Sukses

Perusahaan Australia Fraburg Pty Beli 114,39 Juta Saham SOHO

Liputan6.com, Jakarta - PT Soho Global Health Tbk (SOHO) mengumumkan laporan perubahan kepemilikan saham seiring ada restrukturisasi internal kepemilikan pemegang saham perseroan Tan Kin Nio pada 24 November 2022.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Selasa (29/11/2022), Fraburg Pty Limited, perusahaan Australia menambah kepemilikan saham SOHO sebesar 114.398.617 saham dengan harga Rp 5.162. Dengan demikian, pembelian saham SOHO itu sebesar Rp 590,52 miliar. Fraburg Pty Limited kemungkinan membeli saham tersebut dari pemegang saham lain Tan Kin Nio.

Dalam keterbukaan informasi terpisah, pemegang saham perseroan Tan Kin Nio melaporkan telah mengalihkan saham SOHO sebesar 114.398.617 saham atau setara 9,10 persen dengan harga Rp 5.162 per saham pada 24 November 2022. Adapun Fraburg Pty Limited merupakan perusahaan yang dimiliki 100 persen oleh Tan Kin Nio.

“Tujuan dari transaksi restrukturisasi internal kepemilikan saham Tan Kin Nio dengan status kepemilikan saham langsung,” tulis direktur Fraburg Pty Limited Tan Kin Nio dalam keterbukaan informasi BEI.

Setelah transaksi tersebut, Fraburg Pty Limited memiliki saham SOHO sebesar 120.242.391 saham atau setara 9,47 persen. Sebelum transaksi, Fraburg Pty Limited memiliki 5.843.774 lembar saham atau setara 0,46 persen.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Soho Global Health Tebar Dividen Interim 2022 Rp 118 per Saham

Sebelumnya, PT Soho Global Health Tbk (SOHO) akan membagikan dividen interim untuk tahun buku 2022 sebesar Rp 149,76 miliar. Pembagian dividen interim itu sesuai keputusan direksi yang telah disetujui dewan komisaris pada 13 Oktober 2022.

Mengutip keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI) ditulis Minggu (16/10/2022),  PT Soho Global Health Tbk akan membagikan dividen interim setara Rp 118 per saham. Pembagian dividen interim 2022 tersebut mempertimbangkan data keuangan per 30 Juni 2022 antara lain laba bersih yang didapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp 193,37 miliar, saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar Rp 579,13 miliar, dan total ekuitas sebesar Rp 2,39 triliun.

Pembagian dividen interim diberikan kepada pemegang saham yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham pada 26 Oktober 2022.

Berikut jadwal pembagian dividen interim 2022:

-Cum dividen interim di pasar regular dan negosiasi pada 24 Oktober 2022

-Ex dividen interim di pasar regular dan negosiasi pada 25 Oktober 2022

-Cum dividen interim di pasar tunai pada 26 Oktober 2022

-Ex dividen interim di pasar tunai pada 27 Oktober 2022

“Pembayaran dividen interim kepada para pemegang saham perseroan yang berhak akan dilaksanakan pada 4 November 2022,” tulis perseroan dalam keterbukaan informasi BEI.

 

3 dari 4 halaman

Penutupan IHSG pada 28 November 2022

Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah ke zona merah pada perdagangan saham Senin, (28/11/2022). Mayoritas sektor saham tertekan pada awal pekan ini.

Mengutip data RTI, IHSG terpangkas 0,51 persen ke posisi 7.017,35. Pada awal pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 7.083,37 dan terendah 7.011,45. Indeks LQ45 susut 0,50 persen ke posisi 996,75. Sebagian besar indeks acuan tertekan.

Pada awal pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 7.083,37 dan terendah 7.011,45. Sebanyak 196 saham menguat dan 327 saham melemah. 183 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan 1.294.204 kali dengan volume perdagangan 21,7 miliar saham. Nilai transaksi harian Rp 12,3 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 15.752.

Mayoritas indeks sektor saham tertekan. Sektor saham teknologi merosot 3,83 persen, dan catat koreksi terbesar. Diikuti sektor saham infrastruktur tergelincir 1,29 persen, indeks sektor saham transportasi melemah 1,01 persen. Selanjutnya sektor saham industri dasar turun 0,95 persen, sektor saham keuangan terpangkas 0,62 persen. Lalu sektor saham energi melemah 0,38 persen dan sektor saham siklikal susut 0,01 persen.

Sementara itu, sektor saham industri mendaki 0,13 persen, sektor saham nonsiklikal menanjak 0,60 persen, sektor saham kesehatan bertambah 0,88 persen dan sektor saham properti menanjak 0,19 persen.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, ada sejumlah hal yang menekan IHSG pada Senin, 28 November 2022. Salah satunya merebaknya kembali kasus COVID-19 di China menyebabkan pemerintah kembali menerapkan zero COVID-19 policy dan melakukan pembatasan.

"Sehingga hal tersebut berpeluang memicu perlambatan pertumbuhan ekonomi di China atau bahkan secara global,” kata dia saat dihubungi Liputan6.com.

Ia menuturkan, dari sektor saham teknologi juga menjadi beban IHSG. Hal ini diperkirakan karena ada dampak negatif  oleh kenaikan suku bunga.

4 dari 4 halaman

Bursa Saham Asia pada 28 November 2022

Sebelumnya, bursa saham Hong Kong memimpin koreksi di bursa Asia Pasifik pada Senin, 28 November 2022. Koreksi bursa saham Hong Kong itu di tengah keresahan di China akibat kebijakan nol COVID-19 yang berkelanjutan.

Di sisi lain, harga minyak berada di posisi terendah pada 2022 karena kekhawatiran permintaan dari konsumen minyak terbesar kedua di dunia itu membebani harga.

Indeks Hang Seng Hong Kong turun 1,63 persen pada jam terakhir perdagangan dan memangkas koreksi setelah turun 4 persen pada pembukaan perdagangan. Indeks Hang Seng teknologi susut 2,07 persen.

Di bursa saham China, indeks Shanghai melemah 0,75 persen ke posisi 3.078,55 dan indeks Shenzhen terpangkas 0,69 persen ke posisi 10.829,08. Yuan offshore melemah terhadap dolar AS setelah pekan lalu berakhir di sekitar 7,20 per dolar AS.

Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) turun sekitar 3 persen ke level terendah sejak 1 Desember 2021.

Bank sentral China pada akhir pekan mengumumkan untuk memangkas rasio persyaratan cadangan untuk bank sebesar 25 basis poin menjadi 7,8 persen. Bank sentral juga suntikkan sekitar 500 miliar yuan dalam likuiditas jangka panjang. Biro Statistik Nasional mengatakan keuntungan industri turun 3 persen selama 10 bulan pertama tahun ini secara tahunan.

Sementara itu, indeks ASX 200 di Australia melemah 0,42 persen menjadi 7.229,10 seiring penjualan ritel turun 0,2 persen pada Oktober 2022 dari bulan sebelumnya. Indeks Nikkei 225 melemah 0,42 persen ke posisi 28.162,83. Indeks Topix merosot 0,68 persen ke posisi 2.004,31. Indeks Kospi Korea Selatan merosot 1,21 persen ke posisi 2.408,27.

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS