Liputan6.com, Bandung - Dalam tradisi masyarakat muslim, 10 Muharram tahun Hijriah, memiliki tempat istimewa, antara lain dimaknai sebagai hari Lebaran Yatim. Dalam rangka tersebut, sebanyak 56 santri di Pesantren Tahfidz Quran Al Muqarrabun Pangalengan, Kabupaten Bandung, mendapat bantuan dari umat.
Melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Barat (Jabar), puluhan anak itu menerima 56 paket perlengkapan sekolah yang diharapkan dapat menumbuhkan semangat mereka dalam menuntut ilmu.
Tak hanya itu, perlengkapan tidur seperti kasur juga bagikan sebanayk 7 unit, agar para santri bisa beristirahat dengan lebih nyaman dan layak di tengah fasilitas yang terbatas.
Advertisement
Sementara itu, sedekah daging sebanyak dua ekor domba disembelih dan dibagiakn kepada para santri yatim dan masyarakat sekitar lingkungan pesantren, sebagai bentuk kepedulian dan upaya berbagi kebahagiaan bersama di bulan mulia Muharram ini.
Kondisi keterbatasan ekonomi di daerah seperti Pangalengan membuat anak-anak yatim di pesantren ini kerap menghadapi tantangan dalam memenuhi kebutuhan dasar, baik pendidikan maupun kehidupan sehari-hari.
"Anak-anak yatim adalah amanah kita bersama. Di bulan yang mulia ini, kami ingin menghadirkan senyum di wajah mereka dan mengingatkan masyarakat luas bahwa berbagi itu tidak harus menunggu kaya. Kita bisa mulai dari yang kecil, tapi dilakukan dengan cinta dan niat yang tulus," ujar Wakil Ketua I Baznas Provinsi Jawa Barat, Ir. Rachmat Ari Kusumanto, lewat keterangan pers, Kamis, 10 Juli 2025.
Rachmat juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung program-program sosial dan kemanusiaan melalui zakat, infak, dan sedekah. Dengan bersama-sama, kita bisa menjangkau lebih banyak anak-anak yatim dan dhuafa di berbagai pelosok Jawa Barat.
“Donasi yang masyarakat berikan ke Baznas Jabar, akan terus digunakan untuk mendukung program-program sosial kemanusiaan. Karena dengan bersama-sama kita bisa menjangkau lebih banyak anak yatim dan dhuafa di berbagai pelosok di Jawa Barat” katanya.
Momentum bulan Muharram, khususnya pada tanggal 10, memiliki tempat istimewa dalam tradisi Islam. Umat Muslim diajak untuk meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW, salah satunya dengan menunjukkan kasih sayang dan kepedulian kepada anak yatim.
Tradisi Lebaran Yatim menjadi momen penting untuk berbagi kebahagiaan dan memberikan perhatian khusus kepada mereka yang kehilangan figur orang tua dalam hidupnya.
Mengapa Disebut Lebaran Yatim?
Mengutip laman Baznas, Nabi Muhammad SAW menganjurkan umat Islam untuk memuliakan dan menyantuni anak yatim pada bulan Muharram. Karena itu, umat Islam harus mengetahui alasan Kenapa Bulan Muharram Disebut Lebaran Anak Yatim.
Tepatnya pada tanggal 10 Muharram atau hari Asyura, umat Islam menyebut hari tersebut sebagai lebaran anak yatim. Penyebutan ini dikarenakan pada bulan Muharram terutama tanggal 10 merupakan hari yang istimewa dan memiliki keutamaan.
Lebaran Anak Yatim bukan hanya sekadar tradisi, melainkan cerminan kemanusiaan dan keimanan. Karena dengan cara ini, umat Islam dapat memberikan kebahagiaan dengan anak Yatim.
Selain itu, Allah SWT di dalam Al-Quran memberikan anjuran tentang menyantuni dan membahagiakan anak yatim dalam Surah Al-Baqarah ayat 220 yang artinya:
“Mereka menanyakan kepadamu (Nabi Muhammad) tentang anak-anak yatim. Katakanlah, Memperbaiki keadaan mereka adalah baik! Dan jika kamu mempergauli mereka, maka mereka adalah saudara-saudaramu. Allah mengetahui orang yang berbuat kerusakan dan yang berbuat kebaikan.”
Dikutip dari laman NU Online, merujuk keterangan dari pendapat Imam at-Thabari dalam kitab Tafsir at-Thabari, ia menjelaskan bahwa Allah SWT menurunkan ayat di atas untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan orang-orang yang hidup bersama anak yatim yang telah mencampur hartanya dengan harta mereka.
Pada ayat di atas juga dijelaskan yang terpenting dalam hal ini adalah pemeliharaan yang baik terhadap anak-anak yatim dengan tidak menyia-nyiakan hidupnya, tidak menelantarkannya, serta terjamin ketentraman dan kesejahteraannya.
Bukan hanya itu, terdapat berbagai keutamaan dan keistimewaan dalam menyantuni anak yatim selain merupakan anjuran. Di mana Allah SWT menjanjikan pahala yang sangat istimewa kepada orang-orang yang menyantuni dan menyayangi anak yatim. Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda dalam salah satu hadits yang artinya:
"Aku dan orang yang merawat anak yatim seperti ini dalam surga.” Kemudian nabi memberi isyarat dengan jari telunjuk dan jari tengah, seraya sedikit merenggangkannya.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Dari keterangan hadist di atas bahwa dapat disimpulkan orang yang mampu menyantuni anak yatim, ia akan mendapat keutamaan dan kemuliaan. Kemulian tersebut yaitu akan ditempatkan di dalam surga berdekatan dengan Rasulullah SAW.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8968722/original/090452400_1782980277-cek_fakta_-_tenaga_pendamping_masyarakat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562012/original/067915900_1776772441-Cek_fakta_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5280206/original/089286000_1752216450-WhatsApp_Image_2025-07-10_at_15.45.30.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264149/original/054877000_1782096496-063_2282689905-Timnas_Mesir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8929510/original/065051700_1782959692-bos7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776148/original/089087200_1782856721-France_s_Kylian_Mbappe__left__celebrates_with_his_teammate_ousmane_dembele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776140/original/038104800_1782846348-063_2284057834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711662/original/096717100_1782792792-korsel_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8864051/original/078185200_1782929110-063_2284211401.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8933715/original/054098500_1782962062-AP26183008148565.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8920532/original/092816500_1782954338-AP26183030266108.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262489/original/072589900_1781818934-Switzerland_s_Johan_Manzambi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8888290/original/030850900_1782938816-Senegal_s_Habib_Diarra__21__scores_their_first_goal_against_Belgium_goalkeeper_Thibaut_Courtois.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8898171/original/047299800_1782942914-Belgium_s_Romelu_Lukaku_senegal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5159323/original/011934800_1741710369-zakat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5087411/original/003801200_1736406649-1736398582844_perbedaan-zakat-fitrah-dan-zakat-mal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3131336/original/096796200_1589779341-17073.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4993514/original/090860500_1730893169-fungsi-zakat-mal-adalah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5306820/original/071372600_1754450668-baznas_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5520727/original/068518600_1772632586-afff2746-6afc-4052-82f4-7a1498130769.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5514269/original/070613600_1772085444-Tato.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5512519/original/086223200_1771983814-IMG_20260224_224240.v1.jpg)