Kronologi Pemuda di Tuban Tega Aniaya Ibu Kandung Gara-Gara Uang Rp30.000

Sang ibu harus mengalami luka serius akibat perbuatan keji anaknya tersebut. Kini, pelaku berhasil ditangkap anggota dan meringkuk di sel tahanan Mapolres Tuban.

Diterbitkan 12 Agustus 2025, 01:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta- Ghofur (19), seorang anak warga Desa Maindu, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban, tega menganiaya ibu kandungnya sendiri berinisial P (45), hanya gara-gara uang kembalian Rp30 ribu.

Sang ibu harus mengalami luka serius akibat perbuatan keji anaknya tersebut. Kini, pelaku berhasil ditangkap anggota dan meringkuk di sel tahanan Mapolres Tuban.

“Pelaku ditangkap di rumahnya Montong. Korban masih dirawat di Puskesmas Montong,” terang Kasi Humas Polres Tuban, IPTU Siswanto, Senin (11/8/2025).

Kronologi Kejadian

Peristiwa memilukan itu bermula ketika sang ibu memberikan uang Rp50 ribu kepada Ghofur untuk membeli tabung gas elpiji 3 kilogram. Setelah membeli, ibunya menanyakan uang kembalian sebesar Rp30 ribu.

“Korban saat itu tanya uang kembalian dari membeli elpiji, tapi tidak diberikan,” ungkap Siswanto.

Bukannya menyerahkan uang kembalian, pelaku justru tersulut emosi dan marah-marah di dalam rumahnya. Dia pun langsung memukuli ibunya dengan tangan kosong mengenai muka hingga korban mengalami luka serius.

“Korban saat ini masih mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Montong,” ucap dia.

Pelaku dan Korban Sering Cekcok

Selain kejadian itu, Siswanto menyampaikan kalau selama ini pelaku beberapa kali juga sering cekcok dengan ibunya sendiri. Bahkan melakukan penganiayaan karena masalah sepele di rumahnya sendiri.

“Sebelumnya juga sering konflik dengan ibunya sendiri, pelaku diamankan di rumahnya,” ungkap Siswanto.

Lebih lanjut, pelaku mengaku kalau uang kembaliannya tersebut telah dihabiskan untuk beli pulsa dan ngopi. Kini, Ghofur harus meringkuk di sel tahanan untuk proses hukum lebih lanjut.