Korban Meninggal Tragedi Kapal Tenggelam di Selat Bali Dievakuasi ke RS Jembrana

Diketahui per Kamis 3 Juli 2025 pukul 13.00 WIB, penumpang kapal tenggelam yang berhasil ditemukan berjumlah 35 orang, dengan rincian 31 selamat dan 4 meninggal dunia.

Diperbarui 03 Juli 2025, 13:23 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Banyuwangi Korban meninggal tragedi kapal tenggelam KMP Pratama Jaya dievakuasi ke RSUD Jembrana Bali. Diketahui per Kamis 3 Juli 2025 pukul 13.00 WIB, penumpang korban kapal tenggelam yang sudah berhasil ditemukan berjumlah 35 orang, dengan rincian 31 selamat dan 4 meninggal dunia.

"Korban meninggal dunia masih dievakusi oleh tim gabungan ke RSUD Jembrana. Sedangkan korban selamat masih dilakukan pendataan di Pelabuhan ASDP Gilimanuk," kata Kepala Basarnas Surabaya, Nanang Sigit, Kamis (3/7/2025).

Sejauh ini tim gabungan masih berlangsung pencarian di perairan Selat Bali yang menghubungkan antara Pelabuhan Ketapang - Gilimanuk.

"Tim gabungan masih menyisir pantai di sekitar Selat Bali sudah sejauh 3 mil," tegasnya.

Namun, lanjut Nanang Sigit, bilamana pencarian penumpang kapal tenggelam KMP Tunu Pratama Putra belum juga ketemu, maka pencarian akan diperluas.

"Hari ini kami fokuskan mencari penumpang yang terdampar maupun yang masih berada dipermukaan," jelasnya.

Sebelumnya, KMP Tunu Pratama Jaya dikabarkan tenggelam pada Rabu 2 Juli 2025 sekitar pukul 23.20 WIB dengan mengangkut sejumlah kendaraan, 53 penumpang dan 12 kru kapal. 

Perlu diketahui, saat ini telah disiagakan tiga pos pemantau proses penanganan korban tenggelam KMP Tunu Putra Jaya. Selain di Pelabuhan Ketapang sendiri, juga diaktif pos di Pelabuhan Tanjungwangi dan Pelabuhan Boom.

Sementara itu untuk keluarga penumpang yang mencari informasi terkait perkembangan terbaru, dapat menghubungi dua nomor telepon yang menjadi pusat layanan informasia, yakni: nomor kontak di 081234429667 dan 082360703299, dan bisa langsung ke Pelabuhan Ketapang, di pusat informasi di monitoring room serta ruang tunggu.

 

Â