Sosok Agam Rinjani dan Upaya Evakusi Juliana Marins dari Dasar Jurang Gunung Rinjani

Usai terkendala banyak rintangan, tubuh pendaki Wanita asal Brasil yang terperosok masuk ke jurang Gunung Rinjani dan ditemukan meninggal dunia, akhirnya bisa dievakuasi.

Diperbarui 26 Juni 2025, 21:09 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Mataram - Usai terkendala banyak rintangan, tubuh pendaki wanita asal Brasil yang terperosok masuk ke jurang Gunung Rinjani dan ditemukan meninggal dunia, akhirnya bisa dievakuasi tim SAR Gabungan dan dibawa turun dari puncak gunung, untuk dipulangkan ke negara asalnya.

Agam Rinjani menjadi sosok yang menjadi sorotan dalam upaya evakuasi pendaki Brasl bernama lengkap Juliana de Souza Pereira Marins (27) tersebut.

Upayanya melakukan evakuasi tubuh Juliana Marins mendapat perhatian publik usai dirinya membagian video proses evakuasi jenazah Juliana dari dasar jurang dengan kedalaman ekitar 600 meter.

Melalui akun Instagramnya @agam_rinjani, dirinya sempat mengunggah story dan menceritakan bagaimana dirinya sampai menginap di pinggir tebing saat proses evakuasi berjalan.

"Kami menginap di pinggir tebing yang curam 590 meter bersama Juliana 1 malam dengan memasang ancor supaya tidak ikut meluncur lagi 300 meter," tulisnya, Kamis (26/6/2025).

Saat itu juga, Agam membagikan cerita saat dia dan teman relawan bermalam di tebing bersama Juliana yang tengah dievakuasi melalui unggahan akun Instagramnya.

"Setelah memastikan kondisi korban telah meninggal kami gabungan team relawan menjaga korban dan bermalam di tebing vertical yang curam dan kondisi bebatuan yang labil berjarak 3 meter dari korban, sambil menunggu team yang lain untuk mengangkat korban dari atas," tulisnya lagi.

 

 

Minta Maaf

Agam Rinjani sendiri mempunyai nama asli Abdul Haris Agam. Pemilik sertifikat Vertical Rescue Kecelakaan Pendaki i Lereng Gunung Rinjani, dalam sebuah wawancara mengaku sudah ratusan kali mendaki Gunung Rinjani. Namanya kini tengah menjadi sorotan usai berhasil mengevakuasi tubuh Juliana, pendaki Brasil yang jatuh ke jurang Gunung Rinjani.

Sementara itu, dalam video yang diunggah akun X @aingrewhuy, Agam menyampaikan permohonan maaf kepada seorang perempuan yang diduga keluarga Juliana. Dalam video tersebut Agam mengatakan, "Minta maaf karena tidak bisa membawa Juliana pulang dengan selamat, karena kondisi medan yang berat dan terlalu jauh ke bawah."