Liputan6.com, Semarang - Anggota Komisi C DPRD Kota Semarang Jawa Tengah Dini Inayati menyoroti drainase dan genangan sebagai penyebab jalan rusak di Kota Semarang. Hal ini disampaikan dalam rapat dengar pendapat Komisi C dengan DPU. Menurut Dini persoalan drainase akan berefek pada genangan dan akhirnya merusak jalan, sehingga harus dilakukan perbaikan secara spesifik dan terukur. "Salah satu penyebab utama jalan rusak adalah air, sehingga ke depannya kondisi drainase dan genangan harus dipetakan secara spesifik dan terukur, apalagi dalam RPJMD," katanya.
Ditambahkan bahwa salah satu indikator kinerja ke PU-an adalah genangan air, yang menyangkut lama genangan, luas genangan, tinggi genangan. Jika membaca di RPJMD agregat, besarannya berapa? Lama genangannya dari berapa turun ke berapa? "Nah, disini dibutuhkan peta sebaran genangan di Kota Semarang dengan ukuran yang lebih spesifik sehingga memudahkan monitoring dan evaluasi dalam mengatasi persoalan genangan tersebut." kata Dini Inayati.
Ia lalu mencontohkan genangan air di Aspol Sendangmulyo dan anak sungai babon. Harus dilihat luasannya berapa? Kalaupun kali babon itu masuk ranah BBWS tetapi ada koordinasi dengan pihak terkait untuk menyelesaikan masalah yang ada. Pemkot harus peka, karena lokasinya berada di wilayah Kota Semarang.
Advertisement
Peta genangan tersebut akan sangat terkait dengan bagaimana penanganan drainase dan itu harusnya menjadi prioritas pada perencanaan - perencanaan selanjutnya, bukan sekedar penanganan sporadis berdasarkan keluhan yang ada. Ketika PU bekerja bersadarkan data yang akurat (peta genangan dan drainase) nanti jalannya akan baik sesuai perencanaan. Intervensi atau penanganaan yang dilakukan akan lebih terencana karena Kota Semarang itu Kota yang sangat mampu dan sangat cepat dalam perkembangan pembangunan jalannya.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8475678/original/062240100_1782386179-cek_fakta_bansos_PKH_-_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471521/original/041151500_1782374656-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3968655/original/065769700_1647752951-presiden_ukraina_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8472796/original/057767300_1782376694-cek_fakta_BPS.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/739/original/050774800_1733251815-FB_IMG_1539320095633.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,45,645,0)/kly-media-production/medias/5213118/original/082141600_1746678320-dini_inayati_dprd_kota_semarang_komisi_c.jpg)


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028216/original/059069000_1732870090-logo_piala_dunia_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471172/original/087617600_1782374206-IMG-20260625-WA0035.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262546/original/008930600_1781836184-063_2282273523.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8411046/original/046902000_1782294947-000_B83G9YJ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263356/original/061813100_1781903816-AP26170714954300-Amerika_Serikat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8450010/original/046935500_1782346255-063_2283182603.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8442423/original/051297200_1782335693-063_2283164257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8458114/original/001317800_1782356893-000_B88W362.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259075/original/006227600_1781447167-Turki_vs_Australia-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8459088/original/096988900_1782358208-000_B88W3AA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8458112/original/030524500_1782356891-000_B88U3NH.jpg)