Pelaku UMKM Palembang Ikuti Studi Banding Nasional

Program ini tak hanya bertujuan untuk memberikan apresiasi, akan tetapi juga mendukung peningkatan kapasitas serta kepercayaan diri nasabah untuk terus tumbuh bersama.

Diperbarui 11 Juli 2025, 09:06 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Palembang - Komitmen dalam mengembangkan usaha mikro dan loyalitas dalam kelompok menjadi tiket emas bagi 30 pelaku usaha nasabah PNM Mekaar Palembang untuk mengikuti kegiatan studi banding bertajuk #SehariBerbagiInspirasi.

Kegiatan ini dirancang sebagai bentuk apresiasi sekaligus penguatan kapasitas bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya mereka yang telah menunjukkan konsistensi dalam membangun usaha di tengah keterbatasan.

Rombongan peserta yang terdiri dari ketua kelompok pelaku usaha ini berkunjung ke sentra produksi Pempek Honey, salah satu UMKM kuliner yang sukses di Kota Palembang.

Di sana, peserta mendapat kesempatan belajar langsung dari proses produksi, pengemasan, hingga strategi pemasaran yang diterapkan oleh pemilik usaha.

“Melihat langsung dapur produksi pempek dan cara mereka menjaga kualitas produk sangat membuka wawasan kami. Kami jadi tahu pentingnya branding dan menjaga konsistensi rasa,” ujar Mita Listaria, salah satu peserta studi banding.

Mita merupakan pelaku usaha kuliner bakso yang memulai bisnis dari teras rumahnya. Kini, ia telah memiliki ruko sendiri dan memberanikan diri memperluas usahanya. Baginya, kegiatan ini bukan hanya tentang penghargaan, tapi juga momentum berharga untuk belajar dan membangun jaringan dengan sesama pelaku usaha.

Tak hanya berfokus pada pembelajaran teknis, kegiatan ini juga dirancang sebagai ruang rekreasi dan refleksi bagi para peserta. Setelah kunjungan industri, mereka diajak menyusuri Sungai Musi, mengunjungi Bayt Al-Qur’an Al-Akbar, serta berkunjung ke Museum Sultan Mahmud Badaruddin II untuk memperkaya pengetahuan budaya.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Divisi Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) PT Permodalan Nasional Madani (PNM) yang selama ini dikenal aktif mendampingi pelaku usaha ultra mikro, terutama perempuan, di seluruh Indonesia.

Melalui kegiatan seperti ini, PNM ingin menunjukkan bahwa pendampingan usaha tidak hanya sebatas pembiayaan, tetapi juga menyasar aspek pembelajaran dan pemberdayaan secara holistik.

Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi, menegaskan bahwa program #SehariBerbagiInspirasi merupakan wujud nyata dari semangat perusahaan untuk “Tumbuh, Peduli, dan Menginspirasi”. Menurutnya, pelaku usaha perempuan memiliki peran penting dalam penggerak ekonomi lokal dan layak mendapatkan dukungan menyeluruh.

“Kami ingin nasabah merasa dihargai atas kerja keras mereka. Reward ini bukan sekadar bentuk apresiasi bagi mereka yang telah menunjukkan kinerja baik, tetapi juga bagian dari komitmen kami untuk tumbuh bersama para pelaku usaha di setiap langkah mereka,” ujar Arief.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kepercayaan diri para pelaku usaha untuk terus bertumbuh dan berinovasi, sekaligus memperkuat jaringan sosial antaranggota kelompok.

PNM optimistis, pendekatan terintegrasi yang mencakup pembiayaan, pendampingan, dan penghargaan akan menjadi fondasi kuat dalam membangun ekonomi kerakyatan yang inklusif.

Melalui semangat saling belajar dan saling menginspirasi, pelaku usaha mikro khususnya perempuan didorong untuk naik kelas dan menciptakan perubahan positif di lingkungan mereka masing-masing.

Dengan menyinergikan kekuatan individu dan komunitas, kegiatan studi banding seperti ini bukan hanya memberi wawasan baru, tetapi juga menumbuhkan semangat baru dalam menghadapi tantangan usaha di masa depan.