Liputan6.com, Jakarta Teka-teki kematian mahasiswi Universitas Mataram (Unram) Ni Made Vaniradya Puspa Nutra di Pantai Nipah, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, akhirnya terungkap. Korban dibunuh teman pria bernama Radiet Adiansyah. Sebelum kejadian, keduanya pergi ke Pantai Nipah untuk menikmati senja.
Kepala Polres Lombok Utara AKBP Agus Purwanta menyampaikan bahwa peran Radiet terungkap sebagai pembunuh dari hasil penyidikan.
"Berdasarkan hasil gelar perkara di Direktorat Reskrimum Polda NTB, kami menetapkan yang bersangkutan (Radiet) sebagai tersangka yang diduga melanggar Pasal 338 KUHP dan/atau Pasal 351 ayat (3) KUHP," kata Agus kepada wartawan. Dikutip dari Antara, Minggu (21/09/2025).
Advertisement
Peran Radiet yang sebelumnya sempat ditemukan tidak sadarkan diri di dekat lokasi penemuan jenazah Made Vaniradya itu terungkap dari serangkaian pemeriksaan saksi dan alat bukti lain.
Sedikitnya ada 36 orang yang menjalani pemeriksaan dan menguatkan peran Radiet sebagai tersangka.
Penetapan Radiet diperkuat dengan keterangan ahli pidana, tim forensik yang melakukan autopsi terhadap jenazah Made Vaniradya, kriminolog dan hasil uji DNA bercak darah di lokasi penemuan dari Labfor Polda Bali.
"Pemeriksaan juga dilakukan terhadap tersangka secara tes poligraf dan psikologi. Penetapan kami lakukan Jumat kemarin (19/9)," ucapnya.
Tindak lanjut penetapan, kepolisian kini melakukan penahanan terhadap Radiet yang sebelumnya juga sempat menjalani perawatan medis di rumah sakit akibat luka sobek pada bagian kepala.
Berdasarkan keterangan saksi dan keluarga korban, almarhumah pada Selasa sore (26/8) bersama Radiet pergi menggunakan kendaraan roda dua dari Unram dengan tujuan Pantai Nipah. Niat mereka pergi ingin menikmati senja.
Hingga pukul 24.00 WITA, Made Vaniradya tidak kunjung pulang, sehingga orang tua korban mengecek kepada rekan-rekan kuliah korban.
Mengetahui korban terakhir pergi bersama Radiet menuju Pantai Nipah, keluarga kemudian menuju lokasi untuk melakukan pencarian dan menemukan Made Vaniradya sudah tidak bernyawa.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3267613/original/079814300_1602679710-Kejahatan_Siber.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471519/original/070085400_1782374653-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519902/original/067689300_1782446978-Tugas__41_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262299/original/014349800_1781777647-Tugas__37_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3884477/original/ACg8ocJREsAsdQaP_nhdAJL-16rqd-zqi89ZLO-R1BdRN3rTTbRJxRA%3Ds200.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5356278/original/028767900_1758434809-kapolres-klu-akbp-agus.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258037/original/028342400_1781299407-000_B6XD8QZ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1541481/original/029951000_1489915850-2022-World-Cup-006.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8584006/original/084196900_1782546499-AP26178201151443.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8583299/original/047451600_1782545178-AP26178061252747.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8526854/original/004442800_1782457565-Hong_Myung-bo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8384804/original/025311600_1782263854-kroasia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8581680/original/086573300_1782542126-AP26178050808259.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8208033/original/056349800_1781066890-063_2280813255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8293308/original/041888100_1782155517-AP26173640031261.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8322380/original/064889600_1782191323-063_2282870058.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578726/original/087210500_1782537285-063_2283517405.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578725/original/075292300_1782537284-063_2283517529.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8433303/original/012083200_1782323882-IMG_20260624_233149.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263990/original/053000400_1782043355-IMG_20260621_164329.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5275596/original/009421200_1751883638-52966144-4d5e-45d8-b5a0-8ba1c3fa112a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263345/original/081855100_1781887842-IMG_20260619_205520.v1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3544705/original/095321700_1629348830-ilustrasi-mayat_20170616_132436.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6461876/original/048016500_1779324747-napi-kasus-narkoba-di-lp-banda-aceh-tiba-tiba-meninggal-dunia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260136/original/069719400_1781577134-pengungkapan-kasus-pembunuuhan-drw1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259203/original/001347300_1781491494-kasus-pembunuhan-mks-drw.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259060/original/007936000_1781444278-IMG-20260611-WA0003.jpg)