SD Negeri di Lampung hanya dapat 2 Murid, Bagaimana Nasibnya?

Sepinya ruang belajar di sekolah itu mencerminkan menurunnya minat masyarakat untuk menyekolahkan anak di SDN 1 Gedung Meneng.

Diterbitkan 15 Juli 2026, 16:58 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - SD Negeri 1 Gedung Meneng, Kecamatan Rajabasa, Bandar Lampung, hanya menerima dua siswa baru pada tahun ajaran 2026/2027. Kondisi tersebut membuat Pemerintah Kota Bandar Lampung mulai mengkaji rencana alih fungsi sekolah tersebut menjadi sekolah menengah pertama (SMP).

Sepinya ruang belajar di sekolah itu mencerminkan menurunnya minat masyarakat untuk menyekolahkan anak di SDN 1 Gedung Meneng. Meski demikian, keberadaan sekolah tetap dipertahankan karena dinilai memiliki nilai historis bagi warga sekitar.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung, M. Nur Ramdhan, mengatakan tren penurunan jumlah peserta didik terjadi dalam beberapa tahun terakhir sehingga pemerintah mulai menyiapkan berbagai opsi pemanfaatan aset pendidikan tersebut.

"Sekolah tersebut tetap dipertahankan karena memiliki nilai historis bagi masyarakat sekitar," kata Ramdhan, Rabu (15/7/2026).

Menurut dia, pemerintah sebenarnya pernah mengusulkan penutupan SDN 1 Gedung Meneng karena jumlah siswanya terus menyusut.

Namun, rencana tersebut batal setelah mendapat penolakan dari masyarakat. Warga menilai sekolah tersebut bukan sekadar tempat belajar, melainkan bagian dari sejarah lingkungan yang telah berdiri sejak lama.

"Tempo hari kita usulkan untuk ditutup sekolah itu. Tapi ternyata masyarakat di sekitar tidak menghendaki ditutup karena menurut mereka sekolah itu sejarahnya cukup panjang. Sampai detik ini kita pertahankan," jelasnya.

Ramdhan menjelaskan, minimnya jumlah siswa baru dipengaruhi banyaknya pilihan sekolah negeri maupun swasta di sekitar kawasan tersebut. Selain itu, jumlah anak usia sekolah dasar di wilayah itu juga terus mengalami penurunan.

 

Dikaji Menjadi SMP

Melihat kondisi tersebut, Pemkot Bandar Lampung mulai mengkaji kemungkinan mengubah fungsi SDN 1 Gedung Meneng menjadi SMP agar bangunan sekolah tetap dimanfaatkan untuk layanan pendidikan.

"Melihat hal ini, kita akan pertimbangkan untuk kita jadikan SMP nanti mungkin," kata Ramdhan.

Ia menegaskan, rencana tersebut masih sebatas kajian dan belum menjadi keputusan final. Sementara itu, kegiatan belajar mengajar di SDN 1 Gedung Meneng tetap berlangsung normal pada tahun ajaran 2026/2027 sambil menunggu hasil pembahasan lebih lanjut.

Â