Sukses

IHSG Bergerak di 2 Zona, Investor Asing Lepas Saham ASII hingga TKIM

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di dua zona pada perdagangan saham Senin, (12/4/2021). Hal ini ikuti bursa saham Asia yang bervariasi.

Mengutip data RTI, IHSG dibuka menguat tipis 0,17 persen ke posisi 6.080 pada pra pembukaan perdagangan saham. Lalu pada pukul 09.00 WIB, IHSG naik sekitar 0,24 persen ke posisi 6.085. Kemudian IHSG berbalik arah ke zona merah ke posisi 6.044. Indeks saham LQ45 tergelincir 0,55 persen ke posisi 901,64. Sebagian besar indeks saham acuan tertekan.

Sebanyak 237 saham melemah sehingga menekan IHSG. 134 saham menguat dan 168 saham diam di tempat. Pada awal sesi perdagangan, IHSG berada di level tertinggi 6.088,82 dan terendah 6.035,40.

Total frekuensi perdagangan saham 159.484 kali dengan nilai transaksi Rp 1,2 triliun. Volume perdagangan saham 2 miliar saham. Investor melakukan aksi jual Rp 52,97 miliar. Posisi dolar Amerika Serikat berada di kisaran Rp 14.548.

Secara sektoral, sebagian besar sektor saham tertekan kecuali sektor saham pertanian naik 0,94 persen. Sektor saham konstruksi melemah 1,37 persen, dan catat penurunan terbesar. Disusul sektor saham tambang melemah 0,93 persen dan sektor saham infrastuktur susut 0,77 persen.

2 dari 3 halaman

Gerak Saham

Saham-saham yang masuk top gainers antara lain saham TAPG naik 35 persen, saham BAJA melonjak 34,78 persen, saham BMAS mendaki 24,64 persen, saham MPOW meroket 15,79 persen, dan saham CFIN naik 15,62 persen.

Saham-saham yang melemah antara lain saham FIMP turun 9,49 persen, saham POLL merosot 6,99 persen, saham CBMF tergelincir 6,99 persen, saham KOTA susut 6,98 persen, dan saham BBSI melemah 6,94 persen.

Saham-saham yang dibeli investor asing antara saham BBRI sebesar Rp 7,2 miliar, saham MIKA sebesar Rp 2,9 miliar, saham ARTO sebesar Rp 2,2 miliar, saham ADRO sebesar Rp 2 miliar, dan saham BBCA sebesar Rp 1,8 miliar.

Saham-saham yang dijual investor asing antara lain saham BBTN sebesar Rp 16,9 miliar, saham ASII sebesar Rp 12,4 miliar, saham ACES sebesar Rp 7,5 miliar, saham TLKM sebesar Rp 5,7 miliar, dan saham TKIM sebesar Rp 4,1 miliar.

Bursa saham Asia cenderung bervariasi. Indeks saham Hong Kong Hang Seng turun 0,93 persen, indeks saham Shanghai susut 0,55 persen dan indeks saham Singapura melemah 0,53 persen. Indeks saham Korea Selatan Kospi naik 0,03 persen, indeks saham Taiwan mendaki 0,47 persen.

Mengutip laporan Ashmore Asset Management Indonesia, bursa saham Amerika Serikat (AS) atau wall street menguat pada perdagangan saham pekan lalu yang dipimpin perawatan kesehatan dan konsumen. 8 dari 11 kelompok industri cenderung menguat. Sektor saham perawatan kesehatan mendaki 1,2 persen dan barang konsumsi naik 1,2 persen.

Presiden AS Joe Biden mengusulkan peningkatan pendanaan untuk memerangi ketidaksetaraan, penyakit dan perubahan iklim sebagai bagian dari permintaan angaran USD 1,5 triliun untuk 2022.

Pemerintahan Biden berencana mendekati perusahaan Amerika Serikat tentang peningkatan investasi di Meksiko dan Amerika Tengah untuk mencoba kurangi migrasi. Hal itu menurut seorang pejabat tinggi Gedung Putih yang mengakui korupsi pemerintah di wilayah tersebut dan pengaruh lingkungan akan memperlambat kemajuan.

Dari dalam negeri, IHSG ditutup sedikit berubah ke posisi 6.070 pada Jumat, 9 April 2021. Pasar relatif kurang katalis dengan pasar obligasi dan saham stagnan.

Selain itu, gempa bumi terjadi di Kabupaten Malang, Jawa Timur yang menewaskan delapan orang. Survei geologi AS mengatakan gempa berkekuatan 6 magnitudo itu berputar 45 km selatan kota Sumberpucung, Kabupaten Malang, Jawa Timur pada kedalaman 82 KM.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini