Liputan6.com, Bandung - Indonesia merupakan negara kepulauan yang dikaruniai kekayaan alam luar biasa baik di darat maupun lautnya. Dari Sabang sampai Merauke, bentangan alam yang eksotis menjadi daya tarik wisata yang tak pernah habis untuk dijelajahi.
Salah satu destinasi yang kini masih mencuri perhatian karena alamnya adalah Kepulauan Banda Neira. Keindahan yang masih asri, jauh dari hiruk-pikuk kota besar, membuat tempat ini terasa seperti surga tersembunyi di timur Indonesia.
Kepulauan Banda Neira dikenal sebagai destinasi impian bagi para pencinta alam dan wisatawan yang menggemari keindahan laut. Laut biru jernih, terumbu karang yang masih alami, serta kehidupan bawah laut yang kaya menjadikannya tempat impian.
Advertisement
Banyak penyelam profesional dari dalam dan luar negeri yang memasukkan Banda Neira dalam daftar lokasi selam terbaik mereka. Tak hanya alam bawah lautnya lanskap daratan di kepulauan ini juga tidak kalah memikat.
Di Banda Neira, pengunjung bisa menikmati pemandangan gunung api Banda yang megah, hamparan kebun pala, hingga bangunan-bangunan bersejarah peninggalan masa penjajahan Belanda.
Paduan antara alam dan sejarah menciptakan pengalaman wisata yang unik cocok bagi mereka yang ingin merasakan perjalanan berbeda dan bermakna. Selain itu, masyarakat lokal yang ramah dan budaya setempat yang kental menjadi pelengkap menarik.
Adapun berikut ini rangkuman sejumlah pulau di Banda Neira yang populer karena keindahan alamnya.
6 Pulau Cantik yang Ada di Kepulauan Banda Neira
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2369424/original/099368800_1538101703-2.jpg)
1. Pulau Nailaka
Pulau Nailaka adalah pulau kecil tak berpenghuni yang terletak di timur Kepulauan Banda. Keindahan alamnya terletak pada pasir putih bersih dan air laut yang sangat jernih menjadikan pulau ini sebagai tempat favorit untuk bersantai dan menikmati keindahan alam.
Saat air laut surut terbentuk jalan pasir alami yang menghubungkan Pulau Nailaka dengan Pulau Rhun menciptakan pengalaman unik bagi wisatawan. Bawah laut Pulau Nailaka masih sangat alami dan cocok untuk aktivitas snorkeling ringan.
Terdapat pemandangan terumbu karang yang berwarna-warni menjadi rumah bagi berbagai jenis ikan tropis yang bisa dinikmati hanya beberapa meter dari bibir pantai. Banyak pengunjung menyebut suasana di pulau ini terasa tenang dan seolah berada di pulau pribadi.
2. Pulau Hatta
Pulau Hatta terkenal sebagai salah satu spot terbaik untuk menyelam dan snorkeling di Banda Neira. Pasalnya air laut yang sangat jernih dan terumbu karang yang masih alami menjadi magnet bagi wisatawan yang mencintai kehidupan bawah laut.
Selain wisata bahari, Pulau Hatta juga memiliki pantai berpasir putih yang cocok untuk bersantai. Pengunjung yang menginap di homestay lokal bisa menikmati suasana desa yang masih sangat alami dan jauh dari keramaian.
Selain itu, kombinasi antara alam bawah laut yang kaya dan keramahan penduduk lokal membuat Pulau Hatta menjadi destinasi favorit di Banda Neira. Tempatnya cocok bagi wisatawan yang ingin mengeksplorasi alam dan budaya sekaligus.
Advertisement
Rekomendasi Berikutnya
3. Pulau Pisang
Pulau Pisang atau Pulau Sjahrir merupakan lokasi favorit bagi para penyelam karena memiliki terumbu karang yang sangat sehat. Pulau ini dikelilingi oleh dinding karang vertikal yang menjadi rumah bagi berbagai jenis biota laut.
