Gibran Janji Jembatan Viral Lampung Timur Rampung 2 Minggu

Wapres Gibran merasa prihatin lihat pelajar yang setiap hari harus menyeberangi sungai menggunakan perahu demi berangkat ke sekolah.

Diterbitkan 15 Juli 2026, 16:56 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung Jembatan Way Bungur di Kecamatan Way Bungur, Kabupaten Lampung Timur, Lampung, Rabu (15/7/2026).

Jembatan yang mangkrak sejak 2016 itu menjadi perhatian publik setelah video pelajar dan warga menyeberangi sungai menggunakan perahu untuk beraktivitas viral di media sosial.

Dalam kunjungannya, Gibran memastikan pembangunan jembatan darurat akan selesai dalam dua pekan atau pada akhir Juli 2026. Setelah rampung, jembatan tersebut dapat dilalui kendaraan roda dua sehingga masyarakat tidak lagi bergantung pada perahu.

"Dua minggu lagi jadi. Jembatan daruratnya dua minggu lagi selesai. Akhir Juli selesai, paling tidak motor sudah bisa lewat dulu," kata Gibran.

Selain jembatan darurat, pemerintah juga menyiapkan pembangunan jembatan permanen. Gibran menegaskan proyek tersebut membutuhkan kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, termasuk untuk menyelesaikan persoalan teknis serta pembebasan lahan.

"Jembatan permanennya juga akan segera dibangun. Tapi pembangunan itu butuh sinergi dengan kepala daerah. Urusan teknis, nonteknis, pembebasan lahan, daerah harus proaktif," jelasnya.

Gibran juga meminta persoalan infrastruktur tidak menjadi ajang saling menyalahkan antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, maupun pemerintah kabupaten.

"Saya kira tidak perlu lempar-lemparan tanggung jawab, apakah provinsi atau daerah. Nanti kita rembug bareng," tegasnya.

Saat melihat langsung kondisi di lokasi, Gibran mengaku prihatin terhadap pelajar yang setiap hari harus menyeberangi sungai menggunakan perahu demi berangkat ke sekolah. Menurutnya, situasi tersebut sangat berisiko, terutama saat debit sungai meningkat pada musim hujan.

"Kasihan sekali anak-anak yang mau sekolah harus menyeberang pakai perahu. Itu bahaya sekali kalau musim hujan. Tapi tenang, akhir Juli nanti sudah bisa dilewati motor, jadi anak-anak tidak perlu lagi menyeberang pakai perahu," tuturnya.

Usai meninjau Jembatan Way Bungur, Gibran dijadwalkan melanjutkan rangkaian kunjungannya di Lampung Timur dengan mengunjungi MTs Muhammadiyah I Way Bungur, meninjau lahan pertanian singkong di Kecamatan Sukadana, serta menghadiri pertemuan bersama tokoh adat di kawasan Pugung Raharjo.

Â