Liputan6.com, Jakarta - Kasus kematian tragis Dwinanda Linchia Levi Heningdyah Nikolas Kusumawardhani (35), dosen Hukum Pidana Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang, semakin rumit. Saat ini AKBP Basuki, seorang perwira Polda Jawa Tengah, AKBP Basuki (56), ditahan 20 hari.
Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Jateng menempatkan Basuki, yang menjabat Kasubdit Pengendali Massa (Dalmas) Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Jateng di ruang penahanan khusus (patsus) selama 20 hari terhitung 19 November hingga 8 Desember 2025.
Penahanan ini berdasarkan dugaan pelanggaran Pasal 13 ayat (1) Peraturan Kapolri No. 7 Tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi Polri, yaitu 'menjalin hubungan dan tinggal serumah dengan perempuan bukan istri sah'.
Advertisement
Kabid Propam Polda Jateng, Kombes Pol Saiful Anwar, menjelaskan, AKBP Basuki terbukti melakukan pelanggaran berupa perilaku menyimpang, yaitu tinggal serumah dan menjalin hubungan dengan seorang perempuan bukan istri sah.
“Tindakan ini sebagai langkah awal agar proses pemeriksaan dapat berjalan secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku," katanya.
Ia menegaskan, komitmen Polda Jateng untuk menindak tegas pelanggaran anggota Polri, dengan proses diawasi Propam Mabes Polri dan Kompolnas.
AKBP Basuki menjadi pelapor pertama kejadian pada Senin (17/11/2025) pukul 05.30 WIB, setelah menemukan jenazah Dwinanda di kamar 210 kos-hotel di Jalan Telaga Bodas Raya No. 11, Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang.
Saat itu korban ditemukan tanpa busana, tergeletak di lantai dekat tempat tidur, dengan bercak darah di hidung, mulut, dan kemaluan. Barang pribadi seperti ponsel dan laptop juga hilang.
Korban Muntah-muntah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5418080/original/014366700_1763599191-1002119368.jpg)
Basuki mengaku mendampingi Dwinanda sejak Minggu sore (16/11/2025) karena korban mengalami muntah-muntah hebat, lemas, dan keluhan tubuh yang tidak pernah diketahui keluarga.
“Saya antar ke rumah sakit. Terakhir dia masih pakai kaos biru-kuning dan celana training,” kata Basuki.
Basuki membantah punya hubungan asmara, meski polisi menemukan bukti seperti pendaftaran satu Kartu Keluarga (KK) bersama dan catatan manajemen kos-hotel yang menunjukkan aktivitas Dwinanda meningkat dua bulan terakhir, dengan Basuki sering hadir.
Keluarga korban baru menerima kabar dua hari setelah kejadian. Kakak kandung Dwinanda, Fian Perdana Cahya mempertanyakan delapan kejanggalan, termasuk riwayat penyakit diabetes dan hipertensi yang disebut-sebut polisi.
"Ini sama sekali tidak pernah kami ketahui selama ini," kata Fian.
Kuasa hukum keluarga, Zaenal Abidin Petir menyampaikan bahwa ada upaya dari pelapor (Basuki) yang meminta handphone dan laptop almarhumah kepada penyidik, tetapi ditolak.
"Ini menjadi salah satu poin yang kami pertanyakan," kata Zainal.
Keluarga menuntut autopsi menyeluruh dan dugaan upaya penutupan kasus.
Dwinanda, lahir 1990, dikenal berprestasi di Untag dengan dedikasi tinggi terhadap mahasiswa. Hasil autopsi dan visum et repertum dari RSUP dr. Kariadi belum dirilis resmi. Sedangkan penyidik masih mendalami kasus ini dengan menempatkan Basuki sebagai titik awal penyelidikan .
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782357/original/057831900_1782883984-Cek_fakta-_disabilitas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782154/original/031089800_1782878025-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-01T104708.110.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5493673/original/005478800_1770263148-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-05T103223.078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782149/original/002861400_1782877955-Cek_fakta_-_SIM_seumur_hidup.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5418428/original/045146300_1763618090-Kamar_hotel_tempat_ditemukannya_jenazah_Dosen_Untag_Semarang__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389971/original/012637700_1782270142-AP26174800285397.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5556659/original/033473100_1776274063-000_A6D679V.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782365/original/061503000_1782884376-AP26181805083891.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782203/original/029416800_1782879842-mex4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782208/original/070447800_1782879843-mex9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776307/original/030285700_1782873381-AP26182087478676.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8524757/original/078321100_1782454482-AP26176835585287.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262583/original/036434300_1781838197-000_B7LE9YQ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776146/original/063906300_1782856231-Sweden_s_Lucas_Bergvall__7__and_Yasin_Ayari__18__defend_France_s_Ousmane_Dembele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8584006/original/084196900_1782546499-AP26178201151443.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776154/original/033634700_1782859536-France_s_Kylian_Mbappe__10__celebrates_scoring_their_third_goal_with_Michael_Olise.jpg)