Sukses

Strategi Produsen Susu Cimory Genjot Ekspansi

Liputan6.com, Jakarta - PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY) mencatatkan kinerja baik pada semester I 2022. Manajemen Cisarua Mountain Dairy memproyeksikan penjualan dapat meningkat double digit dari tahun sebelumnya.

"Kita harapkan peningkatan ke semester II semakin baik,” Direktur Keuangan Cisarua Mountain Dairy, Bharat Joshi, dalam acara Emiten Talk, ditulis Jumat (12/8/2022).

Selain itu, perseroan akan fokus ekspansi di pasar domestik dan belum ada rencana ekspansi di pasar luar negeri. Strategi perseroan dalam melakukan ekspansi tersebut salah satunya dengan tidak menaikkan harga produk (average selling price/ASP).

"Kita fokus ke domestik, strateginya tidak menaikkan harga. Kita lihat kondisi, harga bahan baku turun memberikan keyakinan kita tidak menaikkan harga,” kata Bharat.

Perseroan juga telah menyiapkan dana untuk ekspansi, akan tetapi pihak manajemen masih melihat pola konsumsi seperti apa. "Kita sudah menyiapkan dana untuk ekspansi,” ujar dia.

Bharat menyebutkan, hingga saat ini realisasi belanja modal (capital expenditure/capex) dari semester I sudah mencapai 50 persen yang digunakan jangka panjang.

“Dari semester I capex Rp 1 triliun sudah 50 persen digunakan, kita akan usahakan di semester II ekspansi dalam susu yoghurt dan consumer food. Ekspansi untuk jangka panjang untuk 3-4 tahun ke depan,” ungkapnya.

 

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Kinerja Semester I 2022

Sebelumnya, PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY) atau dikenal Cimory membukukan kinerja positif sepanjang enam bulan pertama 2022. Hal ini ditunjukkan dari pertumbuhan penjualan dan laba bersih.

Mengutip laporan keuangan (unaudited) yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Minggu (24/7/2022), PT Cisarua Mountain Dairy Tbk mencatat penjualan bersih Rp 3,13 triliun hingga Juni 2022. Penjualan tersebut tumbuh 98,08 persen jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 1,58 triliun.

Kontribusi penjualan dari produk olahan susu meningkat menjadi Rp 1,82 triliun hingga semester I 2022 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 1,05 triliun. Makanan konsumsi tumbuh menjadi Rp 1,31 triliun selama enam bulan pertama 2022 jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 525,61 miliar.

Beban pokok penjualan bertambah 115,54 persen dari Rp 824,32 miliar hingga Juni 2021 menjadi Rp 1,77 triliun hingga semester I 2022. Dengan demikian laba bruto perseroan naik 79,07 persen menjadi Rp 1,35 triliun hingga semester I 2022 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 757,42 miliar.

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

3 dari 4 halaman

Kinerja Laba

Perseroan mencatat kenaikan beban penjualan dan pemasaran menjadi Rp 602,01 miliar hingga semester I 2022 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 258,99 miliar. Beban umum dan administrasi bertambah menjadi Rp 58,21 miliar hingga semester I 2022 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 32,17 miliar.

PT Cisarua Mountain Dairy Tbk membukukan laba usaha Rp 697,45 miliar hingga semester I 2022. Laba usaha tersebut naik 49,88 persen dari periode sama tahun sebelumnya Rp 465,33 miliar.

Perseroan mencatat kenaikan laba bersih entitas asosiasi menjadi Rp 4,61 miliar hingga semester I 2022 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 2,58 miliar. Perseroan juga membukukan laba atas selisih kurs Rp 995 juta pada semester I 2022.

Dengan melihat kondisi itu, PT Cisarua Mountain Dairy Tbk membukukan laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk menjadi Rp 581,11 miliar atau naik 59,43 persen dari periode sama tahun sebelumnya Rp 367,57 miliar.

Perseroan mencatat laba per saham dasar yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Rp 73,24 pada semester I 2022 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 54,04.

4 dari 4 halaman

Total Aset

Perseroan mencatat total ekuitas Rp 4,77 triliun hingga Juni 2022 dari Desember 2021 sebesar Rp 4,69 triliun. Total liabilitas naik menjadi Rp 1,09 triliun hingga semester I 2022 dari Desember 2021 sebesar Rp 906,84 miliar.

Perseroan membukukan aset Rp 5,87 triliun hingga Juni 2022 dari Desember 2021 sebesar Rp 5,60 triliun. Perseroan mengantongi kas dan setara kas Rp 2,42 triliun selama enam bulan pertama 2022 dari Desember 2021 sebesar Rp 3,66 triliun.

Pada penutupan perdagangan Jumat, 22 Juli 2022, saham CMRY menguat tipis 0,50 persen ke posisi Rp 4.020 per saham. Saham CMRY berada di level tertinggi Rp 4.020 dan terendah Rp 3.960 per saham. Total volume perdagangan 947.100 saham dan nilai transaksi Rp 3,8 miliar. Total frekuensi perdagangan 215 kali.

Sepanjang 2022, saham CMRY melonjak 18,24 persen ke posisi Rp 4.020 per saham. Saham CMRY berada di level tertinggi Rp 4.580 dan terendah Rp 3.000 per saham. Total volume perdagangan 354.228.411 saham. Nilai transaksi Rp 1,3 triliun. Total frekuensi perdagangan 170.910 kali.

 

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS