Rayakan Natal Ramah Lingkungan, Gereja di Lampung Sulap Ban Bekas hingga Botol Oli Jadi Pohon Natal

Total terdapat 39 pohon Natal berbahan limbah yang dibuat jemaat dari 33 lingkungan serta sekolah-sekolah Katolik di Kota Metro.

Diterbitkan 24 Desember 2025, 19:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Perayaan Natal 2025 di Gereja Katolik Hati Kudus Yesus, Kota Metro, Lampung, berlangsung unik dengan mengusung tema kepedulian lingkungan. Ribuan jemaat memanfaatkan berbagai limbah seperti ban bekas, sabut kelapa, botol plastik hingga botol oli untuk dijadikan puluhan pohon Natal yang artistik.

Pemanfaatan barang bekas tersebut tampak menghiasi seluruh area gereja. Total terdapat 39 pohon Natal berbahan limbah yang dibuat jemaat dari 33 lingkungan serta sekolah-sekolah Katolik di Kota Metro. Proses pembuatan dilakukan satu hingga dua minggu menjelang perayaan Natal.

Salah satu yang paling menarik perhatian adalah pohon Natal setinggi sekitar dua meter yang disusun dari ban mobil bekas yang dicat hijau, dilengkapi lampu hias dan ornamen manusia salju. Ada pula pohon Natal yang dibuat dari botol oli bekas berwarna-warni serta aneka bahan limbah lain seperti sabut kelapa, botol plastik, tudung saji, hingga limbah kayu olahan mebel.

Sekretariat Gereja Katolik Hati Kudus Yesus Kota Metro, Rudi Hartanto, mengatakan penggunaan bahan bekas merupakan bagian dari tema gereja tahun ini.

“Tema kita memang dari bahan bekas. Mau dari logam, kayu, plastik, semuanya dipersilakan. Yang penting dari bahan bekas,” ujarnya, Rabu (24/12).

 

Terpasang 39 Pohon Natal

Rudi menjelaskan tema tersebut sejalan dengan program Keuskupan Tanjungkarang yang menetapkan tahun 2024–2025 sebagai ‘Tahun Cinta Kehidupan dan Lingkungan Hidup’.

“Melalui tema ini, kami ingin mengajak umat lebih mencintai lingkungan dengan mengumpulkan sampah-sampah yang masih bisa dimanfaatkan sehingga tidak mencemari lingkungan,” ungkapnya.

Ia menambahkan hingga kini sudah terpasang 39 pohon Natal yang berasal dari lingkungan gereja dan sekolah Katolik di Kota Metro, dengan durasi pembuatan bervariasi sesuai tingkat kerumitan.

“Melalui perayaan Natal yang ramah lingkungan ini, Gereja Katolik Hati Kudus Yesus berharap pesan kepedulian terhadap kelestarian alam dapat terus ditanamkan kepada umat, sekaligus menjadi inspirasi bagi masyarakat luas,” ucap Rudi.