Sukses

Saham Netflix Menguat Usai Umumkan Bakal Naikkan Harga Langganan di 2 Negara Ini

Liputan6.com, Jakarta - Saham Netflix menguat pada Jumat, 14 Januari 2022 setelah kabar harga Netflix akan naik di Amerika Serikat dan Kanada.

Perusahaan layanan media streaming, Netflix akan menaikkan harga di Amerika Serikat dan Kanada. Di Amerika Serikat, harga langganan untuk paket standar naik USD 1,5 menjadi USD 15,49. Paket dasar naik USD 1 menjadi USD 9,99 dan paket premium naik USD 2 menjadi USD 19,99.

Di Kanada, harga paket standar Netflix naik  1,5 dolar Kanada menjadi 16,49 dolar Kanada. Paket premium naik 2 dolar mennadk 20,99 dolar Kanada.

“Kami memahami bahwa orang-orang memiliki lebih banyak pilihan hiburan dari pada sebelumnya, dan kami berkomitmen untuk memberikan pengalaman yang lebih baik bagi anggota kami,” ujar Juru Bicara Netflix.

“Kami memperbarui harga sehingga kami dapat terus menawarkan berbagai pilihan hiburan berkualitas. Seperti biasa, kami menawarkan berbagai paket sehingga dapat memilih harga yang sesuai dengan anggaran mereka,”

Saham Netflix menguat sekitar dua persen setelah berita tersebut. Saham Netflix ditutup naik 1,25 persen ke posisi USD 525,69 pada Jumat pekan lalu.

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Pertumbuhan Pelanggan Jenuh di AS dan Kanada

Kenaikan harga terjadi seminggu sebelum perusahaan streaming akan mengumumkan pendapatan kuartal IV-nya. Namun, alasan di balik langkah perusahaan ini cukup sederhana.

Perusahaan telah habiskan miliaran dolar AS untuk konten, dan karena streaming menjadi lebih integral dengan lanskap hiburan,pertumbuhaan perusahaan seperti Netflix cenderung melambat dan menarik pelanggan baru semakin sulit.

Pada saat itu, pendapatan perlu datang dari suatu tempat. Menaikkan harga kepada konsumen menjadi cara mudah untuk mendapatkannya.

Pada Oktobet Netflix menambahkan 4,4 juta pelanggan sehingga jumlah pelanggan global menjadi 213,5 juta. Jumlah yang dinilai bagus tetapi tidak spektakuler. Ini mengikuti dua kuartal yang lesu berturut-turut. Netflix juga melaporkan tambahan sekitar 70 ribu pelanggan di AS dan Kanada.

Perseroan mengatakan memiliki 74 juta pelanggan di AS dan Kanada tetapi pertumbuhan di wilayah tersebut telah jenuh.