Gunung Dukono 3 Kali Meletus Selasa Pagi 13 Mei 2025, Kolom Abu Capai 1.200 Meter

Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, mengalami tiga kali erupsi pada Selasa pagi (13/5/2025).

Diperbarui 13 Mei 2025, 06:06 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

 

Liputan6.com, Jakarta - Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, mengalami tiga kali erupsi pada Selasa pagi (13/5/2025). Erupsi pertama terjadi pada pukul 05.50 WIT, tinggi kolom letusan Gunung Dukono teramati mencapai 1.000 meter di atas puncak. Kolom abu erupsi Gunung Dukono teramati berwarna putih dengan intensitas tebal ke arah timur.

Erupsi kedua terjadi pada pukul 06.34 WIT, dengan tinggi kolom letusan teramati mencapai 1.000 m di atas puncak. Kemudian erupsi yang ketiga terjadi pada pukul 07.17 WIT, dengan tinggi kolom letusan teramati mencapai 1.200 m di atas puncak, atau sekitar 2.287 meter di atas permukaan laut. Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur. Saat laporan ini dibuat, erupsi masih berlangsung.

Petugas Pos Pantau Gunung Dukono Bambang Sugiono mengimbau masyarakat dan wisatawan yang berada di sekitar Gunung Dukono untuk tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 4 km.

"Direkomendasikan agar masyarakat di sekitar Gukono Dukono untuk selalu menyediakan masker," katanya.

Menggunakan masker menjadi penting mengingat letusan dengan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin, sehingga area landaan abunya tidak tetap. Masker penting untuk digunakan pada saat dibutuhkan guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernapasan.

Sepanjang 2025, Gunung Dukono tercatat sudah meletus sebanyak 154 kali. Hingga hari ini, Selasa (13/5/2025) pukul 06.01 WIB, Gunung Dukono masih berstatus Waspada (Level II).

Aktivitas Gunung Dukono

Berdasarkan laporan PVMBG, menurut hasil pemantauan sepanjang periode Senin (12/5/2025), Gunung Dukono tercatat mengalmi sebanyak 250 kali gempa Letusan/Erupsi dengan amplitudo 6-34 mm, dan lama gempa 30.24-147.53 detik, lalu 2 kali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 8-10 mm, S-P 10.4-14.13 detik dan lama gempa 63.04-76.08 detik, serta 1 kali gempa Tremor Menerus dengan amplitudo 1-5 mm, dominan 3 mm.