Sukses

Humpuss Intermoda Alokasikan Belanja Modal Rp 161,37 Miliar pada 2022

Liputan6.com, Jakarta - PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk (HITS) menyiapkan belanja modal atau capital expenditure (capex) hingga USD 11,32 juta atau sekitar Rp 161,37 miliar (kurs Rp 14.255 per USD) pada 2022.

Direktur Utama Humpuss Intermoda Transportasi, Kemal Imam Santoso menyebutkan, belanja modal tersebut untuk pengadaan dua harbour tug 2000 HP senilai USD 1,7 juta untuk marine support. Serta pengadaan tiga kapal methanol senilai USD 9,75 juta untuk petrochemical.

"Jadi secara konservatif pengadaan berupa lima kapal sekitar USD 11-12 juta. Namun, di sisi lain dengan capex yang konservatif pendapatannya kita perkirakan akan significantly improve,” kata Kemal dalam paparan publik Perseroan, Rabu (22/12/2021).

Kemal menuturkan, saat ini kebutuhan pasar biodiesel cukup tinggi di Indonesia dan program Pemerintah yang ditetapkan oleh Kementerian ESDM, alokasi FAME untuk seluruh produsen biodiesel akan terus meningkat setiap tahun.

Kendati begitu, Kemal belum bisa menyebutkan angka pasti yang ditargetkan untuk tahun depan. Saat ini, Kemal mengatakan Perseroan masih menghitung ulang mengenai prediksi perseroan pada 2022.

"Mohon maaf, kami sedang melakukan perhitungan ulang perkiraan 2022 sehingga belum bisa berikan angka yang akurat sampai dengan rinciannya,” kata Kemal.

Tahun depan, Perseroan berencana melakukan digitalisasi. Hal itu didorong oleh ekspansi bisnis ke Floating Storage & Regasification Unit (FSRU), ada kebutuhan konsolidasi dan sinergi antar berbagai lini usaha dalam grup, juga dinamika perubahan industri, dan yang terpenting mendukung penggunaan LNG yang meningkat sebagai sumber energi.

"Ketidakpastian akibat pandemi, sangatlah kami pahami. Kami di Humpuss bersama-sama dengan seluruh karyawan dan crew, adaptive terhadap pandemi. Untuk itu kami melakukan transformasi yang menyeluruh di segala lini, baik sisi finance dan commercial,” kata Kemal.

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Proyeksi Kinerja 2021

Sebelumnya, PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk (HITS) optimistis dapat mencatatkan kenaikan pendapatan hingga 93 persen pada akhir 2021, mencapai USD 84 juta atau sekitar Rp 1,2 triliun (kurs Rp 14.264 per USD).

Keyakinan tersebut merujuk pada meningkatnya permintaan jasa angkut jelang akhir tahun. Adapun target pendapatan semula untuk 2021 sebesar USD 93,35 juta. Direktur Utama HITS, Kemal Imam Santoso memaparkan, turunnya pendapatan tahun ini lantaran terdapat perubahan term kontrak dna beberapa kapal jadwal docking.

"Secara keuangan, tahun 2021 pendapat mencapai USD 84 juta, hampir 100 persen tumbuh dibanding 2020,” ujar Kemal Imam Santoso dalam paparan publik Perseroan, Rabu, 22 Desember 2021.

Proyeksi pendapatan tersebut lantaran dalam beberapa bulan jelang akhir tahun, permintaan atas pengangkutan energi meningkat secara signifikan.

"Jadi sebagian awak yang mengangkut avtur juga sudah mulai beroperasi karena pesawat sudah mulai beroperasi,” kata Kemal.

Namun demikian, dari sisi EDITDA turun 43 persen dibandingkan tahun lalu, yakni menjadi USD 18 juta. Kemal menjelaskan hal ini lantaran Perseroan mengoperasikan fixed asset. Artinya, sebagian daripada kapal jika tidak beroperasi ada biaya-biaya yang harus ditanggung.

"Jadi pendapatan meningkat EBITDA nya menurun,” imbuh Kemal.

Adapun laba tahun berjalan hingga akhir tahun diperkirakan turun USD 0,5 juta atau 107 persen  dibandingkan tahun lalu. Kemal mengatakan, penyebabnya adalah beberapa investasi yang tidak bisa ditunda. 

Komitmen investasi tersebut  merupakan komitmen sejak 2020 dan akan dilakukan di 2021. Hingga kuartal III 2021, perseroan mencatat  pendapatan USD 62,62 juta. Turun dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar USD 63,71 juta.

Dari raihan itu, HITS membukukan laba periode berjalan sebesar USD 0,24 juta, turun dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar USD 9,04 juta.