Sukses

Pergantian Pengurus, Tiga Emiten Tambang BUMN Gelar RUPSLB 23 Desember 2021

Liputan6.com, Jakarta - Tiga emiten tambang BUMN, yaitu PT Timah Tbk (TINS), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 23 Desember 2021.

Ketiga emiten tambang tersebut dimiliki oleh PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) (Inalum) selaku pemegang Saham mayoritas atas ketiga emiten tambang tersebut.

Melalui keterbukaan masing-masing perusahaan ke regulator, PT Bursa Efek Indonesia disampaikan RUPSLB tersebut akan dilaksanakan pada 23 Desember 2021 pukul 10.00 WIB. 

Masing-masing manajemen menyatakan perusahaannya mendapatkan surat permintaan dari Inalum pada 5 November 2021 untuk penyelenggaraan RUPSLB untuk pergantian susunan Pengurus perseroan.

Untuk PT Timah Tbk, Inalum mengirimkan permintaan tersebut melalui surat Nomor 1037/LDIRUT/XI/2021. Selanjutnya untuk PT Bukit Asam Tbk, permintaan tersebut disampaikan melalui surat Nomor 1039/LDIRUT/XI/2021. Sementara untuk PT Aneka Tambang Tbk, Inalum mengirimkan surat Nomor 1040/LDIRUT/XI/2021.

Selaku Pemegang Saham Seri A Dwiwarna/ Kuasanya atas ketiga emiten tambang tersebut, Inalum berhak mengusulkan perubahan Dewan Komisaris Dan/atau Direksi atas ketiga perusahaan tersebut.

Selanjutnya untuk memenuhi ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor 33/ POJK.04/2014 Tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten, Perubahan Direksi dan Dewan Komisaris Perusahaan harus ditetapkan oleh RUPS.

Belum diketahui pasti kenapa dilakukan perubahan susunan Pengurus atas ketiga emiten tambang BUMN tersebut.

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Gerak Saham

Sejak keterbukaan ini disampaikan pada 1 Desember 2021, saham TINS ditutup melemah di Rp 35 ke Rp 1.545 per saham dari sehari sebelumnya di Rp 1.580, tetapi pada 2 Desember kembali menguat ke Rp 1.580 per saham.

Sementara saham ANTM, ditutup di Rp 2.270, turun sebanyak Rp 30 dari sehari sebelumnya di Rp 2.300 per saham. Namun pada 2 Desember 2021, saham ANTM kembali menguat ke Rp 2.340 per saham. Sedangkan saham PTBA ditutup flat di Rp 2.600, tetapi pada 2 Desember 2021, saham PTBA menguat ke Rp 2.740 per saham.

Pada perdagangan Jumat, 3 Desember 2021, saham ANTM ditutup stagnan Rp 2.340 per saham. Sementara itu, saham PTBA turun 1,09 persen ke posisi Rp 2.710 per saham. Saham TINS naik 0,95 persen ke posisi Rp 1.595 per saham.

 

Reporter: Elizabeth Brahmana