Sukses

IHSG Berbalik Arah ke Zona Merah, Investor Asing Buru Saham ASII hingga INCO

Liputan6.com, Jakarta - Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah ke zona merah pada penutupan perdagangan saham sesi pertama, Kamis (22/4/2021).

Pada penutupan sesi pertama perdagangan saham, IHSG turun 0,16 persen atau 9,45 poin ke posisi 5.983,78. Indeks saham LQ45 naik 0,10 persen ke posisi 893,64. Sebagian besar indeks saham acuan melemah.

Pada sesi pertama, IHSG bergerak di kisaran 5.981-6.024. Sebanyak 268 saham melemah sehingga menekan IHSG. 172 saham menguat dan 189 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham 552.623 kali dengan volume perdagangan 9,5 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 4,9 triliun. Investor asing jual saham Rp 197,69 miliar di pasar reguler. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 14.483.

Sebagian besar sektor saham melemah. Sektor saham aneka industri naik 2,88 persen, dan catat penguatan terbesar. Diikuti sektor saham infrastruktur menanjak 0,39 persen dan sektor saham tambang naik 0,21 persen.

Sektor saham perdagangan melemah 1,04 persen, dan catat pelemahan terbesar. Diikuti sektor saham industri dasar dan konstruksi susut 0,85 persen.

2 dari 5 halaman

Top Gainers dan Losers

Saham-saham yang masuk top gainers antara lain:

-Saham KONI naik 24,63 persen

-Saham AIMS naik 24,59 persen

-Saham PADI  naik 22 persen

-Saham TRIS naik 20,71 persen

-Saham LPLI naik 20,63 persen

Saham-saham yang masuk top losers antara lain:

-Saham LFLO turun 9,38 persen

-Saham ZYRX turun 6,99 persen

-Saham BELL turun 6,98 persen

-Saham VIVA melemah 6,94 persen

-Saham PNSE melemah 6,86 persen

3 dari 5 halaman

Aksi Investor Asing

Saham-saham yang dibeli investor asing antara lain:

-Saham ASII senilai Rp 149,3 miliar

-Saham TLKM senilai Rp 23,6 miliar

-Saham LPPF senilai Rp 22 miliar

-Saham UNTR senilai Rp 5,6 miliar

-Saham INCO senilai Rp 5,3 miliar

Saham-saham yang dijual investor asing antara lain:

-Saham TAPG senilai Rp 205,4 miliar

-Saham BBRI senilai Rp 70,7 miliar

-Saham BBNI senilai Rp 12 miliar

-Saham BBTN senilai Rp 7,4 miliar

-Saham UNVR senilai Rp 7,3 miliar

4 dari 5 halaman

Bursa Saham Asia

Bursa saham Asia bervariasi. Indeks saham Hong Kong Hang Seng naik 0,45 persen, indeks saham Korea Selatan Kospi menguat 0,15 persen, indeks saham Jepang Nikkei melonjak 2,12 persen, dan indeks saham Singapura menanjak 0,78 persen.

Sementara itu, indeks saham Thailand melemah 0,07 persen, indeks saham Shanghai turun 0,16 persen dan indeks saham Taiwan tergelincir 0,54 persen.

5 dari 5 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini