Korban Helikopter Jatuh di Sekadau Berhasil Dievakuasi, Ini Cerita Tim SAR Bekerja dari Malam hingga Pagi

Proses evakuasi dilakukan bertahap sejak malam hingga pagi hari dengan mengutamakan keselamatan personel di medan terjal.

Diterbitkan 17 April 2026, 11:14 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Tim SAR gabungan menuntaskan evakuasi seluruh korban kecelakaan helikopter PK-CFX di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat. Proses evakuasi dilakukan bertahap sejak malam hingga pagi hari dengan mengutamakan keselamatan personel di medan terjal.

Evakuasi dimulai pada malam hari sekitar pukul 22.00 WIB. Seluruh korban berhasil diangkat dari puing-puing helikopter yang berada di puncak bukit.

Setelah itu, proses dilanjutkan dengan penurunan korban menuju posko lapangan. Evakuasi melalui jalur darat yang cukup berat tersebut rampung pada pukul 05.00 WIB.

Memasuki pagi hari, penanganan kemudian dipercepat. Pada pukul 05.52 WIB, para korban dipindahkan ke ambulans yang telah disiagakan di posko.

Helikopter Super Puma dan Ambulans Dikerahkan

Sebanyak delapan unit ambulans kemudian diberangkatkan pada pukul 06.05 WIB menuju Yonif 642 Kapuas dengan pengawalan kepolisian. Perjalanan darat menuju lokasi tersebut diperkirakan memakan waktu sekitar tiga jam tiga puluh menit.

Selain jalur darat, dukungan udara juga disiapkan untuk mempercepat penanganan. Helikopter Super Puma diberangkatkan dari Lanud Supadio menuju Sanggau dengan waktu tempuh sekitar 45 menit penerbangan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak, I Made Junetra mengatakan, proses evakuasi berjalan lancar berkat koordinasi seluruh tim di lapangan.

"Operasi ini merupakan bukti nyata soliditas dan profesionalisme tim SAR Gabungan," ujar Junetra, Jumat (17/4/2026).

Dia menambahkan, operasi SAR akan terus dilaksanakan menyesuaikan perkembangan situasi di lapangan.

"Operasi SAR akan terus dilaksanakan sesuai perkembangan situasi di lapangan," pungkasnya.