Vaksinasi PMK Massal Jelang Iduladha di Sukabumi, Sasar 4 Kecamatan Ini

Pemda Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat melalui Dinas Peternakan mulai intensif melakukan langkah preventif guna menjamin kesehatan hewan ternak.

Diterbitkan 13 April 2026, 17:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Sukabumi - Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat (Jabar) melalui Dinas Peternakan (Disnak) mulai intensif melakukan langkah preventif guna menjamin kesehatan hewan ternak menjelang Hari Raya Iduladha 1447 H.

Bekerja sama dengan PT Karyana Gita Utama (KGU), Disnak menggelar aksi vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) massal yang menyasar wilayah buffer zone (zona penyangga). Kegiatan ini difokuskan pada empat wilayah strategis, yakni Kecamatan Cicurug, Cidahu, Bojonggenteng, dan Kalapanunggal.

Langkah ini diambil sebagai upaya proteksi ganda, mengingat mobilitas ternak biasanya meningkat drastis menjelang hari besar keagamaan.

Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi, drh. Asep Kurnadi, menjelaskan bahwa agenda ini merupakan komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas kesehatan hewan agar masyarakat merasa tenang.

"Dalam rangka pengendalian dan pencegahan PMK di Kabupaten Sukabumi dan menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 H, kami bekerja sama dengan PT Karyana Gita Utama melaksanakan giat vaksinasi PMK di buffer zone lokasi perusahaan," ujar drh. Asep Kurnadi, Senin (13/4/2026).

Pelaksanaan di lapangan melibatkan tim ahli yang terdiri dari dokter hewan, paramedik veteriner, serta petugas kesehatan hewan lainnya.

 

Jamin Prosedur yang Tepat

Tim tersebut menyisir satu per satu kandang milik peternak untuk memastikan setiap hewan mendapatkan dosis vaksin yang sesuai dengan prosedur medis.

"Kegiatan ini dilaksanakan oleh tenaga profesional untuk menjamin prosedur yang tepat. Kami berharap melalui vaksinasi ini, penyebaran penyakit PMK di Kabupaten Sukabumi dapat dicegah secara maksimal, terutama menjelang Iduladha tahun 2026 ini," tambah Asep.

Program vaksinasi ini mendapat sambutan positif dan antusiasme dari para peternak setempat.

Adanya kolaborasi dengan pihak swasta diharapkan mampu mempercepat cakupan imunisasi ternak di wilayah perbatasan, sehingga masyarakat merasa aman saat melaksanakan ibadah kurban nantinya.

Asep menegaskan bahwa dengan status kesehatan hewan yang terjaga, pihaknya optimis pasokan hewan kurban tahun ini akan berkualitas tinggi dan layak konsumsi.

"Dengan status kesehatan hewan yang terjaga, kami dari Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi optimis pasokan hewan kurban tahun ini akan memenuhi standar kelayakan konsumsi dan bebas dari ancaman virus PMK," jelas dia.