Viral Seekor Komodo Ditemukan Mati, Diduga Ditabrak Kendaraan di Golo Mori Labuan Bajo

Info ini pertama kali diketahui dari unggahan salah satu akun media sosial facebook milik warga bernama Engel Tani. Dia membagikan informasi dan foto keberadaan bangkai komodo di tepi jalan.

Diterbitkan 24 Oktober 2025, 16:42 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Seekor Komodo (Varanus komodoensis) ditemukan mati di ruas jalan antara Kampung Kenari menuju Golo Mori, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Hal tersebut pertama kali diketahui dari unggahan salah satu akun media sosial facebook milik warga bernama Engel Tani. Dia membagikan informasi dan foto keberadaan bangkai komodo di tepi jalan tersebut. 

Pemilik akun menyebutkan peristiwa itu terjadi saat dia sedang berjalan-jalan menuju arah Golo Mori. Menurutnya, lokasi kejadian berada di sekitar kilometet 16, tepat di area yang terdapat tulisan besar bertuliskan GOLOMORI. 

Engel Tani menjelaskan bahwa saat ia melintas di lokasi tersebut, komodo sudah dalam kondisi tidak bernyawa.  Engel bersama beberapa rekannya kemudian berinisiatif memindahkan bangkai komodo ke lokasi yang lebih aman di pinggir jalan agar tidak mengganggu lalu lintas dan mencegah kerusakan lebih lanjut pada tubuh satwa. 

Dari pengamatan mereka di lapangan, kuat dugaan komodo tersebut mati tertabrak kendaraan yang melintas di ruas jalan tersebut. Mengingat kondisi fisik yang menunjukkan luka benturan dan posisi satwa yang berada di jalur kendaraan.

Petugas resort Labuan Bajo menuju lokasi kejadian dan menemukan bangkai komodo dalam kondisi sebagaimana dilaporkan oleh masyarakat. Petugas melakukan dokumentasi dan pengambilan data lapangan, termasuk pencatatan posisi temuan, kondisi lingkungan sekitar, serta indikasi penyebab kematian satwa. 

Untuk mencegah pembusukan dan menjaga kebersihan lingkungan, bangkai komodo diangkut ke kantor Resort di Labuan Bajo dan dilakukan pengukuran dan pendataan morfologi tubuh komodo sebagai bagian dari dokumentasi resmi.

Komodo Jantan Masih Remaja

Hasil pengukuran, komodo remaja tersebut diduga jantan dengan panjang kepala 12 centimeter, panjang tubuh keseluruhan 150 centimeter dan panjang ekor 92 centimeter.

Petugas kemudian mengubur bangkai komodo secara layak di area halaman kantor resort dengan memperhatikan aspek kehormatan terhadap satwa dilindungi. Bangkai dibukur mengikuti prosedur standar penanganan bangkai satwa yang berlaku. 

Kepala Resort Labuan Bajo, Sahudin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat yang menyampaikan laporan melalui media sosial.

Menurutnya, peran serta masyarakat dalam memberikan informasi menjadi kunci penting dalam upaya perlindungan dan pengawasan terhadap satwa liar, terutama komodo yang merupakan spesies endemik dan dilindungi oleh undang-undang. 

"Respons cepat dari masyarakat seperti ini sangat membantu kami dalam menindaklanjuti setiap kejadian di lapangan. Kami berharap kerja sama ini terus terjalin, karena pelestarian Komodo bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh pihak," ujarnya, Jumat 24 Oktober 2025.

Dia mengimbau kepada masyarakat dan pengguna jalan agar berhati-hati saat melintasi ruas jalan yang diketahui merupakan bagian dari habitat alami Komodo, terutama di kawasan yang berdekatan dengan hutan, semak, atau jalur perlintasan satwa.