Geger! Mayat Perempuan Ditemukan Terkubur di Kebun Tebu Gedangan Malang, Sebagian Tubuh Terbakar

Warga menemukan mayat perempuan itu pada Senin (13/10/2025) sekitar pukul 20.30. Semula, warga curiga melihat ada tanah gundukan di tengah perkebunan tebu,

Diterbitkan 14 Oktober 2025, 12:32 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Warga Desa Sumberejo, Gedangan, Kabupaten Malang, digegerkan penemuan mayat perempuan di area kebun tebu. Sebagian tubuh korban ditemukan dalam kondisi terbakar, sementara identitasnya masih belum diketahui.

Warga menemukan mayat perempuan itu pada Senin (13/10/2025) sekitar pukul 20.30. Semula, warga curiga melihat ada tanah gundukan di tengah perkebunan tebu. Mereka lapor polisi dan dilakukan penggalian, ternyata terdapat mayat perempuan terkubur di dalamnya.

Kasat Reskrim Polres Malang, AKP Muchammad Nur, mengatakan petugas telah memasang garis polisi untuk mengamankan lokasi kejadian demi kepentingan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara.

"Korban mengalami luka bakar di sebagian tubuhnya," katanya, Selasa, 14 Oktober 2025.

Petugas juga sudah bekerja mencari dan mengumpulkan sejumlah barang bukti di lokasi kejadian. Namun penyidik belum mau membeberkan hasil temuan. Di atas tanah gundukan itu masih terlihat bekas abu sisa pembakaran.

 

Periksa Sejumlah Saksi

Selain itu, petugas telah meminta keterangan dari beberapa saksi penemuan mayat di area kebun tebu tersebut. Keterangan terkait penemuan mayat maupun kemungkinan ada hal mencurigakan sebelumnya di lokasi itu.

Tim Inafis Polres Malang mengevakuasi mayat perempuan tersebut ke RS Saiful Anwar Malang. Tim masih melakukan proses otopsi guna mengetahui identitas korban serta penyebab kematiannya. Dugaan sementara, perempuan itu korban pembunuhan.

"Kami masih menunggu hasil otopsi dan keterangan ahli untuk memastikan penyebab kematian korban," tutur Nur.

Penyidik Polres Malang, lanjut Nur, bakal bekerja secepatnya untuk mengungkap kasus ini. Fokus sementara pada kepastian identitas dan penyebab kematian korban. Warga diimbau segera melapor bila ada anggota keluarga mereka yang hilang.