Liputan6.com, Malang - Pemerintah Kota Malang bakal merevitalisasi kembali Alun-alun Merdeka menggunakan dana Corporate Social Responbility (CSR). Legislator pun siap mengawal pengerjaan proyek itu agar tidak menjadi agenda promosi terselubung.
Proyek revitalisasi Alun alun Malang alias Alun-alun Merdeka itu akan menelan anggaran sebesar Rp 5,2 miliar bersumber dari CSR Bank Jatim. Pelaksanaannya menunggu Memorandum of Understanding (MoU) antara pihak bank plat merah itu dengan Pemkot Malang.
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengatakan penandatangan MoU terbaru antara Pemkot dengan pihak Bank Jatim rencananya akan dilakukan pada Senin pekan depan. Hari itu sekaligus juga bakal diproses Surat Perintah Kerja (SPK).
Advertisement
"Insya Allah Senin depan, setelah itu segera dimulai pengerjaan," kata Wahyu, Rabu (16/7/2025) kemarin.
Proyek revitalisasi ditarget rampung selama 105 hari. Alun-alun bakal ditutup total selama proses pengerjaan. Sedangkan Pedagang Kaki Lima (PKL) di sekitar akan dipindah sementara ke lokasi khusus yang sejauh ini belum ditentukan letaknya.
"Lokasi baru PKL yang pasti tidak jauh dari situ," ucap Wahyu.
Revitalisasi Alun-alun Malang memanfaatkan CSR Bank Jatim dicanangkan sejak 2023 silam. Bahkan sempat digelar peletakkan batu pertama oleh Sutiaji Wali Kota Malang periode itu. Namun setelah itu realisasinya selalu molor.Â
Pengerjaannya kemungkinan bisa direalisasikan pada 2025 ini setelah pembaharuan MoU dan penyesuaian Rencana Anggaran Biaya (RAB). Pembenahan meliputi area playground, penambahan lampu taman dan toilet.
Pihak Bank Jatim juga akan memasang plakat nama bank di area itu. Wahyu Hidayat menepis ada pencitraan terselubung pihak bank dibalik proyek revitalisasi daripada kepedulian sosial.
"Ada lima titik saja (plakat bank), ini bukan branding tapi CSR," ujarnya.
Revitalisasi Alun alun Malang ini bukanlah yang pertama. Ruang terbuka hijau yang dibangun pada masa kolonial ini pernah direvitalisasi pada 2015 silam menggunakan CSR dari Bank BRI dengan anggaran ketika itu mencapai Rp 5,9 miliar.
Tak Boleh Jadi Promosi Terselubung
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1233298/original/056264200_1463219115-Alun_-_Alun_Kota_Malang__2_.jpg)
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita mengatakan dewan akan mengawal pelaksanaan revitalisasi Alun-alun Malang agar pengerjaannya selesai tepat waktu.
"Tentu harus sesuai dengan MoU antara kedua belah pihak. Kami akan awasi agar tidak molor," ujarnya.
Legislator juga ingin memastikan proyek revitalisasi tidak dimanfaatkan menjadi promosi terselubung pihak pemberi CSR. Bahwa plakat atau pun papan reklame yang dipasang terlampau banyak yang justru merugikan Kota Malang.
Sayangnya, Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang khusus mengatur CSR masih dalam tahap Program Legislasi Daerah (Prolegda). Diharapkan pada tahun ini bisa disahkan agar dapat jadi aturan dalam penyaluran CSR di Kota Malang.
"Kalau Perda itu selesai akan lebih mudah mengawasi supaya tidak terlihat promosi berbalut CSR," ucap Amithya.
Pembenahan Alun-alun Merdeka Malang ini sendiri diharapkan bakal membuat salah satu taman kota ini jadi lebih nyaman dan indah. Serta menjadikan ruang publik yang nyaman dan aman untuk anak-anak dan lebih inklusif.Â
Â
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264115/original/018567300_1782092996-Tugas__39_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258254/original/075445200_1781330306-Tugas__34_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263843/original/065734300_1782021578-Tugas__38_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5370367/original/028709700_1759546468-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-10-04T093301.745.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/431415/original/picture.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2052034/original/074923200_1522752746-DSC_1390.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264299/original/095323600_1782105973-AP26172695358194.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257116/original/079220400_1781213800-000_B6TP7D2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264149/original/054877000_1782096496-063_2282689905-Timnas_Mesir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264181/original/054321300_1782097612-063_2282690679.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260382/original/054470700_1781590662-063_2281748273.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264068/original/012778200_1782078495-000_B7TT4GU.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264045/original/061909400_1782061462-063_2282633998.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264088/original/090012000_1782087024-000_B7TY6Z7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264089/original/060388300_1782087027-000_B7TZ2WM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264097/original/098152700_1782090739-AP26172582885325.jpg)