Mengenal Soto Marjuk, Kuliner Legendaris di Tangerang

Kota Tangerang sering kali dikenal sebagai kota industri yang sibuk dan padat aktivitas tetapi masih ada destinasi kuliner menarik untuk dijelajahi salah satunya Soto Marjuk.

Diterbitkan 31 Mei 2025, 12:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Bandung - Kota Tangerang sering kali dikenal sebagai kota industri yang sibuk dan padat aktivitas terutama karena banyaknya kawasan pabrik dan perkantoran. Namun dibalik kesan tersebut, Tangerang juga menyimpan sisi menarik yang patut dieksplorasi.

Salah satunya adalah kekayaan kuliner khas Indonesia yang tersebar di berbagai sudut kota. Berbagai pilihan makanan tradisional hingga modern dapat ditemukan dengan mudah sehingga menjadi surga bagi para pecinta kuliner.

Banyak tempat makan di Tangerang yang menyajikan hidangan khas Nusantara seperti soto Betawi, nasi uduk, sate Padang, hingga makanan khas Betawi lainnya. Salah satu kawasan yang cukup terkenal dengan kulinernya adalah Pasar Lama Tangerang.

Tempat tersebut membantu pengunjung menemukan berbagai makanan khas yang telah ada sejak puluhan tahun lalu dan menjadi bagian dari warisan budaya lokal. Pasar Lama kini bahkan telah menjadi destinasi wisata kuliner yang ramai dikunjungi saat akhir pekan.

Selain Pasar Lama, kawasan seperti BSD dan Alam Sutera juga menghadirkan ragam restoran dan warung makan yang menawarkan sajian khas daerah Indonesia dari Sabang sampai Merauke.

Menariknya banyak tempat kuliner di Tangerang saat ini juga menawarkan konsep kekinian yang digabungkan dengan makanan tradisional. Misalnya, penyajian nasi liwet dengan nuansa cafe modern atau tempat makan lesehan dengan dekorasi yang Instagramable.

Namun, bagi pencinta makanan legendaris terdapat salah satu destinasi kuliner yang wajib dicoba di Tangerang yaitu Soto Marjuk.

Mengenal Soto Marjuk

Melansir dari beberapa sumber, Soto Marjuk merupakan destinasi kuliner yang populer dan legendaris karena telah berdiri sejak 1970-an. Tempat makan ini sudah memiliki banyak pelanggan yang bahkan secara turun temurun disukai.

Adapun tempat makan ini terkenal dengan menu soto berisi kikil sapi dan bihun yang disiram kuah segar dan gurih. Kemudian sang penjual berdagang di pinggir jalan dengan suasana yang sederhana.

Meskipun termasuk destinasi kuliner kaki lima tempat ini selalu ramai oleh pengunjung dan jadi buruan pembeli dari warga lokal dan wisatawan. Soto Marjuk juga populer jadi spot menyantap makanan ketika kuliner malam.

Harga yang ditawarkan juga cukup terjangkau karena mulai dari Rp 20 ribu untuk satu porsinya.

Daya Tarik Soto Marjuk

Soto Marjuk merupakan salah satu kuliner legendaris di Kota Tangerang yang telah memikat hati para pecinta makanan sejak tahun 1970-an. Soto ini telah diteruskan oleh generasi ke generasi dari pemilik awalnya.

Keunikan Soto Marjuk terletak pada komposisi dan penyajiannya yang khas dan rasa yang masih konsisten sejak lama. Adapun satu porsi soto ini terdiri dari ketupat, bihun, kikil sapi rebus, kacang kedelai goreng, dan rempeyek kacang.

Isian tersebut kemudian disiram dengan kuah santan encer yang gurih nikmat disantap ketika hangat. Menariknya Soto Marjuk hanya buka di malam hari, mulai pukul 20.00 WIB hingga tengah malam sehingga jadi destinasi kuliner malam favorit untuk masyarakat.

Meskipun tempatnya sederhana,  soto ini selalu ramai dikunjungi oleh pelanggan setia maupun baru. Harga yang terjangkau menjadikannya pilihan favorit bagi banyak orang yang mencari kuliner malam di Tangerang.

Lokasi Soto Marjuk

Soto Marjuk berlokasi di Jl. Tmp. Taruna No. 1, RT.001/RW.001, Sukaasih, Kec. Tangerang, Kota Tangerang, Banten. Tempatnya memiliki jadwal buka setiap hari pukul 20.30 hingga 00.00 WIB.

Lokasinya bisa ditemukan dengan mudah karena selalu berdagang tepat di pinggir jalan. Adapun bagi pengunjung yang membawa kendaraan harus mencari parkiran kosong dan siap bersabar menunggu giliran jika kondisi tempatnya tengah ramai.

Kemudian tempat makan ini tidak jauh dengan lokasi Masjid Raya Al A’zhom Tangerang. Selain itu, dekat dengan kawasan populer Taman Elektrik sekitar 850 meter atau 12  menit berjalan kaki.

Sementara itu, dari Alun-Alun Tangerang hanya sekitar 900 meter atau 2 menit berkendara. Tempatnya juga tidak jauh dari Stasiun Tangerang hanya sekitar 1,7 km atau 6 menit perjalanan.