Geger! Warga Serdang Bedagai Temukan Kerangka Manusia dalam Batang Pohon Aren saat Panen Sawit

Kerangka manusia yang diduga berjenis kelamin laki-laki ditemukan di dalam pohon aren di Dusun I, Desa Pematang Ganjang, Kecamatan Sei Rampah, Serdang Bedagai, Sumatera Utara

Diperbarui 10 September 2025, 01:48 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kerangka manusia ditemukan di dalam pohon aren di Dusun I, Desa Pematang Ganjang, Kecamatan Sei Rampah, Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Selasa (9/9/2025) sekitar pukul 15.00 WIB. Temuan ini membuat geger warga setempat.

Kerangka tersebut pertama kali ditemukan Rian (17) bersama dua rekannya saat sedang memanen buah sawit. Hingga saat ini, kepolisian Polres Serdang Bedagai masih mendalami temuan ini.

Rian menceritakan, saat melihat tulang di dalam pohon aren yang telah tumbang dan mati, ia memberanikan diri untuk membuka pohon tersebut. Ia terkejutnya saat menemukan kerangka manusia yang masih lengkap, hingga akhirnya menarik perhatian warga sekitar.

Tim Polsek Firdaus bersama tim Inafis kemudian turun ke lokasi untuk mengevakuasi kerangka tersebut. Dari kerangka ditemukan sejumlah barang, antara lain korek gas, celana panjang hitam, kaos biru, gelang besi, dan ponsel merek Nokia.

Kapolsek Firdaus AKP Ahmad Albar mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas korban. Ia menghimbau bagi warga yang merasa kehilangan untuk dapat melapor.

"Kami mengimbau bagi warga yang merasa kehilangan keluarga untuk dapat melaporkan ke polsek terdekat," katanya, dikutip dari Antara, Selasa (9/9/2025).

 

 

Pengakuan Warga Setempat

Amelia (55) seorang ibu rumah tangga masih warga setempat mengaku kehilangan anaknya bernama Muhammad Yuda Prawira (23) yang hilang sejak tahun 2023 lalu.

Namun Amelia tidak bisa memastikan kerangka manusia tersebut merupakan anaknya.

"Dari baju yang ditemukan itu bukan baju anak saya, anak saya memang hilang sejak tahun 2023 lalu, namun saya masih menunggu hasil dari pihak kepolisian" papar Amelia.

 

Kenali Gelang Korban

Sementara itu Cut Mutia Sari (26) anak dari Amelia bernaluri korban tersebut adalah adiknya. Ia mengenali gelang yang ditemukan pernah dipakai oleh adiknya yang hilang sejak tahun 2023 tahun lalu.

"Sepertinya itu adik saya, karena pernah melihat gelang yang ditemukan itu dipakai oleh adiknya yang hilang sejak tahun 2023" paparnya.

Kades Pematang Ganjang Sugiono mengatakan pohon aren tersebut sudah mati sejak 4 tahun lalu, lalu tumbang saat terjadi angin puting beliung tiga bulan lalu. Mungkin korban di masukkan ke pohon dengan cara dilubangi, semoga misteri ini segera terungkap. Papar Kades.