Sukses

IHSG Terjungkal dari Posisi 6.000, Investor Asing Lepas Saham AMRT hingga MIKA

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan di zona merah pada perdagangan saham Selasa (8/6/2021). Aksi jual saham oleh investor asing dan data cadangan devisa yang tertekan telah menekan IHSG.

Pada penutupan perdagangan saham, IHSG melemah 1,16 persen atau 70,56 poin ke posisi 5.999,36. Indeks saham LQ45 melemah 1,29 persen ke posisi 894,83. Sebagian besar indeks saham acuan tertekan.

Pada Selasa pekan ini, IHSG berada di posisi tertinggi 6.075,88 dan terendah 5.992,11. Sebanyak 349 saham melemah sehingga menekan IHSG. 168 saham menguat dan 130 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham sekitar 1.319.701 kali dengan volume perdagangan 30,4 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 11,1 triliun. Investor asing jual saham Rp 310,71 miliar di pasar reguler. Dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran Rp 14.226.

Sebagian besar sektor saham tertekan kecuali sektor saham IDXTechno naik 13,41 persen dan catat penguatan terbesar.

Sementara itu, sektor saham IDXHealth melemah 2,41 persen, sektor saham IDXNoncylical tergelincir 1,81 persen dan sektor saham IDXBasic turun 1,55 persen.

2 dari 4 halaman

Top Gainers dan Losers

Saham-saham yang catat top gainers antara lain:

- Saham BHIT naik 29,27 persen

- Saham GOLD naik 25 persen

- Saham ARTA naik 25 persen

-Saham PUPD naik 25 persen

-Saham FUJI naik 24,78 persen

Saham-saham yang masuk top losers antara lain:

-Saham CASH melemah 10 persen

-Saham ARGO melemah 6,98 persen

-Saham PURI melemah 6,97 persen

-Saham GGRP melemah 6,96 persen

-Saham KONI melemah 6,95 persen

3 dari 4 halaman

Aksi Investor Asing

Saham-saham yang dibeli investor asing antara lain:

-Saham ASII senilai Rp 65,8 miliar

-Saham BBNI senilai Rp 46,9 miliar

-Saham ITMG senilai Rp 29,8 miliar

-Saham UNTR senilai Rp 27 miliar

-Saham BBCA senilai Rp 20,8 miliar

Saham-saham yang dijual investor asing antara lain:

-Saham AMRT senilai Rp 98,3 miliar

-Saham BBRI senilai Rp 56,1 miliar

-Saham BMRI senilai Rp 52,4 miliar

-Saham TOWR senilai Rp 50,3 miliar

-Saham MIKA senilai Rp 27,9 miliar.

 

Bursa saham Asia sebagian besar tertekan. Indeks saham Hong Kong Hang Seng turun 0,02 persen, indeks saham Korea Selatan Kospi susut 0,13 persen, indeks saham Jepang Nikkei tergelincir 0,19 persen, indeks saham Shanghai turun 0,54 persen, indeks saham Singapura melemah 0,21 persen, dan indeks saham Taiwan merosot 0,05 persen.

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini