Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus bergerak di zona hijau sepanjang perdagangan hari dan berhasil mencetak rekor tertinggi. Penguatan indeks saham ditopang dari aksi beli investor asing.
Pada penutupan perdagangan saham, Jumat (13/2/2015), IHSG menguat 30,75 poin (0,58 persen) ke level 5.374,41. Indeks pada penutupan hari ini menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah.
Indeks saham LQ45 juga menguat hampir mendekati 1 persen sehingga menetap di 937,82. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau pada hari ini. Hanya Indeks DBX yang melemah sebesar 0,43 persen.
Ada sebanyak 138 saham yang menghijau sehingga membantu IHSG menguat. Namun, saham yang melemah juga cukup banyak yaitu mencapai 142 sehingga menahan IHSG mencetak rekor kembali. Sementara itu, 102 saham lainnya diam di tempat.
Total frekuensi perdagangan saham sekitar 185.583 kali dengan volume perdagangan saham 4,99 miliar saham. Nilai transaksi harian saham sekitar Rp 6,28 triliun.
Secara sektoral, sebagian besar sektor saham menghijau kecuali sektor saham perkebunan yang turun 1,12 persen.
Sektor saham infrastruktur mengalami penguatan tertinggi yaitu sebesar 1,37 persen, disusul sektor saham keuangan yang naik 0,54 persen, dan sektor saham perdagangan yang menanjak 0,53 persen.
Berdasarkan data RTI, investor asing melakukan aksi beli bersih sekitar Rp 1,2 triliun. Sedangkan pemodal lokal melakukan aksi jual bersih sekitar Rp 1,3 triliun.
Saham-saham yang menguat dan sebagai penggerak indeks saham hari ini antara lain saham PSKT naik 19,72 persen ke level Rp 850 per saham, saham LMSH mendaki 17,32 persen ke level Rp 6.775 per saham, dan saham OCAP menguat 15 persen ke level Rp 575 per saham.
Saham-saham yang menekan indeks saham antara lain saham IIKP tergelincir 24,95 persen ke level Rp 1.835 per saham, saham PNSE turun 24,19 persen ke level Rp 470 per saham, dan saham ARTA merosot 20,67 persen ke level Rp 238 per saham.
Chief executive officer One Asset Management Co, Win Udomrachtavanich menjelaskan, pada perdagangan hari ini Indeks MSCI Emerging Markets ini mengalami penguatan.
Indeks acuan di 10 negara berkembang yang diantaranya adalah China, India, Indonesia dan Korea menguat karena investor melihat ada titik terang penyelesaian krisis di Yunani.
"Kekhawatiran terbesar bagi investor adalah masalah utang Yunani. Dengan adanya sinyal positif dari hasil pertemuan antara Yunani dan Eropa memberikan dampak kepada pasar saham," jelasnya seperti dikutip dari Bloomberg, Jumat (13/2/2015).
Selain itu, Win melanjutkan, penyelesaian masalah konflik di Ukraina juga membuat pelaku pasar melihat bahwa berbagai permasalahan yang selama ini membebani pasar modal di seluruh dunia mulai terurai satu persatu.
Dalam pakta kesepakatan yang dilakukan Kamis kemarin, Ukraina menyetujui untuk melakukan gencatan senjata, setelah International Monetary Fund menyetujui untuk menyiramkan dana talangan tambahan untuk negara tersebut. IMF sepakat untuk memberikan suntikan dana kepada Ukraina sebesar US$ 40 miliar. (Gdn)
IHSG Kembali Cetak Rekor Tertinggi di Level 5.374,41
Investor asing melakukan aksi beli bersih sekitar Rp 1,2 triliun. Sedangkan pemodal lokal melakukan aksi jual bersih sekitar Rp 1,3 triliun.
Perbesar
Advertisement
Anda Sedang Mengikuti Pembahasan Seputar
Simak Artikel Lain Tentang Indeks IHSGLihat Semua
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Subholding Gas Tekan Emisi 29 Ribu Ton CO2 dari Efisiensi Energi1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3559193/original/024993600_1630573027-vlcsnap-2021-09-02-11h09m01s068__2_.jpg)
- RPTRA Kebon Sirih, Oase Hijau di Tengah Padatnya Jakarta2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385978/original/063727200_1793288759-IMG-20261029-WA0009.jpg)
- Sektor Kelistrikan Bidik Hidrogen dan Amonia untuk Tekan Emisi3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385027/original/054806600_1793210212-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_8.55.27_PM.jpeg)
- BRI Salurkan KUR Rp144,59 Triliun ke 2,76 Juta Debitur, Sektor Produksi Mendominasi3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
- Cegah Perubahan Iklim, Badan Geologi Petakan Lokasi Penyimpanan Karbon4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
- Ketika Antibiotik Tak Lagi Mempan, AI Bikin Virus untuk Bunuh Infeksi Kronis6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
- Abrasi dan Rob Ancam 400 Hektare di Batang, 1.000 Mangrove Ditanam1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
- PHE Bidik Peluang Indonesia Jadi Hub Penyimpanan Karbon Asia1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
- Limbah Dibidik Jadi Sumber Energi Rendah Karbon1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
- Startup Ini Klaim Sembuhkan Infeksi Pakai Virus Buatan AI, Ilmuwan Minta Bukti1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
- Cerita Puluhan Istri Petani di Sorong Ubah Jantung Pisang Jadi Abon1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
- Menyemai Harapan dari Limbah Kelapa Lewat Karya Kreatif Komunitas Disabilitas2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348624/original/061599100_1789451727-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-15T125442.652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4160798/original/079359000_1663319947-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360581/original/074488200_1790655511-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-29T111631.534.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360712/original/030827900_1790662146-cek_fakta_--_BLT_UMKM.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5182873/original/071417500_1744109076-20250408-Penutupan_IHSG-HER_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3146516/original/009220300_1591597610-20200608-Pagi-Ini-IHSG-Menguat--ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5182873/original/071417500_1744109076-20250408-Penutupan_IHSG-HER_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3146516/original/009220300_1591597610-20200608-Pagi-Ini-IHSG-Menguat--ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3893145/original/056566800_1641196873-20220103-Pembukaan_Awal_Tahun_2022_IHSG_Menguat-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4883221/original/070679200_1720093647-20240704-IHSG-ANG_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4585820/original/007305100_1695442703-Akhir_pekan_IHSG_ditutup_menguat-ANGGA_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3020527/original/046868200_1578913888-20200113-Rupiah-Perkasa_-IHSG-Ditutup-Cerah--ANGGA-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2970772/original/032944800_1574070739-20191118-Perdagangan-Awal-Pekan-IHSG-Ditutup-di-Zona-Merah-2.jpg)