IHSG Akan Turun Terbatas di Awal Pekan

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan bergerak di kisaran 4.728-4.825 pada Senin pekan ini.

Diterbitkan 16 Mei 2016, 07:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melemah terbatas pada perdagangan saham di awal pekan ini.

Analis PT Investa Saran Mandiri Hans Kwee menuturkan IHSG bakal melemah terbatas. IHSG akan bergerak di kisaran support 4.728-4.745 dan resistance 4.780-4.825.

"IHSG konsolidasi dengan kecenderungan melemah terbatas. Pada akhir pekan lalu, indeks saham global melemah. Namun di awal pekan ini ada rilis neraca perdagangan Indonesia yang diperkirakan ekspor sedikit melambat. Sentimen ini tidak negatif," ujar Hans saat dihubungi Liputan6.com yang ditulis Senin (16/5/2016).

Sementara itu, Analis PT Asjaya Indosurya Securities Hans Kwee menuturkan IHSG masih bergerak konsolidasi wajar. Level support IHSG di 4.745 sedang diuji.

Baca Juga

  • IHSG Turun 41 Poin Terkena Aksi Ambil Untung
  • Jelang Akhir Pekan, IHSG Turun Terbatas
  • IHSG Akan Menguat, Simak Saham Pilihan Ini

"Kondisi pergerakan masih akan berkisar dalam rentang support 4.745 dan resistance 4.854," tutur dia.

Ia menambahkan, rilis data ekonomi seperti neraca perdagangan akan stabil sehingga memberikan dampak positif untuk IHSG.

Untuk rekomendasi saham, William memilih saham yang dapat dicermati pelaku pasar antara lain saham PT Jasa Marga Tbk (JSMR), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Astra International Tbk (ASII), dan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF).

Sedangkan Hans memilih saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dan PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR). "Jual untuk saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk," kata dia. (Ahm/Ndw)

  • liputan6
    Analisis komprehensif ini membahas tren pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), dampak rebalancing MSCI, rekomendasi saham terkini, pengertian dan komponen IHSG, serta faktor-faktor penggeraknya.
    Ihsg
  • liputan6
    Neraca perdagangan disebut pula sebagai neraca ekspor-impor.
    neraca perdagangan