk mengurangi dampak tarif otomotif dan investor menilai laba perusahaan.

Mengutip CNBC, pada kuartal pertama, HSBC mengalahkan estimasi karena kinerja yang kuat dari bisnis kekayaan-nya serta kekuatan di segmen perbankan korporat dan institusi.

Pengamat pasar juga memantau cermat perkembangan seputar negosiasi kesepakatan perdagangan antara Amerika Serikat dan negara-negara di kawasan itu.

Indeks CSI 300 di China melemah 0,17% ke posisi 3.775,08. Indeks Hang Seng di Hong Kong naik tipis 0,16% menjadi 22.008,11. Indeks Nifty50 mendatar.

Di Korea Selatan, indeks Kospi menguat 0,65% dan ditutup ke posisi 2.565,42. Indeks Kosdaq menguat 0,98% ke posisi 726,46. Indeks ASX 200 menguat 0,92% dan ditutup ke posisi 8.070,60. Bursa saham Jepang libur.