Bar dan Arena Biliar di Panjer Denpasar Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Kebakaran melanda bar dan arena biliar di Jalan Tukad Pakerisan, Kelurahan Panjer, Denpasar Selatan, Senin (9/2/2026) sore.

Diterbitkan 10 Februari 2026, 00:35 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kebakaran melanda sebuah bar dan arena biliar di Jalan Tukad Pakerisan, Kelurahan Panjer, Denpasar Selatan, Senin (9/2/2026) sore. Peristiwa ini menghanguskan hampir seluruh interior bangunan.

Insiden kebakaran terjadi pada rentang waktu sore hari, sekitar pukul 15.30 hingga 16.00 WITA. Api dengan cepat membesar di dalam bangunan yang juga difungsikan sebagai kedai kopi. Hal ini diduga karena banyaknya material mudah terbakar di area dalam ruangan.

Sedikitnya 28 meja biliar dilaporkan ikut hangus terbakar, sementara nilai kerugian material hingga kini belum dapat dipastikan.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar I Made Tirana menyampaikan, berdasarkan keterangan awal dari pemilik bangunan, sumber api diduga berasal dari korsleting listrik.

“Informasi awal dari pemilik, pemicunya diduga hubungan arus pendek. Api cepat menyala di dalam ruangan, tapi kami bergerak cepat sehingga perembetan ke bangunan sekitar bisa dicegah,” ujarnya di lokasi kejadian.

Keterangan awal mengenai sumber api juga diperkuat oleh salah satu karyawan arena biliar, Ketut Hendra (40). Ia mengatakan kebakaran pertama kali diketahui saat dirinya bersama beberapa rekan sedang membersihkan arena, dengan kondisi tempat baru menerima dua orang tamu.

“Awalnya muncul ledakan dan percikan api dari kabel yang tersambung ke mesin DJ, kemudian api cepat merambat ke seluruh arena biliar,” ungkap Hendra.

 

Api Cepat Membesar

Menurut Hendra, api semakin cepat membesar setelah merambat ke material peredam suara berupa gasbul atau gabus. Ia bersama karyawan lain sempat berupaya memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR), namun kobaran api tidak terkendali.

“Karena api semakin membesar dan kepulan asap membesar, kami semua lari keluar dari ruangan,” ucapnya.

Usai menerima laporan darurat, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar mengerahkan delapan unit mobil pemadam dari sejumlah pos.

Armada pertama dilaporkan tiba di lokasi sekitar tujuh menit setelah laporan diterima, dengan Pos Damkar Juanda, Renon, sebagai komando awal.

“Fokus kebakaran ada di bagian dalam bangunan. Api sudah berhasil dikuasai dan saat ini petugas melakukan proses pendinginan,” kata Tirana.

 

Api Berhasil Dipadamkan

Hingga pukul 17.42 WITA, api berhasil dipadamkan sepenuhnya. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, baik dari pengunjung maupun warga sekitar. Namun, tebalnya asap di dalam gedung sempat berdampak pada satu orang petugas pemadam kebakaran.

“Asap di dalam ruangan sangat pekat. Ada satu petugas yang sempat menghirup asap karena terlambat menggunakan alat bantu pernapasan. Langsung kami tangani dengan oksigen dan kondisinya sudah membaik,” jelas Tirana.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Denpasar Selatan Agus Adi Apriyoga menyatakan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait penyebab pasti kebakaran tersebut.

“Tidak ada korban jiwa. Penyebabnya masih lidik,” ujarnya singkat.