Mengenal Cungkring Pak Jumat, Destinasi Kuliner Legend di Bogor

Cungkring merupakan salah satu kuliner tradisional khas Indonesia yang berasal dari Kota Bogor, Jawa Barat. Adapun salah satu tempat legendaris untuk menikmati hidangan ini adalah Cungkring Pak Jumat.

Diterbitkan 04 Juli 2025, 17:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Bandung - Cungkring merupakan salah satu kuliner tradisional khas Indonesia yang berasal dari Kota Bogor, Jawa Barat. Makanan ini tergolong unik karena menggunakan bagian-bagian sapi yang jarang diolah menjadi makanan utama, seperti kikil, kulit, dan bagian kepala sapi.

Nama "cungkring" sendiri diyakini berasal dari bahasa Sunda yang merujuk pada bagian tubuh sapi yang digunakan dalam hidangan ini. Cungkring biasanya disajikan bersama lontong, sambal kacang, dan kerupuk, menciptakan kombinasi rasa yang khas.

Adapun hidangan ini sering dijajakan oleh pedagang keliling di pagi hari dan menjadi pilihan sarapan favorit warga Bogor. Cita rasanya yang gurih dan manis berasal dari bumbu kacang yang disiramkan di atas potongan kikil dan lontong.

Kemudian tekstur kikil yang kenyal berpadu dengan bumbu kacang yang kental menjadikan cungkring terasa lezat dan mengenyangkan. Makanan ini juga biasa ditambahkan taburan kelapa sangrai yang digoreng kering menambah aroma dan rasa yang khas.

Salah satu keunikan cungkring adalah cara pengolahannya yang memerlukan ketelatenan. Kikil dan bagian kepala sapi harus direbus lama hingga empuk agar mudah dikunyah dan tidak amis.

Setelah itu, bahan-bahan tersebut dipotong kecil-kecil sebelum disajikan dan disiram dengan bumbu khasnya. Kemudian di Bogor sendiri terdapat salah satu tempat makan cungkring legendaris yaitu Cungkring Pak Jumat.

Apa Itu Cungkring Pak Jumat

Cungkring Pak Jumat merupakan salah satu kuliner legendaris yang berasal dari Kota Bogor, Jawa Barat. Cungkring sendiri merupakan hidangan khas yang berbahan dasar kikil, kulit sapi, dan bagian kepala sapi lainnya.

Makanan ini biasanya disajikan dengan bumbu kacang dan lontong dan Cungkring Pak Jumat konon sudah berjualan sejak tahun 1970-an. Berkat kelezatan dan konsistensi rasanya, cungkring ini terus diminati hingga kini dan menjadi ikon sarapan pagi warga Bogor.

Cungkring Pak Jumat biasanya disajikan dengan cara pikulan dan dijual di sekitar Jalan Suryakencana, kawasan pecinan yang juga dikenal sebagai pusat kuliner Bogor. Selain itu, karena popularitasnya tidak jarang pembeli harus antre sejak pagi hari karena cepat habis.

Tempat makan ini telah menjadi ikon kuliner yang wajib untuk dicoba para wisatawan ketika mengunjungi Bogor.

Daya Tarik Cungkring Pak Jumat

Cungkring Pak Jumat memiliki daya tarik utama berasal dari keunikan hidangan dan cita rasanya. Selain itu, kuliner ini juga masuk dalam ikon legendaris yang telah berjualan selama puluhan tahun.

Adapun keunikan dari hidangan cungkring di tempat ini adalah bumbu kacangnya yang khas dengan rasa gurih membedakan dari hidangan lainnya. Kemudian potongan kikil sapi yang empuk menyajikan cita rasa yang autentik dan menggugah selera.

Lokasinya yang strategis di kawasan Jalan Suryakencana juga menjadi daya tarik tersendiri dan menjadikannya mudah diakses. Harga makanannya juga dikenal ramah di kantong sehingga jadi salah satu alasan tempat ini selalu ramai pengunjung.

Sebagai informasi, destinasi kuliner ini biasanya hanya menerima pembayaran secara tunai sehingga para pembeli dianjurkan untuk siap membawa uang tunai. Lokasinya juga berada di pinggir jalan sehingga terbatas tempat duduk ketika makan langsung.

Lokasi Cungkring Pak Jumat

Cungkring Pak Jumat berada di Suryakencana St No. 285, Babakan Pasar, Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat. Tempat ini biasanya memiliki jadwal buka setiap hari pukul 07.00 hingga 21.00 WIB.

Selain itu, destinasi kuliner ini tidak jauh dari kawasan populer Kebun Raya Bogor hanya berjarak sekitar 1 km atau 5 menit berkendara. Masyarakat yang gemar berjalan kaki bisa menempuh waktu sekitar 14 menit berjalan.

Sementara itu, perjalanan dari Stasiun Kereta Api Bogor harus menempuh sekitar 4,3 km atau 19 menit berkendara. Adapun tempatnya bisa ditemukan dengan mudah karena berada di kawasan kuliner populer di Suryakencana, Bogor.

Bagi pelanggan yang membawa kendaraan pribadi harus mencari lahan parkir sendiri karena tempatnya yang terbatas.