Liputan6.com, Jakarta - Siapa sangka, dari sebuah pesantren di sudut Kota Sukabumi, lahir karya seni yang mampu menembus dinding istana mancanegara. Pondok Pesantren Kaligrafi Alquran Lemka kini bukan hanya menjadi tempat menimba ilmu agama, melainkan telah menjelma menjadi pusat ekonomi kreatif yang menghasilkan karya bernilai jutaan rupiah.
Keindahan kaligrafi yang dihasilkan para santri memiliki daya tarik tersendiri melalui padu padan warna yang berani dan ketelitian goresan yang sangat detail. Tak heran jika kolektor internasional, termasuk keluarga Kesultanan Brunei Darussalam, melirik karya tangan mereka.
Pimpinan Pesantren Lemka, Didin Sirojuddin AR, menceritakan bahwa reputasi pesantrennya telah terdengar hingga ke telinga keluarga Sultan Hassanal Bolkiah.
Advertisement
Melalui sambungan telepon, mereka memesan langsung karya seni untuk dijadikan dekorasi koleksi pribadi.
"Ada telepon dari masih keluarga Sultan Hassanal Bolkiah, katanya 'Pak Didin kami ingin mengoleksi dekorasi, bisa tidak empat buah'. Maka saya suruh si Ja'far (santri) untuk melukis, satunya Rp 4 juta. Berarti kali empat jadi Rp 16 juta," kenang Didin, Rabu (4/3/3026).
Nilai jutaan rupiah per karya ini menurut Didin adalah hal yang wajar mengingat proses kreatif yang panjang. Di pasar mancanegara seperti Turki, Irak, Pakistan, hingga Qatar, karya santri Lemka memang memiliki posisi tawar yang tinggi.
Proses 8 Jam di Balik Satu Kanvas
Tingginya nilai jual tersebut berbanding lurus dengan kerumitan pembuatannya. Nauratul Iffah (18), santriwati asal Aceh yang sedang menuntut ilmu di Lemka, mengungkapkan bahwa dibutuhkan waktu sedikitnya 8 jam untuk menyelesaikan satu karya, mulai dari membuat model hingga tahap akhir.
"Awalnya dibikin sketsa pakai penggaris biar tidak miring, kemudian dibikin sketsa tulisan yang mau kita gores, terus kita gores pakai kalam dan tinta,” jelas Iffah mengenai rahasia presisi karyanya.
Iffah yang telah belajar selama delapan bulan ini mengaku tertantang saat harus mengerjakan khat Tsuluts karena kaidahnya yang sangat ketat.
"Tsuluts itu seperti buat kepala wau-nya dan lafaz Allah yang kaidahnya lumayan sulit. Sulitnya di kaidahnya," tambahnya.
Selama 27 tahun berdiri, Pesantren Lemka telah membuktikan bahwa seni Islam mampu menjadi pilar kemandirian ekonomi.
Saat ini, terdapat sekitar 130 santri dari 30 provinsi yang mengasah bakat mereka untuk menjadi kaligrafer profesional.
Didin Sirojuddin menekankan bahwa kaligrafi saat ini telah masuk ke dalam sektor ekonomi kreatif yang nyata. Ia memegang teguh falsafah dari Ali bin Abi Thalib yang menjadi motivasi bagi para santrinya dalam berkarya.
"Hendaknya engkau mempercantik kaligrafimu karena dia itu termasuk kunci-kunci rezeki. Ternyata sekarang terbukti bahwa kaligrafi bisa menjadi sumber usaha, di samping dorongan dakwah bil qalam-nya itu," tambahnya.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2559129/original/026504800_1546249540-vietnam.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8805424/original/032384700_1782904857-Cek_fakta_-_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490270/original/075910100_1770004204-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-02T104539.335.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8627383/original/048072800_1782622786-153948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5520649/original/099207000_1772625523-Santri_Pesantren_Kaligrafi_Alquran_Lemka_Sukabumi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1607368/original/074451200_1496028031-LIP6_LOGO2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1373282/original/024149200_1476385389-Sukabumi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1619105/original/061499300_1496997418-ramadan-main.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3977835/original/066021800_1648524608-pexels-ahmed-aqtai-2233416_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262489/original/072589900_1781818934-Switzerland_s_Johan_Manzambi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8888290/original/030850900_1782938816-Senegal_s_Habib_Diarra__21__scores_their_first_goal_against_Belgium_goalkeeper_Thibaut_Courtois.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8898171/original/047299800_1782942914-Belgium_s_Romelu_Lukaku_senegal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8896227/original/086707700_1782942096-Belgium_s_Romelu_Lukaku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782402/original/009814100_1782885154-belanda.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8901298/original/009057900_1782944367-Belgium_s_Youri_Tielemans__left__celebrates_with_Belgium_s_Romelu_Lukaku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263356/original/061813100_1781903816-AP26170714954300-Amerika_Serikat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8899597/original/014754500_1782943656-Belgian_players_celebrate_youre_tieleman_s_goal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261500/original/047650500_1781713643-bosnia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263358/original/034169000_1781903942-063_2282397014.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578725/original/075292300_1782537284-063_2283517529.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8860259/original/052842500_1782927734-063_2284210517.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1619105/original/061499300_1496997418-ramadan-main.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3977835/original/066021800_1648524608-pexels-ahmed-aqtai-2233416_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3381462/original/019627800_1613720800-wooden-spoon-fork-as-clock-hands-white-plate_49149-1007.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5534796/original/005967200_1773893358-unnamed__8_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/804918/original/013227900_1422934136-Ilustrasi-Pajak-150203-2-andri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5531528/original/007916600_1773619112-unnamed__10_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5427523/original/002823900_1764393481-1000100028.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5314592/original/032084300_1755096405-shiona-das-16eeXVh8od8-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3243886/original/008227900_1600662631-20200921-Pertalite-Harga-Premium-7.jpg)