Sukses

Top 3: Produsen Sari Roti Buyback Saham Mulai 21 Oktober 2021

Liputan6.com, Jakarta - PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) yang juga dikenal produsen Sari Roti ini akan menggelar pembelian kembali (buyback) saham untuk periode tiga mulai 21 Oktober 2021-20 Januari 2022.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI),  Rabu, 20 Oktober 2021, PT Nippon Indosari Corpindo Tbk buyback dengan jumlah saham maksimal 300.000.000 saham. Nilai buyback saham tersebut Rp 480 miliar.

Perseroan menyatakan, pelaksanaan pembelian kembali saham tidak mengakibatkan penurunan pendapatan dan tidak memberikan dampak atas biaya pembiayaan perseroan. Hal ini seiring perseroan memakai dana internal yang berasal dari kegiatan operasional PT Nippon Indosari Tbk.

Artikel produsen sari roti buyback saham mulai 21 Oktober 2021 menyita perhatian pembaca di saham. Ingin tahu artikel terpopuler lainnya di saham? Berikut tiga artikel terpopuler di saham yang dirangkum pada Kamis, (21/10/2021):

1.Produsen Sari Roti Buyback Saham Mulai 21 Oktober 2021

PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) yang juga dikenal produsen Sari Roti ini akan menggelar pembelian kembali (buyback) saham untuk periode tiga mulai 21 Oktober 2021-20 Januari 2022.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI),  Rabu (20/10/2021), PT Nippon Indosari Corpindo Tbk buyback dengan jumlah saham maksimal 300.000.000 saham. Nilai buyback saham tersebut Rp 480 miliar.

Perseroan menyatakan, pelaksanaan pembelian kembali saham tidak mengakibatkan penurunan pendapatan dan tidak memberikan dampak atas biaya pembiayaan perseroan. Hal ini seiring perseroan memakai dana internal yang berasal dari kegiatan operasional PT Nippon Indosari Tbk.

Berita selengkapnya baca di sini

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 3 halaman

2.Kino Indonesia Tebar Dividen Interim 2021 Rp 17,14 Miliar, Ini Jadwal Pembagiannya

PT Kino Indonesia Tbk (KINO) akan membagikan dividen interim 2021 pada 18 November 2021.Perseroan akan membagikan dividen interim Rp 12.

Dengan demikian, pembagian dividen interim 2021 itu sebesar Rp 17,14 miliar. Mengutip keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu, 20 Oktober 2021.

Keputusan pembagian dividen interim telah berdasarkan keputusan dewan Komisaris Kino Indonesia sebagai pengganti keputusan yang diambil dalam rapat dewan komisaris perseroan yang diteken pada 15 Oktober 2021.

Berita selengkapnya baca di sini

3 dari 3 halaman

3.Dirut Kirana Megatara Beli Saham KMTR Rp 7,12 Miliar

Direktur Utama PT Kirana Megatara Tbk (KMTR) Martinus Subandi Sinarya membeli 20.750.000 saham KMTR dengan nilai total sebesar Rp 7,12 miliar.

Pembelian saham tersebut dilakukan pada 15 Oktober 2021, di harga Rp 343 per saham. Hal tersebut disampaikan oleh Dirut PT Kirana Megatara Tbk Martinus Subandi Sinarya melalui keterbukaan informasinya yang dipublikasikan PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu, 20 Oktober 2021.

Dengan pembelian saham tersebut, kepemilikan saham Martinus atas saham KMTR meningkat menjadi sebanyak 20.785.000 atau setara 0,25 persen dari total saham KMTR. Sebelumnya, Martinus hanya memiliki sebanyak 35.500 saham KMTR, atau setara 0,00 persen.

Berita selengkapnya baca di sini