Kronologi Pria Bogor Habisi Kekasih di Kamar Hotel Sukabumi

Misteri kematian wanita di kamar hotel Sukabumi terungkap. Korban dibunuh pacarnya sendiri. Bagaimana kronologinya?

Diterbitkan 26 Juni 2026, 15:55 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Sukabumi - Tabir gelap kematian seorang wanita berinisial R (53) asal Bogor di sebuah hotel di kawasan Jalan Stasiun, Kota Sukabumi, akhirnya terungkap. Aparat Kepolisian Resor Sukabumi Kota melalui Polsek Cikole berhasil meringkus tersangka berinisial ES (47), yang merupakan kekasih korban.

Penangkapan dilakukan di daerah Cigudeg, Kabupaten Bogor, dalam waktu kurang dari 24 jam setelah jasad korban ditemukan terbujur kaku pada Selasa (23/6/2026) siang.

Berdasarkan keterangan Kapolsek Cikole, Kompol Ma'ruf Murdianto, aksi keji ini dipicu oleh pertengkaran yang berujung pada kekesalan mendalam pelaku.

Berawal dari Niat Wisata yang Kemalaman

Peristiwa tragis ini bermula saat pasangan kekasih yang sudah menjalin hubungan asmara selama satu tahun ini berangkat dari Bogor dengan tujuan awal berwisata ke Palabuhanratu.

Namun, di tengah perjalanan mereka kemalaman, sehingga memutuskan untuk transit dan menginap di salah satu hotel di wilayah Cikole, Kota Sukabumi.

Misteri maut terjadi pada keesokan harinya, Rabu pagi sekitar pukul 09.00 WIB. Pasangan tersebut terlibat cekcok mulut hebat di dalam kamar hotel yang memicu amarah ES.

Saat kekesalannya memuncak dan korban dalam posisi tidur telungkup di atas kasur, pelaku langsung melancarkan aksi kekerasan fatal dari arah belakang.

"Awal emang tanda-tanda kekerasan tidak nampak, tapi kami tetap curiga atas kematian korban ini. Setelah dilakukan autopsi baru muncul dugaan pembunuhan itu," ujar Kompol Ma'ruf Murdianto, Jumat (26/6/2026).

"Pelaku ini karena kesal, korban tidur telungkup. Itu dicekik dari belakang. Itu sesuai dengan yang disampaikan sama ahli forensik waktu autopsi," tambahnya merujuk hasil pemeriksaan tim forensik dr. Nurul Aida Fathlya dari RSUD Syamsudin SH.

 

Kabur ke Sumatera

Usai memastikan korban tidak lagi bernyawa, ES segera merapikan barang-barangnya untuk melarikan diri kembali ke Bogor.

Guna mengulur waktu dan mengelabui petugas hotel, pelaku membawa pergi kunci kamar dan mengunci pintu dari luar. Pelaku juga menggasak barang berharga milik korban seperti ponsel, tas, dan dompet.

Jasad R baru ditemukan pada siang hari sekitar pukul 13.00 WIB oleh karyawan hotel menggunakan kunci cadangan karena korban tidak kunjung melakukan proses check-out.

Polisi yang bergerak cepat melakukan penyelidikan intensif akhirnya berhasil mengendus keberadaan ES di Bogor lewat bukti tiket kereta api yang menjadi petunjuk penting pelarian.

Saat ditangkap, ES diketahui sedang menyusun rencana untuk kabur lebih jauh ke luar Pulau Jawa guna memuluskan alibinya.

"Rencana alasannya dia mau kerja ke luar Jawa, tepatnya di Sumatra. Jadi, itu alibinya dia, cuma akan kami kembangkan," tegas Kompol Ma'ruf.

Atas perbuatan kejinya, ES kini mendekam di sel tahanan Polsek Cikole. Pria asal Bogor tersebut terancam dijerat Pasal 459 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman maksimal hingga 20 tahun penjara.