Kondisi geografis Pulau Pisang sangat mendukung untuk drift diving yakni menyelam mengikuti arus laut. Hal ini menjadi pengalaman menyelam yang menantang dan sekaligus menyenangkan karena penyelam dapat melihat pemandangan bawah laut yang sangat kaya.
Pulau Pisang juga memiliki nuansa asri dan alami dan keasriannya serta indahnya laut menjadikan tempat ini ideal bagi mereka yang mencari pelarian dari hiruk-pikuk kehidupan sehari-hari.
4. Pulau Rhun
Pulau Rhun memiliki sejarah panjang sebagai pusat perdagangan rempah-rempah di masa kolonial. Namun selain nilai historis, pulau ini juga menawarkan keindahan alam yang menawan.
Pantai-pantainya yang masih alami dengan air laut yang jernih cocok untuk kegiatan snorkeling maupun berenang. Ketika air laut surut, pengunjung bisa menyusuri jalur pasir yang menghubungkan Rhun dengan Nailaka.
Fenomena alam ini menjadi salah satu daya tarik utama wisatawan karena memungkinkan mereka berjalan kaki dari satu pulau ke pulau lainnya. Keindahan alam berpadu dengan momen unik ini menjadi pengalaman tak terlupakan.
Selanjutnya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4476358/original/019618000_1687398756-Benteng.jpg)
5. Pulau Ai
Pulau Ai dikenal sebagai destinasi selam unggulan di Banda Neira yang memiliki pemandangan terumbu karang hanya beberapa meter dari bibir pantai menjadikannya salah satu lokasi diving terbaik dengan visibilitas tinggi.
Di pulau ini penyelam bisa melihat berbagai spesies seperti penyu, hiu karang, dan ikan besar lainnya. Selain diving, Pulau Ai juga memiliki pantai yang memikat dengan pasir putih halus dan air laut yang tenang.
Wisatawan bisa bersantai di homestay lokal sambil menikmati suasana desa nelayan yang tenang. Kehidupan masyarakat di Pulau Ai sangat bersahaja, memberikan pengalaman berbeda bagi wisatawan yang ingin mengenal budaya lokal.
6. Pulau Banda Besar
Pulau Banda Besar atau Lonthoir dikenal sebagai salah satu pulau terbesar di Kepulauan Banda. Salah satu daya tarik utama di pulau ini adalah bentang alamnya yang menghadap langsung ke kaldera Gunung Api Banda.
Di Banda Besar juga terdapat perkebunan pala yang masih aktif sejak zaman kolonial Belanda. Wisatawan bisa mengunjungi rumah-rumah tua peninggalan Belanda serta benteng bersejarah seperti Fort Hollandia dan Fort Concordia.
Masyarakat yang tinggal di Banda Besar juga masih menjaga tradisi dan budaya lokal yang menarik. Selain menikmati keindahan alam, pengunjung juga bisa merasakan suasana khas pedesaan yang ramah dan bersahabat.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8668432/original/066093000_1782703201-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T101610.906.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471519/original/070085400_1782374653-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5463779/original/049305200_1767670885-Screenshot_2026-01-06_103951.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4919749/original/034086800_1723781524-000_36EC7XK.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4848716/original/083130700_1717129757-sanjia-jay-8nYYNJGmqeo-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/827404/original/069659300_1510203910-WhatsApp_Image_2017-11-09_at_12.04.27.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259253/original/099827400_1781493084-AP26165774269127.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4864218/original/041026400_1718404435-AP24166759629724.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263966/original/082388400_1782038241-000_B7RC3ZV.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5415752/original/060786800_1763419826-000_84BP8PA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8525155/original/017274300_1782455154-AP26176798846634.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8452334/original/003376600_1782349228-ney.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259033/original/064642600_1781436681-000_B6Z637Y.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8668326/original/051794500_1782703035-AP26179791541483.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259121/original/085743200_1781464083-063_2281573951.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5540213/original/078998400_1774689981-AP26086742238879.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5241643/original/000306500_1749004088-AP25154539148672.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569069/original/096762800_1777430560-106-sanus-banda-2.jpeg)