Sukses

Top 3: Intip Strategi Atasi Masalah Keuangan ala SimInvest

Liputan6.com, Jakarta - Masalah keuangan menjadi salah satu masalah yang paling sering ditemui. Bahkan, masalah keuangan ini bisa menyebabkan stres.

Business Development Manager Sinarmas Sekuritas, Sandy mengatakan, salah satu mengatasi masalah keuangan dengan mengelola keuangan. Hal tersebut diungkapkan dalam acara SimInvest pada Jumat, 5 Agustus 2022.

“Kita harus mengelola keuangan, tapi kita juga harus bisa mengelola keinginan kita,” kata Sandy dalam konferensi pers, Jumat (5/8/2022).

Dia menuturkan, untuk mengelola keuangan tersebut, seseorang perlu mengalokasikan pendapatan kepada setiap pos sesuai porsinya, termasuk porsi untuk investasi.

“Investasi sangat penting, investasi tidak ada yang instan harus sabar,” ungkapnya.

Lantas, apa itu tujuan investasi?

Sandy menyebutkan, tujuan investasi, yakni agar seseorang bebas finansial kemudian hari.

“Jadi masalah keuangan sebetulnya relatif mudah untuk kita menghindarinya, kita mengelola keuangan dan post-postin pendapatan, investasi sesuai profil risiko, kalau disiplin nanti bebas finansial,” kata dia.

Artikel intip strategi atasi masalah keuangan ala SimInvest menyita perhatian pembaca di kanal saham Liputan6.com. Ingin tahu artikel terpopuler lainnya di saham? Berikut tiga artikel terpopuler di saham yang dirangkum pada Sabtu, (6/8/2022):

 

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

1.Intip Strategi Atasi Masalah Keuangan ala SimInvest

Masalah keuangan menjadi salah satu masalah yang paling sering ditemui. Bahkan, masalah keuangan ini bisa menyebabkan stres.

Business Development Manager Sinarmas Sekuritas, Sandy mengatakan, salah satu mengatasi masalah keuangan dengan mengelola keuangan. Hal tersebut diungkapkan dalam acara SimInvest pada Jumat, 5 Agustus 2022.

“Kita harus mengelola keuangan, tapi kita juga harus bisa mengelola keinginan kita,” kata Sandy dalam konferensi pers, Jumat (5/8/2022).

Dia menuturkan, untuk mengelola keuangan tersebut, seseorang perlu mengalokasikan pendapatan kepada setiap pos sesuai porsinya, termasuk porsi untuk investasi.

“Investasi sangat penting, investasi tidak ada yang instan harus sabar,” ungkapnya.

Lantas, apa itu tujuan investasi?

Sandy menyebutkan, tujuan investasi, yakni agar seseorang bebas finansial kemudian hari.

“Jadi masalah keuangan sebetulnya relatif mudah untuk kita menghindarinya, kita mengelola keuangan dan post-postin pendapatan, investasi sesuai profil risiko, kalau disiplin nanti bebas finansial,” kata dia.

Berita selengkapnya baca di sini

 

 

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

3 dari 4 halaman

2.800 Emiten Tercatat di Pasar Modal Indonesia hingga 5 Agustus 2022

Perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai 800 emiten hingga Jumat, 5 Agustus 2022. Hal ini ditandai dengan pencatatan saham PT Sari Kreasi Boga Tbk (RAFI) sebagai perusahaan ke-800 yang tercatat di BEI.

Hingga 5 Agustus 2022, telah terdapat 34 perusahaan yang mencatatkan saham di BEI dengan dana yang berhasil dihimpun Rp 20,1 triliun. Selain itu terdapat 30 perusahaan dalam pipeline pencatatan saham BEI. Demikian mengutip dari keterangan tertulis, Jumat (5/8/2022).

Sebelumnya pada 2021, pasar modal Indonesia mencatatkan rekor nilai penggalangan dana tertinggi penawaran umum saham di kawasan ASEAN Rp 62,5 triliun. Selain itu, BEI juga merupakan bursa paling aktif di ASEAN dengan pencatatan saham baru terbanyak selama empat tahun berturut-turut.

Sepanjang 2018-2021 telah terdapat 217 perusahaan tercatat baru di BEI dan pencapaian ini lebih tinggi dibandingkan dengan bursa-bursa lain dalam kawasan ASEAN.

Berita selengkapnya baca di sini

4 dari 4 halaman

3.Atra Otoparts Kantongi Laba Rp 432 Miliar pada Semester I 2022

PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) mengukuhkan laba bersih Rp 432 miliar pada paruh pertama tahun ini. Laba itu naik 61,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 267 miliar.

Laba tersebut sejalan dengan pendapatan yang tercatat pada semester I 2022 sebesar Rp 8,85 triliun, naik 19,99 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 7,15 triliun. Pendapatan Astra Otoparts ditopang penjualan lokal sebesar Rp 5,2 triliun, dan ekspor Rp 746,74 miliar.

Raihan itu tak lepas dari jaringan distribusi perseroan yang tersebar di seluruh Indonesia. Sehingga dapat menjangkau lebih banyak pelanggan.

Direktur Astra Otoparts, Wanny Wijaya memaparkan, perseroan memiliki tiga portofolio untuk bisnis penjualan, yakni domestik, internasional, dan ritel modern.

Berita selengkapnya baca di sini